| (1.005071375) | (Mrk 8:15) |
(ende: Ragi) disini berarti pengaruh buruk. |
| (0.5743265) | (Yes 3:12) |
(ende) Serangan atas istana, radja jang muda serta pengaruh dari pihak perempuan2 diistana. |
| (0.5743265) | (Za 7:12) |
(ende) Roh Jahwe ialah pengaruhNja jang membuat para nabi bernubuat. |
| (0.5743265) | (2Kor 11:4) |
(ende) Umat terlalu bersikap masabodoh terhadap pengaruh "rasul-rasul palsu", malah menerima mereka dengan segala hormat. |
| (0.5743265) | (Gal 5:9) |
(ende: Ragi) disini berarti pengaruh djahat, seperti dalam Mat 16:6. |
| (0.5743265) | (Flp 1:15) |
(ende: Iri hati dan tjemburu) jaitu terhadap kewibawaan dan pengaruh Paulus jang sangat dipudji orang. |
| (0.5025357) | (Yoh 17:15) |
(ende: Dari jang djahat) Umum ditafsirkan: dari pengaruh dunia jang djahat atau dari kedjahatan dunia jang mengedjar mereka. |
| (0.5025357) | (2Kor 6:17) |
(ende: Bersabda) Sabda ini terdapat dalam buku-buku Is. Ezekiel dan II Samuel |
| (0.430744875) | (Kej 26:29) |
(ende) Pengarang disini memperlihatkan pengaruh para Bapa bangsa. Penduduk Kanaan sangat menginginkan persahabatan dengan mereka, karena mereka terang-terang dilindungi oleh Tuhan. |
| (0.430744875) | (1Taw 12:18) |
(ende) 'Amasai kerasukan pengaruh ilahi (seperti nabi2) dan masuk kedalam extase. Padanja se-akan2 dikenakan roh Allah seperti mantol. |
| (0.430744875) | (Rm 8:38) |
(ende) Sukar ditafsirkan apakah maksudnja ungkapan-ungkapan masing-masing. Tetapi makna keseluruhannja tjukup terang, ialah: tak suatupun kuasa atau pengaruh sanggup memutuskan hubungan tjinta kita dengan Allah. |
| (0.406110175) | (Kej 12:9) |
(ende) Negeb adalah nama wilajah Palestina jang letaknja djauh disebelah selatan, diselatan Beersjeba. Dahulukala daerah ini masih tjukup subur. Ternjata disana ada pengaruh-pengaruh dari Mesir, antara lain karena hubungan perdagangan. Kemudian berubah mendjadi padang gurun, dan sekarang orang berusaha membuatnja subur lagi dengan irigasi. |
| (0.31086335) | (1Kor 16:13) |
(ende) Dasar nasehat-nasehat didalam kesimpulan ini, ialah: Didalam umat meradjalela pengaruh-pengaruh jang sangat membahajakan kesatuan umat (1Ko 1:10-4:21) jang mengantjam kemurnian kesusilaan Indjil (1Ko 4:1-7 dan 1Ko 6:20), jang mengantjam keteguhan iman (seluruh bab 15 (1Ko 15)), maka haruslah umat waspada dan djaga diri. Djangan pula ada perselisihan (1Ko 3:1-5) setjara kekanak-kanakan karena hal-hal remeh sadja, seperti kegemilangan berpidato, keahlian duniawi dan kebidjaksanaan dunia (1Ko 1:19-21). Umat harus berpendirian teguh dalam kepertjajaan, berani terhadap segala pengaruh palsu, tetap mendjundjung tinggi dan berusaha mewudjudkan kebidjaksanaan Kristus jang tersalib (1Ko 1:18 dan 1Ko 2:1-5. |
| (0.31086335) | (Mzm 106:37) |
(full: MENGORBANKAN ANAK-ANAK LELAKI MEREKA ... KEPADA ROH-ROH JAHAT.
) Nas : Mazm 106:37 Orang yang menyembah berhala dalam zaman PL sebenarnya berhadapan dengan roh jahat, karena di balik semua agama palsu terdapat manifestasi, kuasa, dan pengaruh roh jahat (lihat art. SIFAT PENYEMBAHAN BERHALA).
|
| (0.3045826375) | (Yeh 48:11) |
(full: TIDAK TURUT SESAT.
