| (0.28788371428571) | (Ezr 7:28) |
(sh: Bukan pemimpin "One man show" (bekerja sendiri) (Jumat, 10 Desember 1999)) Bukan pemimpin "One man show" (bekerja sendiri)Bukan pemimpin "One man show" (bekerja sendiri). Ezra diberi wewenang yang besar dari raja Koresy, namun hal ini tidak membuat dia ingin mengungkungi semua bidang pelayanan yang ada. Ezra berpikir realistis, mengakui keterbatasan dirinya. Sebagai pemimpin, Ezra mengikuti peraturan yang ada dan berlaku yaitu "siapa" yang harus memimpin "apa". Karena itu ketika di antara orang-orang yang dipimpin kembali ke Yerusalem tidak ada orang Lewi, maka dia memutuskan untuk meminta didatangkan orang Lewi. Baginya tugas menyelenggarakan ibadah di rumah Allah adalah tugas orang Lewi. Perlunya budaya malu. Malunya Ezra perlu diteladani. Ia sudah memproklamirkan siapa Allah dan apa yang akan dilakukan-Nya bagi bangsa Yehuda. Jika sekarang Ezra menghadapi masalah, ia hanya akan berpaling kepada Allah, bukan kepada raja Koresy yang secara lahiriah mampu memberikan pertolongan. Ia malu jika ia tidak menerapkan apa yang ia yakini dan imani. Kristen harus belajar dari sikap dan keyakinan iman Ezra. Apa artinya mengandalkan diri dan orang lain, bila hal yang sesungguhnya itu berasal dari Allah? Lebih tepat dan lebih terjamin apabila kita langsung berpaling kepada Allah! Renungkan: Peliharalah budaya malu kepada Allah, hal itu akan mengontrol kemauan diri untuk bergantung kepada manusia. |
| (0.27874220634921) | (Neh 12:1) |
(sh: Pentingnya mengenal para pemimpin rohani (Selasa, 28 November 2000)) Pentingnya mengenal para pemimpin rohaniPentingnya mengenal para pemimpin rohani. Kebenaran apakah yang akan kita dapatkan dengan membaca daftar silsilah sebuah keluarga besar? Apakah hal ini berguna? Bagi kita yang hidup dalam masa dan budaya yang berbeda, pembacaan Alkitab hari ini terasa membosankan dan sia-sia. Namun sesungguhnya bagian ini tidak akan dicatat dan dimasukkan ke dalam Alkitab jika memang tidak ada gunanya. Dengan kata lain walaupun mungkin sulit, firman Tuhan hari ini tetap mempunyai kebenaran yang berguna bagi bangsa Israel dan bagi Kristen yang hidup jauh sesudah peristiwa ini terjadi. Apalagi silsilah yang dicatat disini adalah silsilah para imam dan orang Lewi, orang-orang yang mempunyai tugas khusus untuk melayani Allah di bait suci-Nya. Bagi bangsa Israel, catatan silsilah keluarga seseorang merupakan catatan yang penting sebab catatan ini akan memberikan legitimasi awal apakah seseorang memang layak untuk menyandang suatu jabatan tertentu, terlebih jabatan yang berhubungan dengan pelayanan di bait Allah. Dari daftar para imam dan orang Lewi yang pulang dari pembuangan (1-9) kita tahu bahwa mereka hidup dalam periode Yoyakim dan Elyazib (26, 22) yaitu zaman sebelum Nehemia tiba dan mereka yang sezaman dengan Nehemia. Jika zaman hidup seseorang diketahui, sangat mudah bagi orang lain untuk meneliti segala sesuatu yang berhubungan dengan orang tersebut. Demikian pula dengan para imam dan orang Lewi yang didaftar, keabsahan mereka sebagai orang-orang yang dikhususkan Allah untuk melayani- Dia di bait suci dapat diketahui, sebab tidak semua orang diperbolehkan melayani Allah di bait suci-Nya. Penyebutan nama keluarga para imam dan orang Lewi penting dengan maksud jika mereka belum dikenal masyarakat karena sudah tidak lagi menjalankan keimamannya dan memilih untuk bertani (lihat uraian kemarin), mereka dapat dikenal dari keluarganya. Pendaftaran para imam dan orang Lewi juga penting bagi Nehemia untuk mengetahui jumlah pemimpin rohani yang ada sehingga Nehemia dapat mengkoordinasi dengan baik agar dapat melayani dan memenuhi kebutuhan rohani Israel. Renungkan: Pengenalan terhadap seorang pemimpin adalah hal yang penting sebab seorang pemimpin dapat memberikan pengaruh yang sangat besar bagi gereja dan masyarakat. |
| (0.25189825396825) | (1Taw 23:1) |
(sh: Melayani dengan baik dan teratur (Selasa, 19 Februari 2002)) Melayani dengan baik dan teraturMelayani dengan baik dan teratur. Kita perlu merenungkan bahwa bahwa kitab ini ditulis agar menjadi pedoman bagi umat yang kembali dari pembuangan dan mulai berencana membangun kembali Bait Allah yang telah runtuh. Kepemimpinan Daud tidak saja menjadi contoh tentang seorang pemimpin sejati yang sepenuh hati mengabdikan diri di dalam tugas-tugasnya. Sikap dan tindakan ini dilandasi atas konsep bahwa Allah di dalam kedaulatan-Nya, telah memilih dan menetapkan pribadi lepas pribadi untuk pelayanan kudus. Daud tahu tempat dan perannya, demikian juga tempat dan peran Salomo, serta para Lewi yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah tersebut. Selain itu, tindakan-tindakan Daud menjadi pola prinsip bagi pengaturan ibadah seputar Bait Allah untuk generasi pembangun yang kembali dari pembuangan tersebut. Daud mengadakan sensus lagi, tetapi kali ini tidak dengan motif dan tujuan yang salah. Daud menghitung orang Lewi yang siap diikutsertakan bagi tugas pembangunan Bait Allah dan penyelenggaraan ibadah di dalamnya. Sebagian ditugaskan untuk memikul tanggungjawab pengawasan dan pengorganisasian, sebagian lagi dibagi-bagi dalam tugas penyelenggaraan ibadah. Pembagian tugas tersebut diatur menurut kelompok asal dari keturunan Lewi, yaitu Gerson, Kehat, dan Merari. Ayat 13 memaparkan sangat rindi tugas-tugas imam, yaitu mengurus apa yang kudus, membakar kurban di hadapan Allah, melayani Allah, dan memberikan berkat demi nama-Nya. Indah sekali bagian ini memadukan pemimpin dan yang dipimpin dalam suatu orkestra penyembahan yang serasi. Semua dan setiap unsur pada intinya adalah para pelayan Tuhan. Entah memimpin atau dipimpin, setiap kita dipanggil sama sebagai hamba Allah, dan karena itu wajib mengerjakan bagian kita sebagai bagian dari suatu kesatuan pengabdian bagi Allah sendiri. Kristen bukannya terpanggil untuk suatu posisi atau jabatan tertentu, tetapi untuk tugas dan tanggung jawab sebagai hamba Allah. Renungkan: Penyembahan yang benar dan berkenan kepada Allah adalah pelayanan yang serasi dan teratur di dalam pimpinan Roh dan di dalam semangat kebenaran. |
| (0.25189825396825) | (Neh 13:1) |
(sh: Kehadiran pemimpin rohani (Jumat, 1 Desember 2000)) Kehadiran pemimpin rohaniKehadiran pemimpin rohani. Setelah menjadi gubernur di Yudea selama 12 tahun, Nehemia kembali ke Susan. Ketika ia tidak berada di Yerusalem, bangsa Israel sedikit demi sedikit melanggar perjanjian yang mereka buat untuk melakukan semua hukum Taurat dengan sungguh-sungguh (10:28-39). Ketika Nehemia kembali ke Yerusalem untuk menjadi gubernur yang kedua kalinya, ia mendapati Imam Elyasib yang diangkat menjadi pengawas bilik-bilik rumah Allah menyediakan bilik besar bagi Tobia, kenalan baik Imam Elyasib sekaligus musuh lama orang Yahudi. Padahal bilik itu biasanya digunakan untuk menyimpan korban sajian, kemenyan, perkakas, dan persembahan perpuluhan (4- 5). Nehemia juga mendapati ibadah di Bait Suci tidak diadakan lagi. Para orang Lewi yang biasanya melayani di Bait Allah kembali bekerja di ladang untuk mendapatkan nafkah, sebab mereka tidak lagi menerima persembahan untuk mendukung kehidupan mereka (10-13).
Nehemia tidak dapat tinggal diam melihat dosa kembali menggerogoti
bangsanya. Tindakan Nehemia yang penuh kemarahan atas Tobia dan
hartanya merupakan manifestasi sikap Nehemia yang merindukan
reformasi yang sungguh terjadi dalam kehidupan bangsanya dan ia
tidak dapat berkompromi dengan dosa. Tindakan Nehemia ini
mengingatkan kita akan tindakan Yesus di Bait Allah ( Renungkan: Kehadiran pemimpin rohani yang berwibawa, peka terhadap dosa sekecil apa pun, berani menentang dan menghancurkan dosa, tidak kompromi terhadap dosa, berkomitmen penuh bagi pembangunan moral dan spiritual umat Allah, sungguh diperlukan. Berdoalah agar Allah memberikan kepada gereja Anda seorang pemimpin rohani seperti Nehemia. |
| (0.24931461904762) | (Bil 1:46) |
(full: 603.550 ORANG.
) Nas : Bil 1:46 Inilah jumlah laki-laki berusia 20 tahun ke atas, tidak termasuk suku Lewi (ayat Bil 1:45-47). Oleh karena itu, bangsa Israel ketika itu mungkin berjumlah 2 juta jiwa. Pemeliharaan umat sebanyak ini selama di padang gurun memerlukan suatu mukjizat yang berkesinambungan, suatu kebenaran yang dengan jelas ditekankan dalam Firman Allah (bd. Kel 16:4-15,31-33; Bil 20:8; Ul 8:2-4; 29:5; Mazm 78:26-28; 1Kor 10:4). |
| (0.24931461904762) | (Bil 18:20) |
(full: AKULAH ... MILIK PUSAKAMU.
) Nas : Bil 18:20 Para imam dan orang Lewi tidak boleh memiliki warisan di dunia ini, karena Allah sendirilah bagian dan warisan mereka. Secara prinsip, janji ini menjangkau semua orang percaya di dalam Kristus. Warisan kita bukan di bumi ini karena di sini kita hanya pendatang dan orang asing. Kita harus mencari hal-hal sorgawi karena Tuhan tinggal di situ (Ibr 11:9-16). Kesaksian kita ialah, "Tuhan adalah bagianku, ... oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya" (Rat 3:24). |
| (0.24931461904762) | (2Raj 4:42) |
(full: MEMBAWA BAGI ABDI ALLAH ... GANDUM BARU.
) Nas : 2Raj 4:42 Rupanya orang yang datang dari Baal-Salisa menolak untuk memberikan persembahannya kepada para imam dan suku Lewi yang buruk akhlaknya (1Raj 12:28-31); sebaliknya, karena dirinya seorang saleh, ia membawa persembahannya kepada nabi-nabi Tuhan yang sejati, mereka yang setia kepada firman dan tugas-tugas perjanjian. |
| (0.24931461904762) | (Yer 33:18) |
(full: IMAM-IMAM ORANG LEWI.
) Nas : Yer 33:18 Yeremia mengantisipasi suatu keimaman abadi yang olehnya umat Allah akan dapat masuk ke hadapan-Nya dan bersekutu dengan Dia (bd. Bil 25:13). Nubuat ini digenapi di dalam Yesus Kristus yang selaku "imam untuk selama-lamanya ... sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah" (Ibr 7:21-25; bd. Mazm 110:4; Ibr 5:6-10; 6:19-20; 7:11-28). |
| (0.24931461904762) | (Yeh 44:15) |
(full: DARI BANI ZADOK.
) Nas : Yeh 44:15 Zadok tetap setia kepada Allah ketika orang Lewi yang lain telah meninggalkan jalan Allah (pasal 1Raj 1:1-53). Karena kesetiaannya ini, Zadok dan keturunannya memperoleh hak istimewa untuk melayani Tuhan di Bait Suci di masa depan. Kehormatan ini menunjukkan bahwa tingkat kesetiaan kepada Allah selama kehidupan kita di dunia akan menentukan tempat kita di dalam kerajaan kekal Allah (lihat art. PENGADILAN ORANG PERCAYA). |
| (0.24931461904762) | (Ibr 5:6) |
(full: MENURUT PERATURAN MELKISEDEK.
) Nas : Ibr 5:6 Melkisedek adalah tokoh PL yang misterius. Ia muncul dalam pasal Kej 14:1-24 sebagai imam Allah dari Salem (mungkin Yerusalem, Ibr 7:1; Kej 14:18; Mazm 110:1-4) sebelum zaman keimaman Lewi. Keimaman Kristus sejenis dengan keimaman Melkisedek (lihat cat. --> Ibr 7:1; lihat cat. --> Ibr 7:3). [atau ref. Ibr 7:1-3] |
| (0.24931461904762) | (Kej 29:32) | (jerusalem: kesengsaraanku) Persaingan antara Lea dan Rahel dipakai untuk secara kerakyatan yang kadang-kadang sukar dimengerti menjelaskan nama kedua belas suku Israel. Ruben dihubungkan dengan ra'a be'onyi = melihat kesengsaraanku; Simeon dihubungkan dengan syama = Ia mendengarkan; Lewi dihubungkan dengan yillawe = lebih erat kepadaku; Yehuda dihubungkan dengan 'ode = bersyukur/memuji; Dan dihubungkan dengan dananni = ia memberi aku keadilan; Naftali dihubungkan dengan niftali = aku bergulat; Gad dihubungkan dengan gad = mujur; Asyer dihubungkan dengan asyeri = kebahagiaanku dan dengan isysyeruni = mereka memuji aku bahagia; Isakhar dihubungkan dengan sakar = upah; Zebulon dihubungkan dengan yizbeleni - Ia memberikan hadiah; Yusuf dihubungkan dengan asal = dihapus, dan dengan yosef = Ia menambah. |
| (0.24931461904762) | (Ul 27:11) | (jerusalem) Dalam bagian ini ada dua upacara tergabung: 1. Ula 27:12-13: suku-suku Israel dijadikan dua kelompok, lalu bergilir mengucapkan kutuk dan berkat. tetapi sebagian teks asli dihilangkan dan diganti dengan upacara lain. 2. Ula 27:14-26: Orang Lewi mengucapkan dua belas kutuk yang masing-masing ditanggapi rakyat dengan seruan: Amin. Kutuk pertama dan yang kedua belas jelas berasal dari tradisi Ulangan, sedangkan kesepuluh kutuk yang lain merumuskan larangan-larangan tua yang terdapat juga dalam Kitab Perjanjian dan dalam lapisan tertua kitab Ima 18. |
| (0.24931461904762) | (Hak 19:11) | (jerusalem) Di Gibea, sebuah kota suku Benyamin, orang Lewi itu hanya mendapat tumpangan pada seorang dari suku Efraim, Hak 19:16. Orang itu tersedia menepati kewajibannya sebagai tuan rumah terhadap tamu sampai mengorbankan anak perempuannya, Hak 19:24. Sebaliknya, orang Benyamin, penduduk kota itu, melanggar kewajiban terhadap seorang tamu, Hak 19:15, dan berlaku keji. Cerita ini (yang berasal dari suku Yehuda) sebenarnya menentang raja Saul yang menjadikan Gibea ibu kotanya. Ceritera ini agak serupa dengan ceritera tentang Lot, Kej 19:1-11. |
| (0.24931461904762) | (1Taw 6:1) | (jerusalem: Anak-anak Lewi) Kebanyakan daftar-daftar panjang yang termuat dalam bab 6 ini adalah tambahan. Daftar-daftar itu disusun berdasarkan Alkitab, sumber-sumber yang tidak kita kenal dan penggabungan semau-maunya. Kitab Tawarikh yang asli kiranya hanya memuat 1Ta 6:16-19,49-53 |
| (0.24931461904762) | (1Taw 15:1) | (jerusalem) Dalam 1Ta 15:25 si Muwarikh kembali menuruti 2Samuel. Kitab Tawarikh semula rupanya hanya memuat 1Ta 15:1-3,11-15, yaitu didirikan sebuah kemah untuk mengurangi tabut perjanjian dan hukum kitab Imamat mengenai cara tabut itu harus diangkut. Karena hukum itu dilanggar maka Peres-Uza dahulu mengamali nasib malang, 1Ta 13:9 dst. kemudian berbagai tambahan diselipkan, yaitu: sebuah daftar imam-orang Lewi, 1Ta 15:4-10, sebuah catatan mengenai orkes yang sedang mengiringi tabut perjanjian, 1Ta 15:16-24. |
