| (1.0033408809524) | (Mzm 125:3) |
(ende: bagian orang2 djudjur) ialah pusaka, miliknja, dan itu tiada dirampas atau dikenai bea oleh pendjadjah. |
| (0.88683636904762) | (Mat 18:17) |
(ende: Sebagai kafir atau pemungut bea) Sebutan ini dalam mulut Jesus hanja boleh berarti: seperti orang kafir dan kaum pemungut bea dianggap oleh orang Jahudi sebagai terkutjil dari umat mereka, demikian orang jang tegar hati itu harus dikutjil dari umat Kristus. |
| (0.87792327380952) | (Mat 17:24) | (jerusalem: bea dua dirham itu) Ini pajak pribadi yang setiap tahun ditarik buat keperluan-keperluan Bait Allah. |
| (0.62708804761905) | (Luk 19:9) |
(ende: Orang inipun putera Abraham) "Putera Abraham" disini dimaksud dalam arti rohani. Biarpun Zacheus pemungut bea jang kaja dan memang tidak selalu djudjur, kini ia sudah bertobat dan mendjadi seorang turunan Abraham tulen. |
| (0.43445932142857) | (Mat 17:24) |
(sh: Mengikuti aturan. (Rabu, 18 Maret 1998)) Mengikuti aturan.Mengikuti aturan. Besar menurut Yesus. Rupanya para murid mengikut Yesus tidak dengan motivasi murni. Mereka menduga bahwa suatu saat kelak, Yesus akan menjadi Mesias politis yang menjanjikan kekuasaan. Ambisi menjadi besar begitu menguasai pikiran mereka. Menurut Yesus menjadi besar dalam Kerajaan-Nya berarti bersedia menjadi kecil, mengakui ketakberdayaan, bertobat dari dosa dan hidup yang bersumber dari ambisi dan keinginan pribadi. Semua orang percaya adalah yang menjalani panggilan hidup menjadi kecil, menjadi hamba, dan menyangkal diri. Renungkan: Menjadi anggota Kerajaan Allah adalah sukacita besar bagi setiap umat Tuhan. Hanya mereka yang sadar akan kekecilan dirinya, namun percaya dan mengandalkan Allah yang akan menjadi besar dalam kerajaan-Nya! |
