Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  4. Arkeologi >  III. Metode-Metode Para Arkeolog. > 
A. Stratigrafi. 
 sembunyikan teks

Stratigrafi mengadakan perbedaan yang cermat di antara berbagai lapisan (atau strata) yang didiami manusia. Lapisan-lapisan ini hanya diberi nomor secara berurutan (biasanya dengan angka Romawi) dari atas ke bawah, stratum yang teratas - yang paling belakangan - adalah "Stratum I" dan seterusnya. Jumlah lapisan (strata) di suatu tempat tertentu bisa berbeda-beda, demikian juga kedalaman tiap strata itu sendiri. Sebuah tel (gundukan reruntuhan dari sebuah kota purba) bisa saja mencapai 15 sampai 22 m di atas tanah murni dan di Mesopotamia gundukan-gundukan itu sering kali melebihi ketinggian itu. Kadang-kadang sebuah gundukan hampir terus-menerus diduduki selama ribuan tahun; dan jikalau sekarang masih diduduki, maka penggalian akan menjadi sangat sukar atau mustahil. Pada waktu lain, terjadi kesenjangan-kesenjangan yang lama dalam sejarah permukiman suatu tempat. Hal ini hanya dapat diketahui setelah penggalian yang saksama, meskipun penyelidikan pecahan-pecahan tembikar yang telah dihanyutkan dari lereng-lereng gundukan itu akan memberikan gambaran pendahuluan yang baik dari berbagai kebudayaan yang akan ditemukan dalam tel itu. Kadang-kadang berbagai strata itu akan dibedakan oleh lapisan-lapisan abu yang tebal atau reruntuhan kehancuran lainnya; kali lain hanya dibedakan oleh perbedaan dalam warna tanah atau kepadatan tanah. Jikalau sebuah gundukan tidak didiami untuk waktu yang lama, erosi dan perampokan situs itu mungkin mengacaukan stratum itu sama sekali. Orang-orang yang kemudian mendiami tempat itu sering kali menggali parit, waduk, dan terowongan jauh ke dalam strata yang lebih tua sehingga menambah masalah penggali masa kini.



TIP #07: Klik ikon untuk mendengarkan pasal yang sedang Anda tampilkan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA