| (0.09) | (Mat 26:1) |
(sh: Jalan derita mulai ditempuh oleh Yesus (Kamis, 5 April 2001)) Jalan derita mulai ditempuh oleh YesusJalan derita mulai ditempuh oleh Yesus. Pada 2 pasal sebelumnya, Tuhan Yesus mengajarkan melalui perumpamaan dan penjelasan tentang apa yang terjadi kelak bila Ia datang kembali dalam kemuliaan- Nya. Ia akan memutuskan dengan adil dan memberikan hidup kekal kepada yang setia. Agar hidup kekal dapat dikaruniakan kepada murid-murid-Nya, Ia harus menjalani penderitaan. Mulai pasal ini Matius memaparkan penderitaan-penderitaan yang dialami oleh Yesus dan berakhir dengan kemenangan-Nya. Pasal 26 diawali dengan oposisi yang harus dihadapi oleh Yesus dari para imam kepala dan tua-tua bangsa-Nya sendiri. Oposisi mereka ini akan menggiring Yesus untuk disalibkan. Gerakan di bawah tanah ini didukung oleh Yudas Iskariot, salah seorang murid Yesus. Ia akan mencari strategi teraman untuk menyerahkan Yesus kepada musuh- Nya dengan imbalan 30 uang perak. Di antara 2 bagian yang menceritakan tentang derita Yesus, Matius menuliskan peristiwa yang sangat bertolak belakang, yaitu hadirnya seorang perempuan di rumah Simon si kusta tempat Yesus berada. Ia datang untuk mencurahkan minyak yang sangat mahal ke atas kepala Yesus. Respons tidak setuju dengan alasan pemborosan segera bermunculan dari para murid. Namun Tuhan Yesus memakai kesempatan itu untuk menggambarkan apa yang bakal terjadi pada Dia sebentar lagi, yakni kematian- Nya. Ia memuji sikap perempuan yang menghormati, menghargai, dan tahu siapa diri-Nya yang layak menerima hormat dan pujaan. Apa yang dilakukan perempuan itu adalah yang terbaik dan termahal bagi yang Termulia dalam hidupnya. Dari apa yang diperbuatnya memperlihatkan bahwa Anak Manusia yang sebentar lagi akan mengalami penderitaan dan mati dikuburkan memang layak menerima penghormatan yang diwakili oleh perempuan tersebut. Matius menunjukkan bahwa Yesus, Anak Manusia yang mulia harus menderita demi manusia yang menolak dan membenci Dia. Ia tahu secara pasti apa yang bakal terjadi dalam perjalanan hidup-Nya 2 hari lagi saat Paskah akan dirayakan oleh bangsa Yahudi. Meskipun sebagai Anak Manusia Ia harus menderita, Ia adalah anak Allah yang mulia. Renungkan: Penderitaan Anak Manusia adalah jalan menuju kemenangan yang agung dan mulia dan kematian-Nya adalah cara untuk memberikan kehidupan kekal bagi kita yang percaya. |
| (0.09) | (Luk 18:18) |
(sh: Apakah yang terutama dalam hidup ini? (Kamis, 6 April 2000)) Apakah yang terutama dalam hidup ini?Apakah yang terutama dalam hidup ini? Ini tampaknya merupakan strategi yang dijalankan oleh orang kaya dalam bacaan kita hari ini. Di hadapan masyarakat umum, ia mempunyai kehidupan moralitas yang tidak tercela karena ia telah mentaati Hukum Taurat yang berbicara tentang hubungan antar manusia (ayat 20). Sebagai pengusaha ia bersih luar dan dalam. Sebagai anak pun ia termasuk anak yang berbakti kepada orang-tua. Kehidupan moralitas yang mengagumkan ini bukan baru dijalani satu atau dua tahun. Sebaliknya ia telah menjalani kehidupan untuk waktu yang lama. Kesetiaan dan ketahanujiannya sudah terbukti. Apa yang orang kaya lakukan ini, bagi Allah tidaklah cukup. Allah masih menuntut kesempurnaan dalam menaati Hukum Taurat. Dalam hal ini si orang kaya itu masih belum mengungkapkan ketaatannya terhadap hukum yang pertama dan yang utama. Kualitas hubungan dengan Allah yang dituntutNya tidak sekadar suatu ketaatan agama seperti memberikan persembahan korban tiap bulan, bahkan tiap hari. Lebih lagi, Allah menuntut tempat terutama di dalam hati, jiwa, dan pikiran seseorang. Perintah Yesus kepada orang kaya itu untuk menjual seluruh hartanya, membagi-bagikan kepada orang miskin, dan mengikut Tuhan merupakan suatu ujian untuk mengetahui dimanakah orang kaya itu menempatkan hati, jiwa, dan pikirannya. Dari perintah itu terungkaplah bahwa ia tidak menempatkan Allah pada porsi utama dalam hidupnya. Bahkan bagi dirinya, nilai hidup kekal yang ia ingin dapatkan tidak lebih besar dari kekayaan yang ia miliki. Melalui ujian itu terungkaplah bahwa ia tidak sungguh- sungguh secara utuh menggenapi Hukum Taurat Padahal Allah menuntun ketaatan yang sempurna. Karena itulah murid-murid bertanya siapakah yang dapat diselamatkan. Yesus meresponi pertanyaan murid-murid-Nya dengan menegaskan bahwa bagi Allah tidak ada yang mustahil. Bahkan Dia menambahkan bahwa ada banyak hal-hal lain yang jauh melebihi dari apa yang pernah mereka miliki baik di dunia ini maupun di dunia yang akan datang yang akan mereka terima (ayat 30). Itu semua dimungkinkan karena kuasa Allah. Renungkan: Allah telah membuat ketidakmungkinan menjadi kemungkinan melalui kasih-Nya yang melampaui segala kemungkinan yang dapat dipikirkan manusia. |
| (0.09) | (Luk 22:7) |
(sh: Persiapan yang matang dan waktu yang tepat (Sabtu, 15 April 2000)) Persiapan yang matang dan waktu yang tepatPersiapan yang matang dan waktu yang tepat. Kristus kembali membuat persiapan untuk memasuki Yerusalem dengan mengirimkan dua murid-Nya kepada orang yang "tak dikenal" (10- 13). Ia menyuruh kedua murid itu untuk meminjam ruangan sebagai tempat jamuan Paskah bersama. Jamuan Paskah itu harus dilakukan pada waktu malam. Secara manusiawi waktu malam adalah waktu yang sangat berbahaya bagi-Nya. Selama di Yerusalem, bila malam tiba dan kerumunan orang banyak yang mengikuti-Nya bubar, Yesus pergi bermalam di Bukit Zaitun, dan baru siang harinya Ia pergi ke Bait Allah untuk mengajar (21:37-38). Hal ini dilakukan untuk menghindari penangkapan sebelum waktunya tiba. Oleh karena itu Ia masuk ke Yerusalem pada waktu malam dan tempat di mana Ia akan makan Paskah harus dirahasiakan. Sebetulnya ini merupakan kejanggalan besar karena Yerusalem adalah kota Allah, namun sekarang sudah menjadi pusat pemberontakan manusia terhadap Allah. Ketika waktunya tiba, Ia duduk bersama murid-murid-Nya untuk makan Paskah. Kita bisa melihat betapa semuanya berjalan tepat sesuai dengan apa yang sudah Allah rencanakan. Ini semua menunjukkan bahwa jika Mesias harus menderita, ini bukan karena kecelakaan atau sesuatu yang belum pernah dikatakan sebelumnya. Sebaliknya ini semua sudah dinubuatkan sebelum dunia dijadikan (1Ptr. 1:20). Hal itu merupakan waktu yang tepat bagi Allah untuk menggenapi janji penebusan bagi umat manusia, karena persiapan akhir sudah dikerjakan dengan serius. Yesus rindu makan Paskah sebelum janji Paskah itu digenapi. Ini berarti pula bahwa penetapan Perjanjian yang Baru berdasarkan darah Kristus dilaksanakan (ayat 19-20). Umat Allah yang baru akan segera dipilih dan Iblis dihancurkan. Dari rencana dan pelaksanaan yang sangat tepat waktu menunjukkan bahwa si Perencana adalah Pribadi Yang Agung dan Berdaulat penuh, sehingga tidak ada halangan berarti yang dapat menggagalkan rencana-Nya. Allah sangat serius terhadap keselamatan umat manusia. Renungkan: Karena itu Kristen harus menjalani kehidupan ini dengan serius dan dengan rencana dan tujuan yang matang agar hidup yang kita miliki berdasarkan anugerah-Nya, berpadanan dengan karya penebusan-Nya. |
| (0.09) | (Yoh 16:16) |
(sh: Duka jadi suka (Rabu, 12 Maret 2008)) Duka jadi sukaJudul: Duka jadi suka
Yesus mempersiapkan murid-murid-Nya. Ia berkata bahwa mereka akan
mengalami kesedihan yang teramat dalam setelah kematian-Nya.
Pada saat yang sama, orang-orang yang telah menyalibkan Yesus
justru akan bersukacita karena kematian Dia. Hari kematian Yesus
bagaikan hari kemenangan bagi mereka. Namun kesedihan para murid
tidak akan lama. Dukacita mereka akan berubah menjadi sukacita.
