Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac > 
24. Sastra Alkitab 
sembunyikan teks

Alkitab tidak terdiri atas satu buku saja, melainkan merupakan sebuah perpustakaan. Di dalamnya terdapat 66 kitab, yang ditulis selama jangka waktu berabad-abad. Allah mengilhami penulisan setiap kitab, tetapi Ia mengizinkan kepribadian masing-masing penulis dinyatakan melalui tulisan mereka. Dengan demikian, kitab-kitab di Alkitab ini ditulis dalam bermacam-macam gaya sastra.

Di Alkitab terdapat kitab-kitab syair, nubuat, sejarah, surat-surat, dan kitab apokaliptis. Di Alkitab juga terdapat banyak gaya menulis.

 I. Puisi.
sembunyikan teks

Puisi adalah satu bentuk yang sangat penting dari sastra alkitabiah. Kitab-kitab "puisi" di Alkitab - Mazmur, Ratapan, dan Kidung Agung - adalah puisi semuanya. Akan tetapi, puisi juga ditemukan di beberapa kitab lain di Alkitab, terutama dalam kitab-kitab hikmat dan nubuat. Sajak-sajak pun tersebar di sana sini dalam kitab-kitab sejarah; Theodore H. Robinson, seorang ahli Alkitab, menemukan hampir 50 sajak dalam 12 kitab yang pertama di Alkitab. Untuk uraian yang lebih terperinci dari sastra puisi dan hikmat di Alkitab, lihat "Puisi."

 II. Sastra Nubuat.
sembunyikan teks

Kitab Perjanjian Lama mengandung banyak sastra nubuat yang digolongkan oleh orang Yahudi sebagai: (1) nabi-nabi terdahulu - yaitu Yosua, Hakim-Hakim, Pertama dan Kedua Samuel, dan Pertama dan Kedua Raja-Raja, dan (2) nabi-nabi yang kemudian - Yesaya, Yeremia, Yehezkiel dan dua belas nabi, kecil. Kitab-kitab yang dinamakan "nabi-nabi terdahulu" adalah sejarah yang ditulis dari segi pandangan nubuat atau oleh nabi-nabi profesional. Namun, istilah "sastra nubuat" dalam artikel ini terutama berarti nabi-nabi yang kemudian ditambah kitab Daniel.

 III. Sejarah Perjanjian Lama.
sembunyikan teks

Sastra sejarah Perjanjian Lama mencakup kitab-kitab dari Kejadian sampai Ester, prolog dan epilog kitab Ayub, Yesaya 36-39, beberapa pasal dalam kitab Yeremia, dan Daniel 1-6.

 IV. Sejarah Perjanjian Baru.
sembunyikan teks

Para penulis Perjanjian Baru hidup pada suatu masa ketika kesenian sastra sejarah mulai berkembang. Para sejarawan Yunani dan Romawi telah meninggalkan kisah-kisah yang menarik dari kebudayaan mereka.

Akan tetapi, sejarah Perjanjian Baru lebih daripada sekadar suatu laporan budaya. Ini merupakan catatan mengenai interaksi Allah dengan umat manusia melalui kehidupan seorang dari Nazaret yang bernama Yesus.

 V. Surat-Surat.
sembunyikan teks

Sebagian besar Perjanjian Baru terdiri atas surat-surat yang dalam Alkitab bahasa Inggris disebut epistles,74 suatu bentuk sastra yang terkenal di antara orang Yunani kuno. Kami akan membahas kitab Ibrani bersama dengan surat-surat ini, meskipun kitab tersebut lebih merupakan sebuah risalat teologis daripada sepucuk surat.

 VI. Sastra Apokaliptik.
sembunyikan teks

Dalam pengertian yang paling luas, apokaliptik mencakup semua sastra agama yang penuh dengan visiun tentang Allah atau wahyu dari Allah mengenai kesudahan zaman jahat yang sekarang ini. Dalam arti ini, apokaliptik terdiri atas bagian-bagian tertentu dari kitab Yoel, Amos, Zakharia, Daniel 7-12, percakapan Yesus di Bukit Zaitun (Mat. 24-25), I Tesalonika 4:13 dst., kitab Wahyu, dan beberapa karya sastra di luar Alkitab.



TIP #16: Tampilan Pasal untuk mengeksplorasi pasal; Tampilan Ayat untuk menganalisa ayat; Multi Ayat/Kutipan untuk menampilkan daftar ayat. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA