Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  5. Agama dan Kebudayaan Penyembah Berhala >  III. Agama Penyembah Berhala Dalam Sastra. > 
D. Naskah-Naskah Ramalan. 
 sembunyikan teks

Naskah-naskah yang membicarakan ramalan merupakan golongan tunggal terbesar yang kedua dari sastra cuneiform Mesopotamia (sesudah naskah-naskah ekonomi). Pada tingkatnya yang paling dasar, ramalan adalah usaha untuk menguraikan kehendak para dewa dengan menggunakan berbagai teknik ilmu. gaib. Para penyembah berhala percaya bahwa mereka dapat menggunakan ketrampilan dan kecerdikan manusia untuk memperoleh pengetahuan dari para dewa mengenai situasi-situasi tertentu. Dalam perkataan Yehezkiel Kaufmann, seorang peramal adalah "seorang ilmuwan yang tidak memerlukan wahyu ilahi."33

Ramalan biasanya mengikuti cara induktif atau cara intuitif. Dalam cara induktif, si peramal mengamati berbagai kejadian dan kemudian menarik berbagai kesimpulan darinya. Cara yang paling umum ialah mengamati isi perut domba atau kambing yang telah disembelih. Para peramal biasanya mengamati hati (suatu teknik yang disebut hepatoskopi). Suatu formula ramalan yang khas mungkin berbunyi seperti ini, "Kalau hati itu berbentuk X, maka hasil pertempuran/penyakit/perjalanan itu akan seperti berikut . . . . "

Sistem yang khusus ini baik untuk raja dan orang kaya, tetapi untuk warganegara yang biasa diperlukan berbagai teknik yang lebih murah. Paling tidak ada setengah lusin teknik yang murah, seperti lecanolnancy (membiarkan tetes-tetes minyak jatuh ke dalam secangkir air dan memperhatikan gambar yang kelihatan) atau libanomancy (memperhatikan berbagai bentuk dari asap dupa).

Dalam jenis ramalan yang intuitif, si peramal kurang aktif: ia lebih banyak bertindak sebagai pengamat dan penafsir. Jenis ramalan intuitif yang paling terkenal adalah menafsirkan mimpi (oneiromancy). Cara ini telah menghasilkan sekumpulan sastra tafsiran mimpi yang berbunyi, "Kalau Anda bermimpi seperti itu, maka artinya . . . . " Cara-cara lain untuk meramal adalah naskah-naskah yang dikenal sebagai menologi dan hemerologi. Jenis yang pertama mencatat bulan-bulan dalam setahun dan memberi tahu bulan-bulan mana yang baik untuk jenis-jenis tugas tertentu. Jenis yang kedua mencatat kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan pada atau dijauhi untuk setiap hari dalam sebulan. Dari semua cara ini lahirlah astrologi.

Perjanjian Lama melarang semua teknik ramalan (bdg. Ul. 18:10; Im. 20:6; Yeh. 13:6-8). Alkitab menyebut ramalan itu suatu "kekejian"; karena alasan itulah maka di Israel tidak terdapat peramal profesional. Ramalan menaruh kepercayaan pada kebijaksanaan manusia dan hal itu merupakan penghinaan kepada Allah, karena mencerminkan keengganan untuk mempercayai penyataan kebenaran-Nya.



TIP #19: Centang "Pencarian Tepat" pada Pencarian Universal untuk pencarian teks alkitab tanpa keluarga katanya. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA