Teks Tafsiran/Catatan Daftar Ayat
 
Hasil pencarian 61 - 80 dari 246 ayat untuk Lewi (0.001 detik)
Pindah ke halaman: Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Selanjutnya
Urutkan berdasar: Relevansi | Kitab
  Boks Temuan
(0.42) (1Taw 18:17) (jerusalem: anak-anak Daud) Menurut 2Sa 8:18+ anak-anak Daud adalah imam. Tetapi di zaman si Muwarikh orang tidak dapat menerima bahwa seseorang yang bukan keturunan Lewi menjabat imam.
(0.42) (1Taw 21:5) (jerusalem: sejuta seratus ribu...) Angka-angka dalam ayat ini berbeda dengan yang tercantum dalam 2Sa 24; bdk 1Ta 27:24+. Suku Lewi tidak turut dihitung, seperti juga dalam Bil 1 dilewatkan.
(0.42) (1Taw 23:29) (jerusalem: sukatan dan ukuran) Orang Lewi bukannya pengawas sukatan dan ukuran pada umumnya, tetapi mereka bertugas mengawasi korban-korban, sehingga beratnya dsb sesuai dengan apa yang ditetapkan tata upacara.
(0.42) (1Taw 26:29) (jerusalem: tugas luar) Bdk Neh 11:16. Tugas itu ialah tugas negara yang oleh raja dipercayakan kepada orang-orang Lewi, 1Ta 26:30,32. Bdk 2Ta 19:4-11.
(0.42) (Ezr 2:41) (jerusalem: para penyanyi) Di sini para penyanyi tidak termasuk kalangan orang Lewi, sedangkan dalam Ezr 3:10 termasuk kalangan mereka. Di sini hanya disebut satu kelompok penyanyi, padahal dalam 1Ta 6:33 dst terbilang tiga kelompok.
(0.42) (Neh 7:1) (jerusalem) Ayat ini adalah tambahan. Penunggu-penunggu pintu gerbang kota disamakan dengan penunggu-penunggu pintu gerbang bait Allah. Biasanya orang Lewi dan penyanyi disebutkan bersama penunggu-penunggu pintu gerbang bait Allah, Neh 7:43-45.
(0.42) (Mzm 61:5) (jerusalem: telah mendengarkan) Pendoa yakin bahwa permohonannya dikabulkan, bdk Maz 56:13; 68:29. Karena itu ia berkata seolah-olah sudah terjadi
(0.42) (Luk 10:31) (jerusalem) Di sini diperlawankan mereka yang di Israel paling wajib menepati perintah kasih kepada sesama (imam, orang Lewi) dan orang asing dan bidaah (orang Samaria) yang dari padanya orang hanya dapat menantikan kebencian saja.
(0.42) (Ibr 9:22) (jerusalem: segala sesuatu disucikan) Misalnya mezbah, Ima 8:15; 16:19, para imam, Ima 8:24,30, kaum Lewi, Bil 8:15, umat yang berdosa, Ima 9:15-18, ibu, Ima 12:7-8, dll.
(0.41) (Bil 18:1) (full: MENANGGUNG AKIBAT SETIAP KESALAHAN. )

Nas : Bil 18:1

Para imam dan suku Lewi dianggap bertanggung jawab atas setiap penajisan Kemah Suci Tuhan. Mereka harus sangat berhati-hati dalam melayani Allah dan melakukan apa yang diminta Tuhan (bd. Im 10:7).

(0.41) (Bil 18:8) (full: PEMELIHARAAN PERSEMBAHAN-PERSEMBAHAN. )

Nas : Bil 18:8

Allah menetapkan bahwa para imam dan suku Lewi disokong melalui persembahan bangsa itu (ayat Bil 18:8-24). Demikian pula, mereka yang dewasa ini melayani harus disokong oleh persembahan orang-orang yang dilayani (1Kor 9:13-14).

(0.41) (Hak 17:7) (jerusalem: dari kaum Yehuda) Kecuali kalau "orang Lewi" di sini nama tugas dan tidak menunjuk orang sebagai anggota suku para imam (dalam Hak 16:30 jelas dikatakan bahwa keturunan orang itu termasuk suku para imam). tidak mungkin orang muda dari Betlehem itu adalah baik orang Lewi maupun "dari kaum Yehuda". Tetapi ia dapat berkediaman di Betlehem sebagai "orang asing yang menetap", Kel 12:48+.
(0.41) (1Taw 23:3) (jerusalem: Lalu dihitunglah orang Lewi) 1Ta 23:3-27:34 adalah sebuah tambahan pada kitab Tawarikh. Ini memang memutuskan kisah: 1Ta 23:1 secara wajar di teruskan dalam 1Ta 28:2,23:2 berupa sebuah peralihan yang sudah berkata mengenai para imam dan orang Lewi yang dibicarakan dalam tambahan itu
(0.41) (2Taw 5:4) (jerusalem: orang-orang Lewi) 1Ra 8:3 berkata tentang imam-imam. Tetapi si Muwarikh ingat akan Bil 1:50 dst (bdk 1Ta 15:2). Dalam 2Ta 4:5 (menurut naskah Ibrani) dikatakan sesuai dengan istilah kitab Ulangan: imam-imam orang Lewi. Begitu kedua tradisi itu dipersatukan. Bdk 2Ta 23:18 (naskah Ibrani); 2Ta 30:27.
(0.41) (2Taw 17:7) (jerusalem: ia mengutus beberapa pembesarnya) Rombongan yang diutus itu mencakup lima orang awam, delapan orang Lewi dan dua orang imam. Tugas mereka ialah mengajar hukum taurat, 2Ta 17:9. Hal semacam itu sukar dimengerti pada masa Yosafat, tetapi sesuai dengan keadaan pada masa Yosafat, tetapi sesuai dengan keadaan pada zaman si Muwarikh sendiri. Pada masa itu orang Lewi memang bertugas mengajar agama dan begitu sudah mulai disiapkan peranan rumah ibadat (sinagoga) dan para Ahli Taurat/Kitab.
(0.39) (1Taw 6:1) (sh: Ibadah yang istimewa (Minggu, 27 Januari 2002))
Ibadah yang istimewa

Ibadah yang istimewa. Silsilah suku Lewi ada di tengah-tengah deretan silsilah (ayat 2:1-9:1a). Ini menyatakan bahwa, selain lembaga kerajaan, ibadah amat penting, seperti pada zaman Musa (Bil. 2).

Silsilah dimulai dengan keluarga imam besar (ayat 1-15). Keturunan Lewi disempitkan pada Kehat (ayat 2), Amram (ayat 3), Eleazar (ayat 4a), dan Pinehas (ayat 4b). Hanya Pinehas yang mewakili garis keturunan imam besar (ayat 4b-15). Ada 2 komentar yang diberikan. Pertama, Yohanan adalah imam di Bait Allah Salomo (ayat 10). Penyebutan Bait Salomo penting karena: [1] Polanya harus ditegakkan kembali setelah pembuangan, dan [2] Hanya keturunan ini yang sungguh-sungguh keturunan imam besar yang sejati. Kedua, Yozadak diangkut ke Babel (ayat 15). Yozadak adalah ayah Yosua. Yosua adalah imam besar dalam program pembangunan Zerubabel, dan ia menggantikan imam-imam Lewi sebelumnya. Penempatan Yozadak di akhir silsilah imam besar mengokohkan posisi Yosua.

Berikutnya didaftarkan tugas-tugas kaum Lewi (ayat 16-47). Ayat 16-30 mendaftarkan kaum Lewi yang biasa dalam 2 daftar yang sejajar: [1] Anak-anak dari generasi kedua (ayat 16-19a), [2] Penjabaran sampai 7 generasi (ayat 19b-30). Penyebutan Elkana (ayat 25) dan Samuel (ayat 27-28) menyoroti orang yang mengurapi Daud menjadi raja (ayat 1Sam. 16:12-13). Dalam 1Sam. 1:1, Elkana disebut sebagai orang Efraim. Namun, di sini jelas bahwa Elkana dan Samuel adalah keturunan Lewi yang tinggal di antara kaum Efraim. Penyebutan Samuel menunjukkan bahwa silsilah ini merentang sampai masa Daud. Jika ini benar, penugasan oleh Daud bagi kaum Lewi dianggap tetap berlaku untuk komunitas pascapembuangan.

Renungkan: Tempatkan ibadah kepada Allah sebagai pusat kehidupan Anda. Di sanalah harapan dan pemulihan mengalir.

(0.39) (Ibr 7:11) (sh: Karena Pelayanan-Nya Sempurna (Kamis, 29 Juni 2023))
Karena Pelayanan-Nya Sempurna

Pada bacaan sebelumnya, penulis Surat Ibrani telah memberikan argumen awal yang mendukung keunggulan keimaman Yesus atas semua imam besar Yahudi. Pada bacaan hari ini keunggulan itu dijabarkan dengan lebih lengkap.

