Intisari Alkitab

Nabi dan imam

PENULISNYA
Zakharia adalah cucu Ido (Zak 1:1) yang mungkin saja adalah imam yang disebut dalam Nehemia 12:4 sebagai orang telah menemani Zerubabel dan Yesua dari Babilonia ke Yerusalem. Jika Ido seorang imam, maka Zakharia adalah seorang imam dan nabi. Hal ini menjelaskan keprihatinan Zakharia untuk segera membangun kembali Rumah Tuhan (Ezra 6:14).

SITUASI SAAT ITU
Bangsa Yahudi dibawa kepembuangan di Babel dalam tahun 587/6 SM, tetapi kerajaan Babel tiba-tiba dikalahkan oleh Koresy, "Mesias Allah" (Yes 45:1). Ia segera mengumumkan bahwa orang-orang buangan boleh kembali ke Yerusalem, dan mulai dari tahun 538 SM daan seterusnya terjadi arus kembalinya bangsa Yahudi ke tanah air mereka. Tetapi pekerjaan membangun kembali Rumah Tuhan berjalan lambat sekali. Dalam tahun kedua pemerintahan Darius, Zakharia yang pada waktu itu masih muda mulai memberi semangat kepada mereka untuk mendorong menyelesaikan pekerjaan itu.

CIRI-CIRI NUBUATAN ZAKHARIA
Nubuatan Zakharia dapat dibagi dalam dua bagian (pasal Zak 1-8 dan Zak 9-14). Bagian pertama terdiri dari tujuh penglihatan yang luar biasa, ditambah dengan suatu pemandangan di sidang pengadilan tempat Imam Besar Yosua dituduh oleh Setan. Bagian kedua terutama membahas dua tema, yaitu penghakiman dan penyelamatan: penghakiman untuk orang yang tidak percaya, tetapi penyelamatan bagi umat Allah. Nubuatan ini ditutup dengan pemandangan mengenai hari Tuhan dan seruan nyata untuk hidup dalam kesucian. Perbedaan gaya penulisan kedua bagian nubuatan ini menurut pengamatan beberapa ahli disebabkan oleh karena bagian pertama ditulis pada waktu Zakharia berusia dua puluhan sedangkan bagian keduaa ditulis bertahun- tahun kemudia. Dan ciri yang luar biasa dari bagian kedua Zakharia adalah bahwa akibat dari suatu kejadian digambarkan sebelum kejadian itu terjadi. Sebagai contoh, dalam pasal 9, ayat Zak 9:1-8 menggambarkan penghakiman terhadap musuh- musuh bangsa Israel, tetapi kedatangan raja yang akan menghakimi mereka muncul dalam ayat Zak 9:9-13. Dalam pasal Zak 14 pembangunan kembali Yerusalem digambarkan sebelum tulah yang ditimpakan kepada bangsa-bangsa yang memerangi Yerusalem, tulah yang memaksa mereka untuk menghentikan serangan mereka. Perlu disebutkan juga mengenai "perumpamaan tentang para gembala" (pasal Zak 10,Zak 11) yang mengandung hal-hal yang sesuai atau yang berlawanan dengan tema Perjanjian Baru tentang Gembala Yang Baik. Di sini, para domba yang jemu terhadap Gembala Yang Baik membayarnya dengan tiga puluh keping perak (Zak 11:12,13; lihat Yoh 10; Mat 26:14-16; 27:3-10).

Pesan

Pesan Zakharia dibagi dalam dua bagian. Bagian pertama berkenaan dengan pemulihan Yerusalem, khususnya pembangunan kembali Rumah Tuhan.

1. Bagian pertama
o Penglihatan pertama: seorang laki-laki menunggang kuda merah. Dunia dalam keadaan damai, tetapi mengingat penindasan atas orang Yahudi, seharusnya tidaklah demikian. Reaksi Allah: penghakiman sudah dekat. Zak 1:7-17
o Penglihatan kedua: keempat tanduk: Tanduk merupakan lambang kerajaan-kerajaan, mungkin keempat kekaisaran pada masa Daniel, lebih mungkin lagi kerajaan dari keempat sudut bumi. Mereka segera akan dimusnahkan oleh keempat tukang besi Allah. Zak 1:18-21
o Penglihatan ketiga: Seorang laki-laki dengan pengukur tali, mencoba untuk mengukur Yerusalem. Tidak mungkin!
o Yerusalem segera akan menjadi penuh sesak dan tak mungkin dibangun tembok di sekelilingnya. Berkat Tuhan terlalu besat untuk ditampung! Zak 2:1-13
o Selingan: Yoshua sebagai imam besar. Penglihatan ini menerangkan bagaimana bangsa Yahudi yang jelas berdosa dapat sedemikian diberkati. Allah mengampuni; dalam kemurahanNya Allah memberi pakaian baru kepada bangsa Israel. Zak 3:1-10
o Penglihatan: Kandil emas dan dua pohon zaitun. Ini adalah lambang akhir zaman; pasal ini dengan jelas dikutip dalam Wahyu 1:12 (kaki dian) dan Zak 11:1,4 (tali pengukur dan pohon zaitun). Penglihatan ini menunjuk kepada Roh Kudus, hanya Dia yang dapat memberikan kuasa kepada Gereja. Zak 4:1-14
o Penglihatan keenam: seorang perempuan dalam gantang. Secara simbolis dosa bangsa Yehuda di bawa pergi ke tanah Sinear di Babel. Zak 5:5-11
o Penglihatan ketujuh: empat kereta kuda. Gunung-gunung tempat keluarnya kereta-kereta itu melambangkan kebesaran Allah dan hukum Allah, seperti di Sinai. Kereta kuda, lambang kekacauan, bergerak di seluruh dunia, mendorong umat Allah untuk mencari perlindungan di kota damai, Yerusalem, tempat merka bersama-sama membangun Rumah Tuhan. Zak 6:1-15

