kecilkan semua  

Teks -- 1 Timotius 4:1 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Tugas Timotius dalam menghadapi pengajar sesat
4:1 Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: 1Tim 4:1 - ADA ORANG YANG AKAN MURTAD. Nas : 1Tim 4:1 Roh Kudus dengan jelas telah menyatakan bahwa di waktu kemudian akan muncul kemurtadan dari iman pribadi terhadap Kristus ...

Nas : 1Tim 4:1

Roh Kudus dengan jelas telah menyatakan bahwa di waktu kemudian akan muncul kemurtadan dari iman pribadi terhadap Kristus

(lihat art. KEMURTADAN PRIBADI)

dan kebenaran Alkitab (bd. 2Tes 2:3; Yud 1:3-4).

  1. 1) Di dalam gereja akan muncul hamba-hamba Tuhan yang karunianya luar biasa dan diurapi dengan heran oleh Allah. Ada yang akan melakukan hal-hal yang luar biasa bagi Allah dan memberitakan Injil dengan efektif, tetapi mereka akan murtad dari iman dan berangsur-angsur akan mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran palsu. Karena urapan dan semangat bagi Allah yang dahulu, banyak orang akan tersesat oleh mereka

    (lihat art. KESENGSARAAN BESAR).

  2. 2) Banyak orang percaya akan murtad dari iman karena mereka gagal mengasihi kebenaran (2Tes 2:10) dan melawan berbagai kecenderungan yang berdosa pada akhir zaman (bd. Mat 24:5,10-12;

    lihat cat. --> 2Tim 3:2;

    lihat cat. --> 2Tim 3:3).

    [atau ref. 2Tim 3:2-3]

    Demikianlah, Injil yang sudah diputarbalikkan oleh para pendeta dan pembina yang berkompromi akan mengalami sedikit perlawanan dalam banyak gereja (1Tim 4:1; 2Tim 3:5; 4:3;

    lihat cat. --> 2Kor 11:13).

    [atau ref. 2Kor 11:13]

  3. 3) Popularitas ajaran-ajaran yang tidak alkitabiah terutama akan disebabkan karena Iblis memimpin pasukan setan dalam perlawanan yang lebih hebat terhadap pekerjaan Tuhan. Kedatangan Kristus yang kedua kali akan didahului oleh peningkatan satanisme, spiritisme, okultisme, kerasukan setan, dan penipuan setan dalam dunia dan dalam gereja (Ef 6:11-12;

    lihat art. KUASA ATAS IBLIS DAN SETAN-SETAN; dan

    lihat art. ZAMAN ANTIKRISTUS).

  4. 4) Perlindungan orang percaya terhadap penipuan semacam itu meliputi kesetiaan mutlak kepada Allah dan Firman-Nya yang terilham dan pengetahuan bahwa orang dengan kharisma dan urapan dapat tertipu dan kemudian menipu orang lain dengan campuran kebenaran dan kesalahan. Kesadaran ini harus disertai kerinduan yang sungguh dalam hati seorang percaya untuk melakukan kehendak Allah (Yoh 7:17) serta hidup dalam kebenaran dan takut akan Allah (Mazm 25:4-5,12-15).
  5. 5) Orang percaya hendaknya jangan berpikir bahwa karena kemurtadan umum terdapat di kalangan Kristen pada akhir zaman maka kebangunan rohani yang sejati tak dapat terjadi atau pekabaran Injil menurut pola PB tidak dapat berhasil. Allah telah berjanji bahwa "di hari-hari terakhir" Ia akan menyelamatkan semua orang yang berseru kepada nama-Nya dan memisahkan diri mereka dari angkatan yang rusak ini (Kis 2:16-21,33,38-40; 3:19), dan mencurahkan Roh-Nya atas mereka.

Jerusalem: 1Tim 4:1 - -- Mengenai masa percobaan menjelang akhir zaman, lihat juga 2Te 2:3-12; 2Ti 3:1; 4:3-4; 2Pe 3:3; Yud 18; bdk Mat 24:6 dst dsj; Kis 20:29-30. Tetapi oleh...

Mengenai masa percobaan menjelang akhir zaman, lihat juga 2Te 2:3-12; 2Ti 3:1; 4:3-4; 2Pe 3:3; Yud 18; bdk Mat 24:6 dst dsj; Kis 20:29-30. Tetapi oleh karena zaman terakhir sudah dimulai, 1Ti 2:6; Rom 3:26+; Mar 1:15+, maka masa percobaan itu boleh dianggap sudah mulai juga, bdk 1Ko 7:26; Efe 5:16; 6:13; Yak 5:13; 1Yo 2:18; 4:1,3; 2Yo 7.

Ref. Silang FULL: 1Tim 4:1 - Tetapi Roh // waktu-waktu kemudian // roh-roh penyesat · Tetapi Roh: Yoh 16:13; Kis 8:29; Kis 8:29; 1Kor 2:10 · waktu-waktu kemudian: 2Tim 3:1; 2Pet 3:3 · roh-roh penyesat: Mr 13:5; Mr...

· Tetapi Roh: Yoh 16:13; Kis 8:29; [Lihat FULL. Kis 8:29]; 1Kor 2:10

· waktu-waktu kemudian: 2Tim 3:1; 2Pet 3:3

· roh-roh penyesat: Mr 13:5; [Lihat FULL. Mr 13:5]

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: 1Tim 2:1--6:2 - -- II. Sejumlah Nasihat dan Pengajaran Kepada Gereja Tentang Allah yang Hidup (2:1-6:2). Pokok-pokok yang dibahas oleh Paulus di dalam bagian ini mudah ...

II. Sejumlah Nasihat dan Pengajaran Kepada Gereja Tentang Allah yang Hidup (2:1-6:2).

Pokok-pokok yang dibahas oleh Paulus di dalam bagian ini mudah dilihat, sebagaimana kentara dari garis besar umumnya. Yang tidak terlalu jelas kelihatan ialah pokok pandangan yang menentukan pemilihan topik-topik tersebut serta urutan pembahasannya. Ide utama dari surat ini ialah pemeliharaan iman dan kesaksian. Oleh karena itu, tidaklah mengejutkan bahwa pada bagian tengah surat ini terdapat paragraf yang menyajikan Gereja sebagai tiang penopang dan dasar kebenaran, sebagai alat yang mempertahankan dan menyebarkan amanat Injil (lihat Pendahuluan, Struktur dan Tema I Timotius). Sesudah paragraf ini, yaitu pada 4:6, muncul dengan pembagian dengan sendirinya. Hingga 4:6 Paulus tampaknya membahas berbagai aspek dari kesaksian seluruh Gereja. Sesudah ayat ini Paulus berbicara kepada perseorangan dan golongan-golongan perseorangan tertentu sambil mengarahkan nasihat-nasihatnya kepada masalah kesaksian.

Wycliffe: 1Tim 4:1-5 - -- 3) Peringatan Nabi tentang Doktrin Palsu (4:1-5). Gnostik, yang salah satu ciri khasnya adalah askese yang dilukiskan di bagian ini, membanjiri gerej...

3) Peringatan Nabi tentang Doktrin Palsu (4:1-5).

Gnostik, yang salah satu ciri khasnya adalah askese yang dilukiskan di bagian ini, membanjiri gereja pada abad kedua. dan tidak diragukan lagi sudah tampak ketika Paulus menulis surat ini.

Wycliffe: 1Tim 4:1 - Iman // a // tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya 1. Iman. Doktrin yang benar tentang Kristus, yang bertentangan dengan ajaran Iblis. Rincian lebih jauh mengenai sifat dan cara yang dipakai para guru ...

1. Iman. Doktrin yang benar tentang Kristus, yang bertentangan dengan ajaran Iblis. Rincian lebih jauh mengenai sifat dan cara yang dipakai para guru palsu dijumpai dalam II Petrus 2 dan Yudas. 2, 3a. Ciri khas dari guru palsu kelihatan dari tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka, serta sikap yang palsu terhadap hal-hal yang indah dalam hidup ini: pernikahan dan makanan.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: 1Tim 3:14--4:5 - Identitas jemaat dan tantangannya (Jumat, 1 Desember 2006) Identitas jemaat dan tantangannya Perilaku para pemimpin dan anggota jemaat dalam kehidupan berjemaat (2:1-3:13) berkaitan erat dengan identitas ...

SH: 1Tim 4:1-10 - Mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan. (Jumat, 14 Juni 2002) Mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan. Kata "sesat" biasanya dihubungkan dengan tingkah laku dan ajaran yang aneh, mengerikan, penuh hawa ...

Topik Teologia: 1Tim 4:1 - -- Roh Kudus Pribadi Roh Kudus Roh Mengerjakan Apa yang Dikerjakan Manusia Roh yang Berbicara Mat 10:20 Kis 1:16 Kis 8:2...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: 1 Timotius (Pendahuluan Kitab) Penulis : Paulus Tema : Doktrin yang Benar dan Kesalehan Tanggal Penulisan: Sekitar tahun 65 M Latar Belakang Surat 1 dan 2 Ti...

Full Life: 1 Timotius (Garis Besar) Garis Besar Pendahuluan (1Tim 1:1-20) I. Pengarahan Tentang Pelayanan Gereja (1Tim 2:1-4:5) A. Pentingnya Doa ...

Jerusalem: 1 Timotius (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT PAULUS PENGANTAR Kronologi kehidupan Paulus Dengan menggunakan Kisah Para Rasul dan surat-surat Paulus, maka tokoh ini lebih kita kenal da...

Ende: 1 Timotius (Pendahuluan Kitab) SURAT PERTAMA RASUL PAULUS KEPADA TIMOTEUS KATA PENGANTAR Tiga surat Paulus -- jang terachir -- biasanja disebut surat-surat penggembalaan, sebab hamp...

Wycliffe: 1 Timotius (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN 1 TIMOTIUS Kepenulisan. Bahwa Paulus menulis surat-surat Penggembalaan (I, II Timotius dan Titus) masih dipersoalkan. Sekalipun demikian,...

Wycliffe: 1 Timotius (Garis Besar) GARIS BESAR 1 TIMOTIUS I. Salam dan Pendahuluan (1:1-20) A. Salam dengan Catatan Khusus Mengenai Kewenangan dan Pengharapan (1:1, 2...

BIS: 1 Timotius (Pendahuluan Kitab) SURAT PAULUS YANG PERTAMA KEPADA TIMOTIUS PENGANTAR Timotius adalah seorang Kristen yang masih muda di Asia Kecil, yang telah menjadi kawan dan pemb

SURAT PAULUS YANG PERTAMA KEPADA TIMOTIUS

PENGANTAR

Timotius adalah seorang Kristen yang masih muda di Asia Kecil, yang telah menjadi kawan dan pembantu Paulus dalam pekerjaan Paulus. Ayah Timotius seorang Yunani dan ibunya Yahudi. Dalam Surat Paulus Yang Pertama \\Kepada Timotius\\, dibentangkan tiga hal yang ada sangkut pautnya satu sama lain.

Pertama-tama ialah peringatan kepada Timotius terhadap ajaran-ajaran salah yang terdapat di dalam jemaat. Ajaran-ajaran itu merupakan campuran faham Yahudi dan faham bukan Yahudi berdasarkan kepercayaan bahwa semesta alam sudah jahat, dan keselamatan hanya dapat diperoleh kalau orang mempunyai pengetahuan tentang rahasia tertentu, dan mentaati peraturan- peraturan seperti misalnya peraturan tidak boleh kawin, pantang makanan- makanan tertentu dan lain sebagainya.

Kedua, ialah petunjuk-petunjuk kepada Timotius mengenai pengurusan jemaat dan mengenai ibadat. Dijelaskan baginya sifat-sifat orang yang boleh menjadi penilik dan pembantu jemaat. Akhirnya Timotius diajar mengenai bagaimana ia dapat menjadi seorang hamba Yesus Kristus yang baik dan mengenai tanggung jawabnya terhadap setiap golongan orang yang menjadi anggota jemaat.