) Nas : Yeh 48:11-12 Sekali lagi Allah menekankan bahwa mereka yang tetap setia kepada kehendak-Nya dan standar-standar kebenaran selama di bumi akan memperoleh upah dalam kerajaan yang akan datang. Di sini upah bagi keturunan Zadok ialah hak istimewa untuk tinggal dekat Bait Suci Allah (lihat cat. --> Yeh 44:15). [atau ref. Yeh 44:15] Memang, selama-lamanya penting untuk berusaha dengan sepenuh hati agar tetap setia kepada Allah dan menolak pengaruh-pengaruh dari angkatan yang jahat ini. |
| (0.28716325) | (Kej 37:5) |
(ende) Dalam kissah ini mimpi mempunjai pengaruh besar. Disini bukannja Tuhan jang menampakkan diri, melainkan mimpi jang mengandung simbolis dan membutuhkan keterangan. Terutama ditanah Mesir mimpi sematjam itu dianggap sangat penting, dan mereka jang dapat menerangkannja sangat dihormati orang. (lihat Kej 41:8). Bagi Jusuf mimpi menundjukkan kehendak Tuhan, dan ia menafsirkannja dengan pertolongan Tuhan. |
| (0.28716325) | (2Kor 10:1) |
(ende) Pembelaan diri dalam keempat bab terachir ini djauh lebih keras dan tadjam, penuh sindiran, daripada dalam bab 1-7 (2Ko 1-7). Maksudnja menginsjafkan umat lebih tegas lagi akan sikap takatjuh mereka terhadap pengaruh para "rasul palsu". |
| (0.28716325) | (Yer 38:5) |
(full: IA ADA DALAM KUASAMU.
) Nas : Yer 38:5 Raja Zedekia menyerahkan Yeremia ke pada para pejabat karena ia takut pada kuasa dan pengaruh mereka. Kelemahan dan ketiadaan kekuatan moral tampak jelas sepanjang masa pemerintahannya. |
| (0.28716325) | (Why 2:13) |
(full: DI TEMPAT TAKHTA IBLIS.
) Nas : Wahy 2:13 Ini bisa berarti suatu tempat di mana pengaruh Iblis dan kejahatan begitu menonjol, sebab Pergamus telah menjadi suatu pusat penyembahan kekaisaran. |
| (0.280926) | (Ezr 9:1) |
(sh: Pengaruh moral (Minggu, 12 Desember 1999)) Pengaruh moralPengaruh moral Ezra mendapat wewenang dari raja wilayah Yehuda untuk menghukum mereka yang telah berzinah. Dalam menangani permasalahan umat, ia tidak menggunakan kekuasaan sekuler, tetapi menggunakan pengaruh moral. Kesedihan pribadinya yang mendalam, telah menggerakkan dan mempengaruhi hati orang lain, juga gentar terhadap firman Allah. Bukan jari telunjuk tapi air mata. Itulah yang dilakukan Ezra. Ia tidak menunjukkan jarinya sebagai tanda menghakimi bangsa Yehuda. Ia mengeluarkan air mata, bukan bagi mereka yang berdosa, tetapi air mata kesedihan yang menunjukkan bahwa umat Tuhan sudah mendukakan Allah dan sudah gagal lagi. Sikap demikianlah yang seharusnya dimiliki Kristen bila melihat saudara seiman berbuat dosa. Bukan menunjukkan jari kepada mereka sebagai penghakiman, tetapi biarlah hati kita remuk dan menyesal, dan mengungkapkan pengakuan bahwa tanggung jawab kita bersama untuk saling mengingatkan, menjadi kudus, dan menjaga kekudusan sebagai umat Allah. Dengan kata lain semua bertanggungjawab atas dosa yang dilakukan oleh masyarakat Kristiani. Kunci pembaharuan rohani adalah rasa malu yang sungguh dan kesedihan yang mendalam atas dosa yang dilakukan orang lain. Lebih baik menangis atas perbuatan orang lain daripada harus berteriak-teriak menghakimi dan menghukum dia. Keseimbangan pengajaran dan praktek hidup. Penerapan pengajaran firman Tuhan tidak akan tercapai bila dalam pelaksanaannya masih dilibatkan unsur-unsur tekanan dan paksaan. Hal yang manjur dan efektif dalam penerapan firman Tuhan, seperti yang diterapkan oleh Ezra adalah menggunakan pengaruh moral dengan menyelaraskan antara pengajaran dan praktek hidup. Renungkan: Tidak mudah menerapkan pengaruh moral melalui keselarasan pengajaran dan praktek hidup. Namun dengan memahami bahwa kita bertanggungjawab atas dosa yang dilakukan orang lain, kita pun termotivasi untuk mempraktekkan pengajaran yang benar. |