| (0.24931461904762) | (1Taw 27:16) | (jerusalem: suku-suku Israel) Mungkin sekali Daud mempertahankan suku-suku lama dalam tata negaranya. Namun demikian daftar ini sendiri dibuat-buat saja. Daftar ini sesuai dengan urutan anak-anak Yakub seperti yang terdapat dalam 1Ta 2:1-2. Disebutkan suku Ruben. Simeon dan Lewi. Tetapi pada masa Daud suku-suku itu tidak ada lagi sebagai suku tersendiri. Selebihnya daftar ini membagikan bani Yusuf menjadi tiga suku, yaitu Efraim dan kedua bagian suku Manasye. Supaya jumlah suku tetap dua belas, maka daftar ini tidak menyebutkan Gad dan Asyer. |
| (0.24931461904762) | (2Taw 23:1) | (jerusalem) Kisah 2Ra 11:4-16 oleh si Muwarikh disadur dan ditambahi. Perubahan dan tambahan itu menyatakan isi hari si Muwarikh: pasukan sewaan asing yang mengawal raja menurut 2Raja-raja diganti dengan orang Israel: rakyat tinggal di pelataran sehingga seluruh aksi dilakukan orang Lewi yang menurut si Muwarikh bertugas menjaga bait Allah; segala sesuatu dilakukan menurut "peraturan TUHAN", 2Ta 6, artinya: sesuai dengan aturan kitab Hukum Para Imam. Dengan demikian penggeseran ratu menjadi ibadat, sebuah liturgi yang amat digemari si Muwarikh. Sebuah gagasan lain yang penting bagi si Muwarikh tampil dalam 2Ta 23:3; keturunan Daud terus harus memerintah. |
| (0.24931461904762) | (2Taw 35:7) | (jerusalem) Dengan panjang lebar dan secara terperinci si Muwarikh berceritera mengenai perayaan Paskah yang hanya tersinggung dalam 2Ra 23:21. Upacara dilangsungkan sesuai dengan tata upacara yang termaktub dalam Ula 16, tetapi ada beberapa tambahan yang agaknya diambil si Muwarikh dari tata upacara yang berlaku di zamannya sendiri. Orang-orang Lewi memegang peranan utama dalam upacara ini. Korban Paskah di sini disertai korban bakaran dan korban-korban keselamatan (bdk lembu-lembu dalam 2Ta 35:7,8,9; lihat 2Ta 35:12,14,16). |
| (0.24931461904762) | (Mzm 42:1) | (jerusalem: Kerinduan kepada Allah) Dua mazmur ini sebenarnya hanya satu lagu. Ia berupa ratapan oleh seorang (dari kalangan kaum Lewi?) atau seluruh umat yang diusir dan dibuang dari tanah airnya dan karenanya jauh dari kehadiran Allah dalam baitNya. Pemazmur (umat) tinggal di pembuangan dan mengucapkan kerinduannya kepada bait Allah. Ia mohon supaya diperbolehkan pulang untuk turut serta dalam ibadat di bait Allah. Nyanyian ini terbagi atas tiga bagian oleh semacam ulangan, Maz 42:5,11; 43:5. |
| (0.24931461904762) | (Hag 2:23) | (jerusalem: mengambil engkau) Ungkapan ini berarti bahwa Zerubabel dipilih oleh Allah dan diberi tugas penting dalam sejarah penyelamat. Begitulah Allah mengambil, Yos 24:3, orang Lewi. Bil 3:12, dan Daud, 2Sa 7:8. Zerubabel adalah keturunan Daud dan dirinya melanjutkan pengharapan akan Mesias-Raja, bdk 2Sa 7:1+; Yes 7:14+. Diri Zerubabel menjadi titik pengental pengharapan dahulu. Bdk Zak 6:12 |



pada halaman