2. Bagian kedua
o Dimulai dengan penghakiman. Zak 9:1-17
o Memperkenalkan seorang Gembala-Penyelamat. Zak 10:1-11:17
o Petunjuk pertobatan. Zak 12:1-13:9
o Menggambarkan hari Tuhan. Zak 14:1-21

Penerapan

1. Nubutan dan peran Yerusalem
Dalam kitab yang singkat ini Yerusalem disebut sebanyak empat puluh kali. Kitab ini terutama menyangkut pengllihatan-penglihatan wahyu tentang akhir zaman. Sukar untuk membaca kitab ini dan kitab lainnya dalam seluruh Alkitab tanpa menyadari bahwa bangsa Yahudi secara umum dan Yerusalem secara khusus masih memegang peranan penting dalam rencana-rencana Allah.

2. Setan
Pasal Zak 3 merupakan suatu gambaran yang dramatis tentang setan yang sedang bekerja. Namanya (Setan dalam bahasa Ibrani dan Diabolos dalam bahasa Yunani) berarti penuduh. Di sini kita melihat bahwa setan menuduh Yoshua, Imam Besar, yang terlihat secara simbolis mengenakan pakaian kotor. Mengapa hakim (Malaikat Tuhan) tidak menghukum dia (Roma 8:31-39)? Kenyataannya, setanlah yang dijatuhi hukuman ketika Yoshua secara simbolis diberi pakaian yang bersih (lihat 1Yohanes 2:1,2).

3. Menafsirkan penglihatan-penglihatan
Ketujuh penglihatan itu sukar untuk ditafsirkan. Beberapa ahli telah mencari arti dari tiap detail penglihatan itu. Tetapi, perhatikan penafsiran yang sangat terbatas yang diberikan oleh para malaikat. Dalam penglihatan yangpertama, kita diberitahukan siapa para penunggang kuda itu; dan semak pohon bunga mungkin saja menggambarkan Israel. Tetapi, bagaimana tentang warna-warna kuda? Mengapa kitab gulungan berukuran panjang dua puluh hasta dan lebar sepuluh hasta (Zak 5:2), atau tutup gantang terbuat dari timah (Zak 5:7)? seperti halnya juga dengan perumpamaan- perumpamaan dalam Perjanjian Baru kita harus mencari artinya yang utama tanpa mempermasalahkan hal-hal detail.

Tema-tema Kunci

1. Tiga orang penting
Nubutan ini memfokuskan perhatian pada tiga orang, yaitu Zakharia sendiri, Yoshua, Imam Agung, dan Zerubabel yang menjadi Gubernur Yehuda (Hagai 1:1). Zakharia adalah gembala dari pasal Zak 11 dan dengan demikian menjadi model, atau gambar Kristus. Seperi Kristus, ia menderita cemooh dari setiap domba yang dicobanya untuk digembalakan dan seperti Yesus ia pun di jual seharga seorang budak (Matius 26:15; Keluaran 21:32). Yosua adalah seorang Imam Besar yang juga seorang model Kristus dan diberi julukan Sang Tunas (Zak 6:12). (Juga lihat Yes 11:1; Yer 23:5; dan Yer 33:15). Zerubabel ("Benih dan Babel") adalah keturunan raja Yoyakim, dan ia ada dalam rombongan pertama yang kembali dari Pembuangan dalam tahun 537 SM. Ia seorang yang dapat diandalkan; dialah yang memulai pembangunan kembali Bait Suci dan menyelesaikannya. Tujuan utamanya ialah "Materai kerajaan" (Hagai 2:20-23), suatu indikasi bahwa sebagai Gubernur ia memerintah atas nama Allah. Pelajarilah referensi yang menyangkut ketiga orang penting ini: Ezra 2:1,2; 3:1-9; 4:1-3; 5:1-2; Hagai 1:1; 2:1-5,20-23; Zak 3:1-10; 4:6-10; 6:9- 15; 11:4- 17; Mat 1:12. Lihat bagaimana satu sama lain saling berkaitan.

2. Memperbandingkan tema alkitabiah
Orang Kristen tidak bisa terlalu bebas dalam menafsirkan suatu bagian Alkitab menurut apa yang dianggapnya paling baik. Sering kali kebebasaan kita terbatas, sebab bagian Alkitab yang sedang kita telaah dikomentari atau diperjelas atau ditafsirkan di bagian lain dalam Alkitab. Zakharia 4 adalah contoh yang baik mengenai hal ini. Kandil emas dengan jelas ditulis dalam Wah 1:12 dan kedua pohon zaitun dalam Wah 11. Perhatikan bagaimana Why. menambahkan detail terhadap nubuatan terdahulu, dan bagaimana Wah 11:4, seperti Zakharia, menyatukan kandil emas dan kedua pohon zaitun. Setiap pasal saling mendukung dalam penafsirannya, tetapi tidak saling bertolak belakang. Yes 7:14 juga ditafsirkan serupa oleh Mat 1:22,23. Carilah dalam Alkitab contoh-contoh lainnya (Keluaran; Yunus; Imam Besar; Yesaya 53).




Artikel yang terkait dengan Zakaria:


TIP #11: Klik ikon untuk membuka halaman ramah cetak. [SEMUA]
dibuat dalam 0.01 detik
dipersembahkan oleh YLSA