Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  12. Geografi Palestina >  V. Galilea. > 
C. Danau Galilea. 
 sembunyikan teks

Banyak orang berpikir tentang tempat ini sebagai sekumpulan air yang luas. Sebenarnya, Danau Galilea hanya sebuah danau di bawah permukaan laut, dan tidak begitu besar. Bentuknya hampir seperti buah per, perairannya hanya 10 km. lebar dan 24 km. dari utara ke selatan. Dalamnya 39 sampai 47 m. dan permukaannya 206 m. di bawah permukaan laut. Kelilingnya sekitar 51 km. Di peta-peta Perjanjian Lama danau ini tercatat sebagai Danau Kineret. Kemudian disebut Danau Genesaret (Luk. 5:1), Danau Tiberias (Yoh. 6:1), atau paling sering Danau Galilea.

Pada zaman Perjanjian Lama wilayah suku Naftali, Zebulon, dan Isakhar berbatas kepada Danau Kineret. Wilayah-wilayah itu membentuk daerah Galilea, suatu bagian dari Kerajaan Utara. Di bawah pemerintahan Roma, propinsi-propinsi Galilea, Yehuda, dan Samaria termasuk kerajaan Herodes. Menurut dugaan, Herodes Agung telah melenyapkan para perampok dari Galilea dan membawa orang Yahudi untuk mendiami daerah utara ini. Dahulu daerah ini dikenal sebagai Galilea, "wilayah bangsa-bangsa lain" (Yes. 9:1), kini telah menjadi daerah Yahudi yang giat. Namun, penduduk Yudea tetap menghina orang Yahudi di Galilea. Betapapun Yesus melaksanakan bagian terbesar dari pelayanan-Nya di sekitar Danau Galilea.

Bukit-bukit curam menyusur sebagian besar garis pantai. Anak-anak sungai dekat Betsaida, Genesaret, dan Senabris menciptakan lembah-lembah subur yang diolah dan ditanami orang Israel. Mereka sering mendirikan desa-desa di atas bukit-bukit dan puncak gunung. Tebing-tebing Arbel di atas Magdala memberikan pemandangan luas dari daerah bagian utara danau itu. Peta membantu kita untuk membayangkan beberapa peristiwa yang terkenal di Perjanjian Baru.

"Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan" (Mat. 4:18).

Sekitar 3,5 km. di bagian barat Kapernaum terdapat Bukit Ucapan Bahagia, tempat Yesus telah menyampaikan Khotbah di Bukit (Mat. 5). Pada salah satu bukit ini Ia telah memberi makan 5.000 orang dengan beberapa roti dan ikan.

Ketika Nazaret menolak Yesus (Luk. 4:29-31), Ia menjadikan Kapernaum pusat pelayanan-Nya. Yesus mengajar dalam rumah ibadah mereka, mengadakan banyak mukjizat, dan kemudian mengadakan perjalanan untuk berkhotbah. Sesudah Kebangkitan-Nya, Ia kembali ke pantai Galilea.



TIP #19: Centang "Pencarian Tepat" pada Pencarian Universal untuk pencarian teks alkitab tanpa keluarga katanya. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA