Teks Tafsiran/Catatan Daftar Ayat
 
Hasil pencarian 1 - 20 dari 41 ayat untuk greek:gad (0.165 detik)
Pindah ke halaman: 1 2 3 Selanjutnya
Urutkan berdasar: Relevansi | Kitab
  Boks Temuan
(1.00) (2Sam 24:5) (bis)

Kemungkinan besar: Aro"er ... Gad.

(0.83) (Kej 30:11) (bis: Gad)

Gad: Nama ini dalam bahasa Ibrani berarti "untung".

(0.83) (Kej 30:11) (ende)

Gad berarti "Untung" (bandingkan dengan penggunaan nama Untung di Djawa).

(0.83) (Yes 65:11) (ende)

Gad adalah dewa (kekajaan) Aram; Meni adalah dewa lain.

(0.83) (Kej 49:19) (jerusalem: Gad) Hampir setiap kata dalam ayat ini menyinggung nama Gad (gad gedud yeguddennu yagud). Suku Gad menetap di daerah di seberang sungai Yordan dan sering kali harus membela diri terhadap serbuan dari pihak suku-suku Badui.
(0.71) (1Sam 22:5) (ende)

Nabi Gad disini untuk pertama kalinja muntjul. Radja2 mempunjai "nabi", atau "pelihat" sebagai salah satu pendjawat istana tetap. Pada Dawud muntjul Gad tsb dan Natan.

(0.71) (Ul 33:20) (jerusalem: Gad) Suku ini bersama dengan Ruben paling pertama menetap di daerah seberang sungai Yordan, bdk Bil 32. Gad meluas dengan mendesak Ruben.
(0.67) (Kej 49:19) (ende)

Suku Gad seringkali harus melawan serbuan-serbuan dari pihak suku-suku kapir sekitarnja.

(0.67) (1Taw 29:29) (ende)

Kisah Sjemuel (Natan,Gad) ialah bagian2 Kitab Sjemuel, tempat ketiga tokoh itu muntjul.

(0.50) (Ul 3:12) (ende)

Suku-suku Ruben: Gad dan Manasse tinggal menetap diseberang sungai Jarden. Sebagian dari suku Manasse itu kelak tinggal djuga disebelah barat Jarden.

(0.42) (Ul 33:21) (ende)

Setelah Ruben maka Gad mendjadi suku pertama dengan wilajahnja sendiri diseberang sungai Jarden. "Keadilan Jahwe" adalah kesetiaan Jahwe pada djandji-djandjiNja kepada bangsa Israil. Djandji-djandji itu pertama-tama terpenuhi pada suku-suku diseberang Jarden.

(0.42) (1Sam 22:5) (jerusalem: Gad) Tokoh ini tetap pada Daud sebagai nabi dan "pelihatnya", 2Sa 24:11 dst; seorang pejabat yang bertugas "bertanya kepada Tuhan" sehubungan dengan tindakan yang harus diambil raja.
(0.42) (1Taw 29:29) (jerusalem: riwayat Samuel...riwayat Gad) Kitab-kitab "kenabian" yang dimaksud agaknya kitab Samuel dan kitab Raja-raja. Memang dalam daftar kitab-kitab suci Ibrani kedua kitab tsb termasuk "Nabi-nabi yang terdahulu".
(0.41) (Hak 5:17) (jerusalem: Orang Gilead) Yang dimaksud kiranya bukannya suku Gilead, tetapi suku Gad yang mendiami daerah Gilead. Suku Gad memang bertetangga dengan suku Ruben. Bdk Bil 32:1 dst. Dan Suku Dan di zaman Nyanyian ini diciptakan agaknya sudah berpindah tempat ke bagian utara negeri, bdk Hak 1:34-35; 17-18; Yos 19:40+. Suku Dan kiranya menawarkan jasanya kepada penduduk pantai yang melaut.
(0.37) (Bil 32:1) (sh: Kompromi dan belas kasih Allah (Selasa, 21 Agustus 2007))

Kompromi dan belas kasih Allah
Semangat umat sedang menyala-nyala untuk menyeberangi sungai Yordan, guna merebut Tanah Perjanjian. Namun, permintaan dari suku Gad dan Ruben untuk memilih menetap di tanah Yaezer dan Gilead, di sebelah timur Yordan (6-7) bisa memadamkan semangat itu. Oleh sebab itu, wajar sekali bila Musa marah kepada mereka. Musa menyamakan mereka dengan generasi sebelumnya yang tak mau susah payah masuk ke tanah Kanaan, karena takut berperang. Sikap dua suku ini bisa dimaknai sebagai ketidaktaatan yang hanya akan menuai murka Allah. Bahkan, seluruh umat Israel bisa kena getahnya.

Inilah kenyataan sifat dosa, tidak mau bayar harga untuk menaati Allah karena lebih memilih mengasihani diri sendiri dan kepuasan daging. Mungkin mirip dengan kisah nenek moyang mereka, Abraham dan keponakannya Lot (Kej. 13). Lot melihat lembah Yordan, tempat kota Sodom dan Gomora, sebagai tempat subur dan prospektif untuk mengembangkan diri. Lot tidak peduli dengan kehadiran dua kota jahat itu, karena kesuburan lembah itu lebih menarik hatinya.

Kesepakatan berupa kompromi terjadi, yaitu pasukan Gad dan Ruben akan pergi menyeberangi sungai Yordan untuk berperang bersama suku-suku Israel lainnya. Baru setelah kemenangan merebut Kanaan tercapai pasukan kedua suku ini akan balik untuk membangun Gilead dan Yaezer sebagai tempat pemukiman mereka. Inilah kenyataan hidup dalam kedagingan. Namun kemurahan Allah nyata, melalui Musa menerima kompromi bersyarat tersebut.

Bagaimana menyikapi kedegilan hati umat dan kom-promi yang dilakukan Musa? Syukur kepada Tuhan, sebagai umat tebusan kita bukan hanya memiliki perintah firman untuk ditaati, tapi juga kehadiran Roh Kudus di dalam hati setiap orang percaya. Kita dimampukan untuk taat penuh pada firman-Nya. Tidak ada kompromi! Mari kita jaga kemurnian iman kita, bukan dengan kekuatan sendiri melainkan dengan bersandar penuh pada-Nya.

(0.35) (Kej 29:32) (jerusalem: kesengsaraanku) Persaingan antara Lea dan Rahel dipakai untuk secara kerakyatan yang kadang-kadang sukar dimengerti menjelaskan nama kedua belas suku Israel. Ruben dihubungkan dengan ra'a be'onyi = melihat kesengsaraanku; Simeon dihubungkan dengan syama = Ia mendengarkan; Lewi dihubungkan dengan yillawe = lebih erat kepadaku; Yehuda dihubungkan dengan 'ode = bersyukur/memuji; Dan dihubungkan dengan dananni = ia memberi aku keadilan; Naftali dihubungkan dengan niftali = aku bergulat; Gad dihubungkan dengan gad = mujur; Asyer dihubungkan dengan asyeri = kebahagiaanku dan dengan isysyeruni = mereka memuji aku bahagia; Isakhar dihubungkan dengan sakar = upah; Zebulon dihubungkan dengan yizbeleni - Ia memberikan hadiah; Yusuf dihubungkan dengan asal = dihapus, dan dengan yosef = Ia menambah.
(0.35) (Bil 32:38) (jerusalem: kota-kota) Kota-kota yang disebut dalam Bil 32:37-38 sebagai kota Gad dan Ruben melingkupi sebuah daerah yang lebih luas dari pada wilayah Yaezer dan Gilead semula, bdk Bil 32:1. Wilayah kota-kota itu sampai anak sungai Arnon di perbatasan wilayah bangsa Moab. Wilayah kota-kota itu mencakup daerah Sihon dahulu. Caranya kota-kota itu terserak tidak menghasilkan dua wilayah tersendiri dan terpisah. Begitu daftar-daftar itu menyatakan bahwa suku-suku Ruben dan Gad dianggap satu, Yos 13:8.
(0.33) (Yos 22:16) (jerusalem: kata segenap umat) Di sini dan dalam Yos 22:19 usaha suku Ruben dan gad dikutuk atas dasar hukum yang hanya mengizinkan satu tempat kudus saja, Ula 12:5. Hukum itu pada kenyataannya baru muncul di zaman lama sesudah masa Yosua.
(0.33) (Hak 11:1) (jerusalem: Gilead) Gilead jelas nama sebuah daerah dalam Hak 10:18 dan Hak 11:8, yaitu daerah yang didiami orang Gad, bdk Bil 32:1+. Di sini nama itu dipakai sebagai nama diri seseorang; hal itu sering terjadi dalam silsilah-silsilah, bdk Bil 26:29.
(0.33) (Hak 12:1) (jerusalem) Ceritera ini sejalan dengan yang tercantum dalam Hak 8:1-3, tetapi diambil dan tradisi lain. Suku Efraim yang berusaha menjadi suku yang paling penting, gelisah dan kurang senang dengan kuasa besar yang diberikan kepada Yefta, seorang dari suku Gad.


TIP #26: Perkuat kehidupan spiritual harian Anda dengan Bacaan Alkitab Harian. [SEMUA]
dibuat dalam 0.25 detik
dipersembahkan oleh YLSA