Isi

  1.  Pendahuluan
    1Tim 1:1-2
  2.  Petunjuk-petunjuk mengenai jemaat dan para pengurusnya
    1Tim 1:3-3:16
  3.  Petunjuk-petunjuk kepada Timotius mengenai pekerjaannya
    1Tim 4:1-6:21

Ajaran: 1 Timotius (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti isi Kitab I Timotius dan melakukan kebenaran Firman Tuhan dalam kehidupan mereka. Pendahuluan Penulis

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti isi Kitab I Timotius dan melakukan kebenaran Firman Tuhan dalam kehidupan mereka.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Paulus.

Tahun : Sekitar tahun 63 Masehi.

Penerima : Seorang pendeta muda yang bernama Timotius, di kota Efesus. (Dan juga semua jemaat Kristen di dunia). Keadaan di jemaat Efesus: ada orang yang menjadi guru, tetapi tidak tahu Firman Allah. Mereka menyimpang dari ajaran Alkitab. Kehidupan rohani yang tidak bertumbuh. Juga ada persoalan-persoalan pribadi dan persoalan kepemimpinan dalam ibadah jemaat.

Isi Kitab: Kitab I Timotius terbagi atas 6 pasal. Kitab ini ditulis untuk meminta Timotius tetap tinggal di Efesus, agar Timotius menasehati orang-orang tertentu yang mengajarkan ajaran lain, dan membicarakan dongeng-dongeng yang justru membawa masalah bagi jemaat (/TB 1Tim

  1. 1:3-4). Tujuan khusus, ialah Paulus hendak menguatkan iman Timotius karena mungkin banyak orang tidak mau mendengarkan Timotius. Mereka itu adalah orang-orang yang mau menjadi pemimpin tetapi sebenarnya tidak mengenal Firman Allah.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Timotius

  1. Pasal 1 (1Tim 1:1-20).

    Pengajaran tentang tugas seorang pendeta jemaat setempat

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Tim 1:1-2. _Tanyakan_: Siapakah yang memerintahkan Rasul Paulus untuk memberitakan Injil? Siapakah yang memerintahkan saudara untuk memberitakan Injil?
    2. Bacalah pasal 1Tim 1:3-10. _Tanyakan_: Apakah yang harus dikerjakan oleh Timotius (tugas- tugas yang harus ia laksanakan)? Apakah saudara seorang pendeta? Bagaimanakah caranya Timotius menghadapi pengajar-pengajar sesat? Bagaimanakah caranya saudara menghadapi pengajaran-pengajaran yang sesat?
  2. Pasal 2 (1Tim 2:1-15).

    Pengajaran tentang ibadah jemaat dan sikap di dalam beribadah

    Dalam bagian ini dijelaskan mengenai isi doa anggota jemaat dan bagaimana sikap laki-laki ketika beribadah dan bagaimana sikap seorang perempuan di dalam ibadah.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Tim 2:1-7. _Tanyakan_: Apakah yang dikehendaki. Allah dari doa anggota jemaat? Apakah isi doa jemaat yang diperintahkan dalam ayat-ayat itu?
    2. Bacalah pasal 1Tim 2:8-15. _Tanyakan_: Bagaimanakah sikap seorang laki-laki ketika beribadah kepada Allah? Bagaimanakah sikap seorang wanita ketika beribadah dalam kebaktian? Apakah perhiasan yang indah di hadapan Tuhan?
  3. Pasal 3 (1Tim 3:1-16).

    Pengajaran tentang syarat-syarat pekerja-pekerja gereja (Penatua/diaken)

    Dalam bagian ini Rasul Paulus memberikan syarat-syarat seseorang yang akan dipilih menjadi pekerja-pekerja gereja, penatua, dan diaken. Tetapi walaupun demikian syarat-syarat ini juga merupakan pembuktian kedewasaan rohani setiap orang Kristen.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Tim 3:1-7. _Tanyakan_: Sebutkanlah dengan lengkap semua syarat seorang penilik jemaat dan apakah hal itu ada pada saudara.
    2. Bacalah pasal 1Tim 3:8-13. _Tanyakan_: Sebutkanlah dengan lengkap semua syarat untuk menjadi seorang diaken dan apakah hal itu sudah ada pada saudara.
  4. Pasal 4-6 (1Tim 4:1-6:21).