Betapa besarnya sukacita yang akan dialami para murid ketika
mereka tahu bahwa Yesus telah bangkit dari kematian ( Banyak orang mengharapkan sukacita, tetapi tidak ingin mengalami dukacita dulu untuk memperoleh sukacita itu. Namun jika sukacita yang dimaksud Yesus adalah dukacita yang ditransformasi Allah menjadi sukacita, maka murid Kristus harus menanggung dukacita dulu, baru mengalami sukacita. Kebenaran ini digambarkan Yesus seperti seorang ibu yang akan melahirkan bayinya (ayat 21). Si ibu harus menanggung rasa sakit lebih dulu saat melahirkan. Sesudah itu, ia dapat bersukacita, yakni saat ia melihat dan menggendong bayinya. Seperti itulah derita dan kesedihan dalam hidup murid-murid Tuhan. Ada rasa sakit untuk seketika waktu lamanya, tetapi rasa sakit itu ditransformasi ke dalam sukacita kekal (band. 2Kor. 4:16-18). Sukacita kita sebagai orang Kristen bukan ditemukan dalam kepemilikan segala sesuatu yang kita inginkan. Seharusnya kita bersukacita karena kita membutuhkan Allah dan mengalami bagaimana hidup kita dipuaskan oleh Dia. Sukacita semacam itu adalah sukacita kekal, yang hanya dapat kita miliki bila kita berpaut pada Kristus. |
| (0.09) | (Kis 19:21) |
(sh: Pertobatan sejati (Jumat, 23 Juni 2000)) Pertobatan sejatiPertobatan sejati. Di dalam dunia magis purba, mengenal nama adalah sangat vital, karena dengan mengenal nama sebuah pribadi yang sangat berkuasa maka ia bisa mendapatkan dan menggunakan kuasa dari si empunya nama itu. Karena itulah tukang jampi Yahudi sangat dipandang tinggi oleh mayarakat. Mereka tenar karena dianggap mengenal nama rahasia dari Allah yang Maha Kuasa. Ketenaran ini bersumber dari rasa hormat orang Yahudi terhadap nama pribadi Allah, YAHWEH, yang tidak pernah diucapkan secara terbuka oleh orang Yahudi yang saleh. Nampaknya, keluarga Skewa mempunyai kehidupan ekonomi yang baik sebagai tukang jampi. Ketika Paulus datang dan mulai membuat mukjizat penyembuhan dan pengusiran setan dengan memakai nama Yesus, keluarga Skewa memutuskan untuk memihak kepada nama yang dipandangnya lebih berkuasa dan dapat memberikan keuntungan lebih besar. Namun tindakan itu tidak menghasilkan apa-apa karena kuasa supranatural bukanlah dalam pengucapan nama Yesus. Berdasarkan jawaban orang yang dirasuk setan itu dapat ditegaskan bahwa hanya seseorang yang mempunyai hubungan pribadi dengan Kristus dan yang dengan rendah hati menyebut nama-Nya, yang mempunyai posisi yang tepat untuk melihat Allah berkarya mengusir roh-roh jahat. Hubungan pribadi dengan Kristus harus diwujudnyatakan melalui pertobatan sejati. Ciri-ciri pertobatan sejati adalah pengakuan dosa secara terbuka (18-19), perubahan yang konkrit walaupun itu harus dibayar dengan harga yang mahal termasuk di dalamnya harga diri yang mungkin dilecehkan karena mengakui aib di depan umum dan kehilangan materi dalam jumlah yang cukup besar (50.000 uang perak setara dengan 35.000 dollar). Dampak yang dihasilkan dari pertobatan sejati adalah firman Tuhan makin tersiar dan makin berkuasa. Pertobatan sejati seseorang mempunyai dampak nyata bagi masyarakat karena di dalamnya terkandung kekuatan dan merupakan sarana yang tepat bagi firman Tuhan untuk berkarya di dalam masyarakat. Renungkan: Banyak orang yang ingin ikut Kristus karena motivasi seperti anak-anak Skewa. Test paling dasar untuk mengetahui apakah Anda sudah bertobat dengan benar adalah apakah Anda rela untuk membayar dengan harga yang mahal sebagai konsekuensi atas tindakan Anda untuk meninggalkan cara hidup Anda yang lama. |
| (0.08) | (Mat 4:10) |
(full: IBLIS.
) Nas : Mat 4:10 Iblis (dalam bahasa Ibrani artinya "penuduh" atau "musuh") merupakan penghulu malaikat yang diciptakan dengan sempurna dan baik. Ia ditunjuk untuk melayani takhta Allah; namun sebelum dunia dijadikan, ia memberontak dan menjadi musuh besar Allah dan manusia (Yeh 28:12-15).
|
| (0.08) | (Why 17:1) |
(full: BERKATA KEPADAKU.
) Nas : Wahy 17:1 Pasal Wahy 7:1-18:24 melukiskan kejatuhan Babel yang besar.
|

