Teks Tafsiran/Catatan Daftar Ayat
 
Hasil pencarian 1 - 12 dari 12 ayat untuk usulnya (0.002 detik)
Urutkan berdasar: Relevansi | Kitab
  Boks Temuan
(0.99836925373134) (Kej 35:1) (jerusalem) Ceritera yang mengisahkan perjalanan Yakub dari Sikhem ke Hebron ini mengumpulkan berbagai tradisi yang bermacam-macam asal-usulnya.
(0.57049671641791) (Est 9:31) (jerusalem: mengenai hal berpuasa dan meratap-ratap) Penetapan-penetapan itu tentu saja di sini tidak tersangka-sangka. Penetapan-penetapan itu menyinggung Est 4:16; puasa itu memperoleh keselamatan. Mulai Est 9:20 naskah Ibrani terasa agak majemuk dan tidak keruan. Tercampur dalam bagian ini berbagai dokumen yang bermacam-macam asal usulnya.
(0.57049671641791) (Mat 1:19) (jerusalem: seorang yang tulus hati) Ketulusan hati Yusuf kiranya nampak dalam hal bahwa di satu pihak tidak mau memberikan namanya kepada seorang anak yang asal-usulnya tidak diketahuinya, dan di lain pihak tidak mau memaksa Maria menjalani pemeriksaan keras, yang diperintahkan oleh Hukum, Ula 22:20 dst, karena yakin tentang kesucian Maria; Yusuf tidak mengerti rahasia ini.
(0.57049671641791) (Ef 3:15) (jerusalem: semua turunan) Kata Yunani (patria) yang diterjemahkan dengan "keturunan" dipakai sehubungan dengan setiap kelompok sosial yang mempunyai asal-usul dan persatuannya dalam seorang Leluhur. Adapun setiap kelompok manusia dan bahkan kelompok malaikat mempunyai Allah sebagai asal-usulnya: sebab Allah adalah Bapa tertinggi.
(0.49918462686567) (Ezr 2:43) (jerusalem: para budak di bait Allah) Harafiah: mereka yang diberikan. Adapun "yang diberikan" (Ibraninya: han-nethimim), yang asal usulnya diceritakan dalam Yos 9:27, bersama keturunan para hamba Salomo, Ezr 2:55; Neh 11:3, ialah keturunan tawanan perang atau orang bukan Yahudi yang dibebani dengan kerja rodi, bdk Yeh 44:7-9. Mereka adalah petugas-petugas rendahan dalam bait Allah untuk melayani orang Lewi. Bdk Ezr 8:20.
(0.49918462686567) (Neh 12:12) (jerusalem: Pada zaman Yoyakim) Ialah sesudah th 500 seb Mas. Bdk Neh 12:1+. Nama-nama dalam daftar ini, Neh 12:12-26 tercantum juga dalam Neh 10:2 dst. Daftar dalam bab 10 ini berasal dari zaman kemudian dari yang melatarbelakangi daftar dalam bab 12 sebab dalam bab 10 ditambah tiga nama,Neh 12:22 adalah sebuah catatan yang mendukung daftar itu dengan menunjuk asal usulnya.
(0.42787253731343) (Ul 12:1) (jerusalem) Bagian Ulangan ini memuat "Kitab Hukum Ulangan", Ia merupakan sebuah kumpulan tak keruan pelbagai hukum yang asal usulnya berbeda-beda. Sejumlah hukum ini agaknya berasal dari kerajaan utara (Israel) dan sesudah direbutnya Samaria dalam th 721 seb Mas diresmikan dalam kerajaan selatan (Yehuda). Kitab Hukum Ulangan ini memperhatikan perkembangan yang sudah ditempuh bangsa Israel di bidang hidup kemasyarakatan dan keagamaan. Ia dimaksudkan sebagai pengganti Kitab Perjanjian. Pada pokoknya bagian Ulangan ini sama dengan kitab hukum Taurat yang ditemukan dalam bait Allah di masa pemerintahan raja Yosia, 2Ra 22:8 dst.
(0.35656043283582) (Kej 19:30) (jerusalem) Ceritera mengenai asal-usul bangsa Moab dan Amon ini merupakan sebuah tambahan pada bab 19. Ia berasal dari tradisi bangsa Moab dan Amon, bdk Bil 22:36, yang dapat membangkitkan asal usulnya itu. Anak-anak perempuan Lot (sama seperti Tamar dalam Kej 38) sekali-kali tidak digambarkan sebagai perempuan sundal. Mereka hanya ingin meneruskan keturunan. Mereka hanya ingin meneruskan keturunan. Kej 19:31 mengandaikan bahwa hanya Lot serta kedua anaknya itu diselamatkan dari pemusnahan. Ceritera tentang pemusnahan Sodom dan Gomora itu yang bersama penduduknya dibasmi karena dosa, mungkin aslinya sebuah ceritera yang sejalan dengan kisah mengenai air bah. Hanya ceritera kedua itu terdapat pada penduduk daerah di seberang sungai Yordan.