    Pengajaran tentang kehidupan seorang hamba Tuhan dan setiap orang Kristen

    Dalam bagian ini dijelaskan bahwa seorang hamba Tuhan haruslah menjadi seorang hamba Tuhan Yesus Kristus yang baik, yaitu tekun dalam mengajar dan setia kepada kebenaran Firman Allah. Dan kehidupannya haruslah dapat menjadi teladan setiap orang, khususnya dalam pergaulannya dengan semua anggota jemaat.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Tim 4:1-16. _Tanyakan_: Apakah yang dikatakan oleh Roh Kudus pada hari kemudian? Lihat ayat 1-4 (1Tim 4:1-4). Apakah yang diperintahkan dalam ayat 11-12? (1Tim 4:11-12) Apakah hal itu sudah saudara lakukan?
    2. Bacalah pasal 1Tim 5:1-16. _Tanyakan_: Bagaimanakah sikap terhadap seorang janda?
    3. Bacalah pasal 1Tim 5:17-24. _Tanyakan_: Bagaimanakah sikap terhadap penatua-penatua yang baik? (lihat ayat 17; 1Tim 5:17) Bagaimanakah sikap terhadap tuduhan yang dijatuhkan orang lain kepada seorang penatua?
    4. Bacalah pasal 1Tim 6:2-10. _Tanyakan_: Apakah nasehat tentang bersilat lidah? Apakah akibat daripada memburu uang? (lihat ayat 10; 1Tim 6:10).
    5. Apakah akhir kitab ini? (Bacakan pasal 1Tim 6:19-20).

II. Kesimpulan

Dalam I Timotius diajarkan dengan jelas akan kehidupan dari setiap orang Kristen dalam melayani jemaat atau Gereja, baik ia seorang pendeta, penatua, maupun anggota jemaat biasa. Ada empat hal penting yang Rasul Paulus ingatkan kepada Timotius:

  1. _Larilah_ dari pertengkaran/pertentangan dan cinta akan uang.
  2. _Carilah_ buah-buah Roh.
  3. _Lawanlah_ ajaran sesat dengan iman yang teguh.
  4. _Peliharalah_ Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus, denga melaksanakannya dalam sukacita.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab I Timotius?
  2. Apakah jabatan Timotius?
  3. Bagaimanakah keadaan jemaat saudara? Apakah jemaat saudara suda menuruti Firman Allah yang ada dalam I Timotius?
  4. Sudahkah saudara mengajarkan/berusaha melakukan syarat-syarat atau tanda tanda orang Kristen yang dewasa dalam rohani? (lihat pasal 1Tim 3:1-13).

Intisari: 1 Timotius (Pendahuluan Kitab) Buku pegangan untuk para pemimpin Kristen SURAT PENGGEMBALAAN.Tiga pucuk surat, I dan II Timotius serta Titus, dikenal sebagai surat penggembalaan, s

Buku pegangan untuk para pemimpin Kristen

SURAT PENGGEMBALAAN.
Tiga pucuk surat, I dan II Timotius serta Titus, dikenal sebagai surat penggembalaan, sebab sebagian besar isinya merupakan nasihat yang diberikan oleh seorang gembala yang dewasa kepada orang-orang yang lebih muda yang untuk gilir berikutnya akan membimbing orang-orang lain untuk memikul tugas penggembalaan jemaat.

TIMOTIUS.
Ayah Timotius adalah seorang Yunani, tetapi ibunya seorang Yahudi. Ia bertobat pada usia kurang lebih lima belas tahun, ketika Rasul Paulus mengunjungi kota asalnya, Listra (Kis 16:1-3; 1Tim 1:2). Tujuh tahun kemudian ia ikut dalam pelayanan penginjilan Paulus dan terjalinlah hubungan persahabatan yang sangat erat antara Paulus yang saat itu sudah berumur kira-kira tujuh puluh tahun dengan rekannya yang lebih muda. Setelah pemenjaraan Paulus yang pertama, ia mengunjungi beberapa tempat antara lain Efesus, dan karena tidak dapat lama berada di sana ia meninggalkan Timotius untuk memikul pelayanan di sana. Ketika ditinggal sendirian Timotius mendapatkan ujian yang sangat berat, karena sebelumnya ia sangat bergantung kepada nasihat Paulus. Sifatnya agak pemalu dan peka. Paulus menulis surat kepadanya dari Korintus untuk mendorong dia dan memberikan beberapa nasihat. Ayat kunci kitab ini adalah 1Ti 3:15. Paulus sangat ingin melihat anak rohaninya memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin Kristen. Ia berkeinginan supaya dalam segala hal Timotius dapat memberi teladan kepada jemaat yang mengharapkan kepemimpinannya (1Tim 4:12).

CIRI-CIRI KHUSUS.
Ada beberapa kata dan frasa yang hanya terdapat dalam surat-surat penggembalaan, seperti 'Allah Juruselamatku' (1Tim 1:1; 2:3; 4:10; Tit 1:3; 2:10, 13; 3:4) dan petunjuk-petunjuk pada 'peribahasa' yang perlu mendapat perhatian khusus (1Tim 1:15; 3:1; 4:9, 10; 2Tim 2:11-13; Tit 3:8). Surat-surat penggembalaan ini senantiasa menjadi sumber pembangkit semangat dan nasihat praktis bagi para pekerja Kristen.

Pesan dan Penerapan

1. Gereja harus diperingatkan terhadap ajaran sesat.
o Ajaran sesat sudah merupakan ancaman sejak permulaan (13-7) dan seringkali
sangat erat hubungannya dengan tingkah laku yang salah. 1Ti 1:8-11
o Kehidupan yang diubahkan oleh kasih karunia Allah merupakan jawaban yang
paling efektif. 1Ti 1:12-17
o Guru-guru palsu perlu didisiplin. 1Ti 1:20

2. Pentingnya doa.
o Doa harus melibatkan semua orang. 1Ti 2:1
o Doa untuk para penguasa merupakan prioritas. 1Ti 2:2
o Doa harus didukung dengan hidup yang sesuai. 1Ti 2:8-10

3. Petunjuk-petunjuk untuk para penilik jemaat.
o Penilik jemaat harus orang yang tak bercacat dalam masyarakat dan kehidupan
keluarganya terhormat. 1Ti 3:1-7
o Para diaken harus memiliki moral yang tak bercela dan memenuhi persyaratan
rohani. 1Ti 3:8-13

4. Seorang pendeta harus...
o Memiliki kearifan rohani. 1Ti 4:1-5
o Memberi petunjuk yang jelas tentang ajaran sesat. 1Ti 4:6, 7
o Memperhatikan nilai kesalehan. 1Ti 4:8-10
o Menjadi teladan bagi jemaat. 1Ti 4:11-15
o Mengatur prioritas yang tepat. 1Ti 4:16
o Berhati-hati memperlakukan orang lain.1Ti 5:1-22
o Menyiagakan kesehatan yang baik. 1Ti 5:23

5. Pesan terakhir.
o Praktislah dalam pengajaran. 1Ti 6:1, 2
o Jauhilah ketamakan akan harta. 1Ti 6:6-10
o Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar. 1Ti 6:12
o Bertekunlah dalam panggilan. 1Ti 6:20

Tema-tema Kunci

1. Ajaran sesat.
Perjanjian Baru penuh dengan peringatan terhadap ajaran sesat. Dunia dewasa ini sedang ditantang oleh berbagai macam 'isme' dan 'ideologi'. Dalam zaman yang mudah bertoleransi ini, peringatan para rasul perlu mendapatkan perhatian yang serius. Ketulusan saja tidak cukup: kita harus 'menguji roh-roh itu' (1 Yoh. 4:1). Perhatikan berbagai petunjuk dalam Perjanjian Baru tentang guru-guru palsu - (misalnya, Kis 20:28-30; Mat 24:4, 5, 23, 24; 2Yoh 1:7-11). Kegagalan untuk mengerti siapa dan apa yang dilakukan oleh Kristus merupakan akar dari hampir semua ajaran palsu - mengenai hal ini - lihat 1Timotius 3:16.