Kesempurnaan tidak dapat dicapai melalui keimaman suku Lewi yang mengikuti aturan Harun (11). Imam-imam Lewi (termasuk imam besar) masih dapat berdosa dan dipenuhi kelemahan (28). Durasi pelayanan mereka terbatas sesuai dengan usia mereka yang terbatas (23).

Untuk dapat mencapai kesempurnaan, diperlukan model keimaman yang lain, yang bebas dari dosa dan tidak terbatas waktu. Yesus adalah Imam Besar yang memenuhi aturan Melkisedek (15-16). Ia kudus dan kekal. Karena itu, Ia sanggup menyelamatkan semua orang percaya dari segala zaman (24-25).

Firman hari ini mengajak kita merenungkan keterbatasan dari setiap pelayanan manusia. Para hamba Tuhan harus menyadari betapa fana dan terbatasnya pelayanan mereka. Sesungguhnya, tidak ada pendeta, penginjil, penatua, atau diaken yang dapat mencapai standar Allah. Jangan kita merasa hebat! Meski jangkauan pelayanan kita sampai ke level internasional, kemampuan finansial gereja kita kuat, dan pengetahuan kita teruji secara akademis, pelayanan kita tetap mengandung kelemahan dan kekurangan. Kenyataan ini seharusnya membuat semua hamba Tuhan merasa "miskin" di hadapan Allah (Mat. 5:3).

Di sisi lain, kebenaran bahwa Kristus adalah Imam Besar di surga melambungkan kepercayaan diri hamba Tuhan. Pelayanan-Nya yang sempurna menutupi pelayanan kita yang tidak sempurna. Meski kita penuh kelemahan dan kekurangan, Tuhan berkenan memakai kita. Meski belum menghasilkan buah, Ia akan terus menguatkan dan memampukan kita. Masihkah kita beralasan untuk bersyukur?

Marilah bersyukur untuk setiap pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita. Ini bukan soal hebatnya pelayanan siapa, tetapi hebatnya Tuhan yang berada di balik setiap pelayanan kita. [PHM]

(0.38) (1Taw 6:1) (sh: Pusaka yang istimewa (Selasa, 29 Januari 2002))
Pusaka yang istimewa

Pusaka yang istimewa. Setelah berbicara tentang keturunan imam-imam besar, penulis Tawarikh menutup penjabaran silsilah kaum Lewi dengan mendaftarkan tempat-tempat kediaman yang dibagi-bagikan kepada bermacam-macam kaum Lewi (ayat 54-81). Penulis Tawarikh mendapatkan sumber daftarnya dari Yosua 21:4-39, dan membagi daftar tersebut ke dalam 3 bagian. Pertama-tama muncul daftar kediaman keturunan Harun (ayat 54-60). Setelah itu, 2 daftar yang sejajar muncul dalam ayat 1Tawarikh 6:61-65 dan 1Tawarikh 6:66-81. Keduanya berisi catatan tentang pembagian kepada bani Kehat (ayat 61,66-70), kepada bani Gerson (ayat 62,71-76), dan kepada bani Merari (ayat 63,77-81).

Penulis Tawarikh paling tidak memiliki 2 alasan untuk memasukkan detail-detail ini. Pertama, kebanyakan dari tempat-tempat yang disebutkan di sini berada di luar batas provinsi komunitas pascapembuangan di Yehuda. Penyebutan tempat-tempat tersebut mengungkapkan perhatian penulis Tawarikh terhadap perluasan wilayah dari komunitas yang sedang memulihkan dirinya itu. Penulis Tawarikh mendorong kaum Lewi agar tetap memiliki harapan tentang pemilikan kembali tanah mereka yang sebelumnya telah diambil dengan paksa oleh kekuatan-kekuatan asing.

Kedua, penulis Tawarikh juga memerintahkan semua suku untuk mengingat kewajiban mereka kepada suku Lewi. Menurut peraturan Musa, keturunan Lewi menerima bagian-bagian tanah yang berada di dalam batas milik suku-suku lain (lih. Im. 25:32-34; Bil. 35:1-5; Yos. 21:1-3). Pembagian milik pusaka ini datang dari Allah, meskipun didapatkan melalui undi (ayat 54). Lebih lanjut, milik pusaka ini memungkinkan orang-orang Lewi untuk menghidupi dan memenuhi kebutuhan keluarga mereka sendiri. Sebagaimana waktu dulu orang-orang Israel harus memberikan kota-kota dan tanah-tanah penggembalaan mereka kepada orang-orang Lewi (ayat 64), komunitas pascapembuangan pun harus menghormati orang-orang Lewi dengan cara yang sama.

Renungkan: Ada orang-orang yang dipanggil untuk menjadi hamba-hamba Tuhan seperti orang-orang Lewi. Keperluan hidup mereka bergantung dari anugerah Tuhan melalui jemaat-Nya. Perhatikanlah kesejahteraan hamba-hamba Tuhan di gereja Anda!

(0.36) (Kej 49:7) (full: TERKUTUKLAH KEMARAHAN MEREKA. )

Nas : Kej 49:7

Kutukan Yakub atas Simeon dan Lewi (ayat Kej 49:5-7) tergantung pada tindakan mereka, sebagaimana halnya semua berkat dan kutuk dalam pasal ini. Karena sikap berpihak kepada Allah yang ditunjukkan suku Lewi (yaitu keluarga Lewi) dalam peristiwa anak lembu emas, kutukan ini dihapuskan dan kedudukan yang terhormat dan berkat diberikan kepada mereka (Kel 32:26-29; Im 25:32-33; Ul 10:8; 33:8-11) -- ini menunjukkan bahwa kutukan atas seorang ayah dan keluarganya dapat dihapuskan dan disingkirkan oleh pertobatan dan iman anak-anaknya (Im 26:39-42; 2Taw 30:7-9; Yer 31:29-30; Yeh 18:1-9).

(0.36) (Bil 3:14) (sh: Kehidupan rohani umat-Nya (Minggu, 8 Agustus 1999))
Kehidupan rohani umat-Nya

Kehidupan rohani umat-Nya Pemilihan dan penetapan orang Lewi. Melalui pemilihan dan penetapan orang Lewi sebagai imam, Allah memperlihatkan bahwa kehidupan rohani bangsa Israel adalah prioritas utama Allah. Pencatatan berdasarkan "puak" mempunyai beberapa pengertian: (1) bukan berarti bani Israel yang lain tidak dipakai oleh Tuhan; (2) setiap anak Tuhan bertanggungjawab sesuai dengan kepercayaan yang telah Tuhan berikan kepadanya. Orang-orang yang telah dipilih Tuhan itu harus mampu mencerminkan kekudusan bukan saja dalam tindakan moral, tetapi juga dalam kegiatan praktis. Kekudusan Allah tampak dalam sikap disiplin dan keteraturan kerja.

Dikhususkan dan diberi hak istimewa. Orang Lewi dipilih untuk dikhususkan bagi Tuhan. Hidup mereka pun harus kudus dan berkenan di hadapan Tuhan. Tugas orang Lewi tidak dapat digantikan oleh suku lain. Hal ini bukan berarti orang Lewi memiliki kedudukan lebih tinggi dari suku lain. Sama sekali tidak! Pengkhususan ini menyatakan bahwa Tuhan mengutamakan ibadah yang serius, maka harus ada yang khusus menangani pelayanan ini. Tuhan juga menginginkan ibadah Gereja saat ini dilakukan dengan sungguh-sungguh, di mana jemaat dapat merasakan kehadiran dan kuasa-Nya.

Kualitas kehidupan rohani. Melalui tindakan Allah di atas, kita dapat melihat bahwa Allah rindu umat-Nya memiliki pengertian yang benar tentang ibadah dan bertumbuh dalam kualitas kehidupan rohani yang sehat. Allah tahu benar kebebalan hati umat-Nya, tetapi dalam anugerah kasih-Nya, Ia memakai orang Lewi sebagai imam, pengantara antara Dia dan umat-Nya. Kristen adalah umat-Nya yang telah dipilih dan ditebus-Nya. Bagaimana kehidupan ibadah dan kualitas rohani umat-Nya kini? Melalui para hamba-Nya, Tuhan senantiasa menyatakan diri sebagai Allah yang layak disembah. Pengenalan akan Allah menolong kita sebagai umat-Nya untuk hidup beribadah dan memiliki kualitas rohani yang bertumbuh.

Doa: Ya Tuhan, jadikan Kristen umat-Mu yang beribadah dan memiliki kualitas rohani.



TIP #22: Untuk membuka tautan pada Boks Temuan di jendela baru, gunakan klik kanan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.05 detik
dipersembahkan oleh YLSA