(0.28524835820896) (Ul 31:1) (jerusalem) Bagian Ulangan ini berperan sebagai kata penutup seluruh Pentateukh. terkumpul di dalamnya sejumlah unsur yang beraneka ragam asal-usulnya. Baru waktu Ulangan digubah untuk kali terakhir unsur-unsur yang berbeda-beda itu ditambahkan.
(0.28524835820896) (Hak 17:1) (jerusalem) Kedua kisah yang termasuk dalam bagian ini, bab Hak 17:1-18:31 dan bab Hak 19:21, berbeda-beda asal-usulnya. Ceritera-ceritera itu ditambahkan pada kitab Hakim oleh karena mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi di zaman sebelum masa para raja. Mungkin bab-bab ini ditambahkan pada kitab Hakim sesudah masa pembuangan.
(0.17828021641791) (Ams 8:22) (jerusalem: TUHAN telah menciptakan aku) Hikmat-kebijaksanaan diperorangkan. Dalam Ams 14:1 pempribadian semacam hanya sarana kesusasteraan belaka. Tetapi semenjak masa pembuangan gagasan itu berkembang. Waktu itu syirik bukan lagi suatu ancaman bagi tauhid Yahudi. Dalam Ayu 28 dan Bar 3:9-4:4 hikmat-kebijaksanaan nampak sebagai sesuatu yang sangat bernilai, tetapi lain dari Allah dan di luar manusia. Sebaliknya, dalam Ams 1:20-33,3:16-19 dan bab 8-9 ini hikmat nampak sebagai pribadi. Dalam bab 8 hikmat itu sendiri membuka rahasia asal-usulnya (diciptakan sebelum segala makhluk, Ams 7:22-23): ia berperan dalam menciptakan alam semesta, Ams 8:27-30, dan sebagai pembimbing mengantar manusia kepada Tuhan, Ams 8:31,35-36. Yesus bin Sirakh masih mengembangkan ajaran itu lebih lanjut, Sir 1:1-10 masih berdekatan dengan pikiran Ayu 28. Tetapi Sir 4:11-19; 14:20-15:10 dan terutama Sir 24:1-29 (bdk Sir 24:1) melanjutkan pikiran yang tercantum dalam Ams 8. Sehubungan dengan semua nas yang memperorangkan hikmat-kebijaksanaan, perlu dicatat bahwa agak sukar menentukan di mana pempribadian itu hanya sarana kesusasteraan untuk mengungkapkan gagasan keagamaan yang tradisionil, dan di mana ada pikiran dan pewahyuan baru. Akhirnya Wis 7:22-8:1 menyebut hikmat-kebijaksanaan sebagai "pancaran murni dari kemuliaan Yang Mahakuasa" dan keterangan ini berkesan bahwa hikmat-kebijaksanaan dibicarakan dapat dimengerti begitu rupa sehingga hikmat tampil sebagai sifat Allah dan juga sebagai pribadi ilahi. Ajaran mengenai hikmat yang tercantum dalam Perjanjian Lama itu diambil alih dalam Perjanjian Baru, lalu diperkembangkan lebih jauh lagi dengan menghubungkannya dengan Yesus Kristus. Yesus diperkenalkan sebagai hikmat-kebijaksanaan Allah, Mat 11:19; Luk 11:49; bdk Mat 23:34-36; 1Ko 1:24-30. Karena Dia itu hikmat, maka Kristus berperan dalam menciptakan dan mempertahankan alam semesta, Kol 1:16-17, dan dalam mengantar umat Israel ke luar dari perbudakan, 1Ko 10:4; bdk Wis 10:17. Prakata injil Yoh 1:1+, memberi Firman Allah semua sifat dan ciri yang ada pada hikmat-kebijaksanaan yang menciptakan. Seluruh injil Yohanes selanjutnya menyoroti Kristus sebagai hikmat-kebijaksanaan Allah, bdk Yoh 6:35+. Begitu tradisi Kristus mulai dengan Yustinus dapat berkata bahwa hikmat-kebijaksanaan yang tampil dalam Perjanjian Lama sebenarnya tidak lain kecuali Kristus. Melalui jalan akomodasi liturgi mengetrapkan Ams 8:22 dst pada Maria sebagai pembantu dalam karya penebusan seperti hikmat-kebijaksanaan menjadi pembantu dalam karya penciptaan


TIP #10: Klik ikon untuk merubah tampilan teks alkitab menjadi per baris atau paragraf. [SEMUA]
dibuat dalam 0.06 detik
dipersembahkan oleh YLSA