2. Doa.
Seringkali doa-doa kita hanya terbatas untuk lingkungan keluarga dekat saja, tetapi di sini kita didorong untuk berdoa jauh lebih luas lagi. Para penguasa harus mendapat tempat yang istimewa dalam doa-doa kita. Perlu juga diingat bahwa penguasa pada masa itu adalah Kaisar Nero! Di dalam doa kita berhubungan langsung dengan Allah, tetapi jika doa-doa kita ingin berhasil maka doa-doa itu harus didukung dengan kehidupan yang 98 sepadan. Tangan yang kita angkat untuk berdoa haruslah 'tangan-tangan yang kudus'. Perhatikanlah sikap praktis dan cara-cara untuk memastikan bahwa doa-doa kita tidak menjadi picik. Kapan kita terakhir berdoa untuk para pemimpin pemerintah kita?

3. Kepemimpinan.
Jika gereja ingin memuliakan Allah, maka gereja itu harus mempunyai pola kepemimpinan yang benar. Perhatikan persyaratan rohani dan moral yang ditekankan oleh Rasul Paulus. Perhatikan juga bahaya mengangkat petobat baru untuk menduduki posisi yang menuntut tanggung jawab (1Tim 3:6). Bandingkan persyaratan bagi para penatua dan diaken. Perhatikan penekanan pada kehidupan rumah tangga yang baik dan juga pada reputasi pemimpin itu dalam dunia sekuler. Apakah kelemahan gereja merupakan sebagian pencerminan dari kepemimpinannya? Apakah kita cukup berhati-hati dalam memastikan bahwa para pemimpin itu memenuhi persyaratan yang dituntut dalam Perjanjian Baru? Apakah metode pengangkatan pemimpin gereja kita cukup mampu untuk menetapkan orang-orang yang tepat?

Garis Besar Intisari: 1 Timotius (Pendahuluan Kitab) [1] PERLUNYA PENGAJARAN YANG BENAR 1Ti 1:1-20 1Ti 1:1-2Salam 1Ti 1:3-11Peringatan yang tepat waktu 1Ti 1:12-17Kesaksian pribadi 1Ti 1:18-20Tug

[1] PERLUNYA PENGAJARAN YANG BENAR 1Ti 1:1-20

1Ti 1:1-2Salam
1Ti 1:3-11Peringatan yang tepat waktu
1Ti 1:12-17Kesaksian pribadi
1Ti 1:18-20Tugas yang serius

[2] PERLUNYA DOA 1Ti 2:1-15

1Ti 2:1-8Orang Kristen yang berdoa
1Ti 2:9-15Pelayanan kaum wanita

[3] PERLUNYA KEPEMIMPINAN YANG BAIK 1Ti 3:1-16

Syarat-syarat yang diperlukan dari seorang pemimpin Kristen.

[4] PERLUNYA KEARIFAN ROHANI 1Ti 4:1-16

1Ti 4:1-6Untuk memberi peringatan kepada orang lain
1Ti 4:7-16Untuk melatih disiplin diri

[5] PERLUNYA PETUNJUK-PETUNJUK PRAKTIS 1Ti 5:1-25

Bagaimana menghadapi berbagai kelompok yang berbeda.

[6] PERLUNYA SIKAP-SIKAP YANG BENAR 1Ti 6:1-21

1Ti 6:1, 2Di pihak hamba
1Ti 6:3-21Berbagai petunjuk
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #25: Tekan Tombol pada halaman Studi Kamus untuk melihat bahan lain berbahasa inggris. [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA