Teks Tafsiran/Catatan Daftar Ayat
 
Hasil pencarian 161 - 180 dari 591 ayat untuk Agama (0.002 detik)
Pindah ke halaman: Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Selanjutnya Terakhir
Urutkan berdasar: Relevansi | Kitab
  Boks Temuan
(0.28340163793103) (Hak 16:23) (jerusalem: Dagon) Dagon aslinya dewa utama di daerah sepanjang sungai Efrat tengah. Kemudian dewa itu dipuji juga di Siria dan Palestina, bdk nama tempat: Bet-Dagon, Yos 15:41; 19:27. Orang Filistin mengambil alih pemujaan Dagon. Mereka agaknya segera melupakan agama mereka sendiri. Dalam kisah mengenai hal ihwal tabut perjanjian dewa Dagon kembali berperan, 1Sa 5:2 dst.
(0.28340163793103) (2Sam 6:1) (jerusalem) Kisah ini melanjutkan kisah mengenai tabut perjanjian yang terputus dalam 1Sa 7:1. Namun kisah lanjutan ini ditulis oleh orang lain. Dengan masuknya tabut itu ke Yerusalem, kota itu menjadi pusat agama Israel dan tidak hanya ibu kota negara. Tabut itu adalah tanda kehadiran Tuhan, Kel 25:8+; Ula 4:7+. Begitulah Yerusalem menjadi kota kudus.
(0.28340163793103) (1Raj 14:9) (jerusalem: membuat bagimu allah lain) Keterangan ini adalah reaksi agama Tuhan yang murni. Lembu-lembu jantan yang menurut maksud Yerobeam, 1Ra 12:28+, mau dipakai dalam ibadat kepada Tuhan tidak mungkin menggambarkan Tuhan dan dianggap sebagai "allah lain" saja.
(0.28340163793103) (1Raj 16:31) (jerusalem: Etbaal) Etbaal (dalam bahasa Fenisia: Ittobaal) itu adalah seorang imam dewi Asytarte. Ia merebut kekuasaan di Tirus waktu Omri merebut kekuasaan di Israel. Kedua penguasa itu lalu bersahabat dan persekutuan itu dikokohkan dengan perkawinan. Hubungan antara Fenisia dengan Israel itu sangat besar pengaruhnya atas kemerosotan agama di Israel di masa pemerintahan raja Ahab.
(0.28340163793103) (1Raj 22:6) (jerusalem: para nabi) "Nabi-nabi" ini hanya melayani raja saja dan mereka bukan penganut agama Tuhan yang murni, seperti halnya dengan nabi-nabi yang dibunuh atau dikejar Izebel, 1Ra 18:4,13 Karena itu Yosafat mengajukan pertanyaan yang tercantum dalam 1Ra 22:7.
(0.28340163793103) (2Raj 10:15) (jerusalem: Yonadab bin Rekhab) Bdk Yer 35:1-11. Yonadab ini adalah seorang penganut agama Tuhan yang bersemangat. Bagi kaumnya ia menetapkan aturan-aturan keras yang sesuai dengan cara hidup di gurun. Wajar sekali tokoh ini mendukung Yehu. Tetapi ceritera inipun kiranya tidak pada tempatnya di sini
(0.28340163793103) (2Raj 10:29) (jerusalem: Hanya Yehu...) Ayat ini memuat penilaian terhadap Yehu dari pihak penyusun kitab Raja-raja. Sumber yang dipakainya hanya memuji-muji Yehu, 2Ra 10:30, karena semangatnya bagi agama Tuhan yang murni, kalaupun Yehu agak fanatik dan ganas. Dengan menumpas pemuja-pemuja Baal Yehu kiranya juga bermaksud melenyapkan pendukung-pendukung terakhir bagi keluarga raja Ahab.
(0.28340163793103) (2Taw 11:13) (jerusalem) Menurut pandangan si Muwarikh terpecahkan kesatuan bangsa dan agama menyebabkan orang Lewi dan orang Israel yang setia mengungsi ke Yerusalem, satu-satunya tempat untuk beribadat secara halal. Pengungsian masal semacam itu memang terjadi setelah Samaria direbut tentara Asyur, dua abad sesudah masa pemerintahan Rehabeam.
(0.28340163793103) (2Taw 29:3) (jerusalem: Pada tahun pertama pemerintahannya) Dalam bab 29-31 si Muwarikh menguraikan pembaharuan agama oleh raja Hizkia yang dalam 2Ra 18:4; 2Ta 31:1 hanya disinggung. Pembaharuan yang memusatkan ibadat korban di Yerusalem itu memang penting sekali menurut si Muwarikh. Dalam menceriterakannya si Muwarikh ingat akan pembaharuan yang dilancarkan raja Yosia, bab 34-35.
(0.28340163793103) (Est 9:27) (jerusalem: sekalian orang yang akan bergabung dengan mereka) Meskipun kitab Ester dijiwai semangat nasionalis yang menyala-nyala, namun ayat ini menyatakan suatu keterbukaan terhadap bangsa-bangsa lain yang juga dapat masuk umat Allah dengan menjadi "penganut agama Yahudi" (proselit). Bdk Kis 2:11+.
(0.28340163793103) (Ayb 6:14) (jerusalem: Siapa menahan) Ini menurut beberapa naskah Ibrani. Dalam naskah-naskah lain tertulis: Siapa melebur
(0.28340163793103) (Ayb 15:4) (jerusalem: rasa takut) Ialah rasa takut akan Allah, bdk Ams 1:7+; Maz 15:4+
(0.28340163793103) (Mzm 26:6) (jerusalem: mengelilingi mezbahMu) Pembasuhan melambangkan kesucian jiwa, Ula 21:6; Maz 73:13; Mat 27:24. Mengelilingi mezbah (atau tempat kudus) adalah suatu upacara yang kuno sekali dalam agama bangsa-bangsa Semit dan sampai dengan hari ini dipraktekkan kaum muslimin dengan hari ini dipraktekkan kaum muslimin yang mengelilingi ka'bah di Mekkah.
(0.28340163793103) (Pkh 3:11) (jerusalem: kekekalan) Yang dimaksud bukannya "hidup kekal" seperti yang diajarkan agama Kristen. Kekekalan itu artinya: Allah memberi hati manusia kemampuan untuk dengan pikirannya mencakup seluruh waktu yang tersedia; ia dapat memikirkan waktu dan kelanjutan yang ada pada kejadian-kejadian. Dan karenanyapun ia dapat memahami saat sekarang. Tetapi pemikiran yang merangkum seluruh waktu juga sangat mengecewakan, sebab tidak mampu menemukan dan menyingkapkan makna semuanya itu.
(0.28340163793103) (Yer 2:1) (jerusalem: Firman TUHAN) Bdk 2-6 terutama (ada kekecualian) memuat perkataan nabi Yeremia di masa pemerintahan Yosia sebelum raja itu mulai pembaharuan agama pada th 621, bdk 2Ra 22:3 dst. Ancaman-ancaman Yeremia itu kembali kena di masa pemerintahan raja Yoyakim yang menghidupkan kembali pemujaan berhala.
(0.28340163793103) (Yer 3:6) (jerusalem) Bagian ini berasal dari masa pemerintahan raja Yosia dan agaknya diucapkan nabi Yeremia setelah raja itu mulai pembaharuan agama pada th 621. Jelaslah Yeremia tetap menaruh pengharapan bahwa kerajaan Israel akan di pulihkan, bdk Yer 30:1-31:22. Rupanya nubuat Yeremia ini mempengaruhi Yeh 23.
(0.28340163793103) (Yer 7:22) (jerusalem: Aku tidak mengatakan...) Memang benar dalam Dekalog tidak ada satu perintahpun mengenai ibadat. Yeremia tidak blak-blakan menolak segala macam korban binatang, bdk Yer 33:11. Tetapi kecaman Yeremia ini senada dengan keterangan nabi-nabi lain yang menegaskan bahwa ibadat bukannya inti agama sejati, bdk Ams 5:21+; Mik 6:6-8; Hos 6:6
(0.28340163793103) (Yer 9:24) (jerusalem: mengenal Aku) "Mengenai Tuhan" merupakan inti sari agama sejati, bdk Hos 2:19+. Gagasan ini menjadi suatu gagasan pokok dalam pekabaran nabi Yeremia, bdk Yer 2:8; 22:15-16; 24:7; 31:34
(0.28340163793103) (Yer 11:18) (jerusalem: Engkau TUHAN, memperlihatkan...) Bdk Yer 15:10+. Dengan menjadi pendukung pembaharuan agama yang dilancarkan raja Yosia nabi Yeremia menjengkelkan orang sekotanya. Sebab pembaharuan itu mengakibatkan bahwa tempat-tempat kudus setempat (misalnya di Anatot) dilarang, Ula 12:5; 2Ra 23.


TIP #35: Beritahu teman untuk menjadi rekan pelayanan dengan gunakan Alkitab SABDA™ di situs Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.06 detik
dipersembahkan oleh YLSA