Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  4. Arkeologi >  IV. Kurun-Kurun Sejarah Purbakala. >  C. Zaman Perunggu. >  1. Zaman Perunggu Purba. > 
b. Tempat-Tempat Alkitabiah. 
sembunyikan teks

Para arkeolog telah menemukan beberapa situs Perunggu Purba yang mempunyai arti alkitabiah. Situs-situs ini meliputi Ai, Arad, Yerikho, Megido, dan Tirza. John Garstang menetapkan tempat tembok-tembok rangkap Yerikho (yang dihancurkan menjelang akhir Zaman Perunggu Purba) yang telah dikalahkan dengan begitu ajaib oleh Yosua. Dalam penggalian-penggalian yang kemudian, Kathleen Kenyon hanya menemukan sedikit sisa-sisa peninggalan dari kota yang dibangun pada Zaman Perunggu Akhir ini.

Tempat Ai et-Tell tetap kosong selama kurun waktu Perunggu Tengah dan Perunggu Akhir sesudah kota dari Zaman Perunggu Purba itu dihancurkan. Rupanya kota Ai yang disebut dalam Yosua 7-8 terletak di tempat lain di sekitarnya, tetapi para arkeolog tidak sepakat tentang letaknya kota itu. Kita menaruh perhatian pada tempat Ai di Zaman Perunggu Purba karena tempat sucinya terbagi atas tiga bagian, mirip dengan bait suci Salomo sekitar 1500 tahun kemudian. Sebuah mezbah ditemukan di tempat mahakudus di Ai dan banyak tulang binatang di seluruh tempat itu. Para arkeolog menggali sebuah kuil yang lebih sederhana dengan hanya dua ruangan (tanpa pelataran luar) di Tirza, yang kemudian menjadi salah satu ibu kota Kerajaan Utara. Di Megido tidak ditemukan kuil, tetapi ada sebuah tempat suci terbuka dengan tembok-tembok keliling sebuah mezbah - rupanya sejenis tempat penyembahan berhala yang disebut bamah atau "bukit pengorbanan" di Alkitab (bdg. Bil. 22:41; 33:52). Mezbah itu bundar, dengan garis tengah kira-kira 21 m dan tingginya 1,5 m, yang didekati dengan naik tujuh anak tangga. Alkitab melarang adanya tangga mezbah oleh sebab para imam akan menampakkan diri secara tidak senonoh bila mereka menaiki anak tangga itu (Kel. 20:26).

Para arkeolog juga menggali kuil-kuil di kota Arad dari Zaman Perunggu (dekat, tetapi tidak identik dengan kota Arad dari Zaman Besi yang kerap kali disebut di Alkitab). Arti penting dari pemukiman ini adalah sifat kota itu yang direncanakan dengan baik.

Kami harus menyebutkan dua tempat lain dari Zaman Perunggu purba yang tidak disebut oleh Alkitab (barangkali sebab tempat-tempat itu tidak didiami selama periode tersebut). Beth-Yerah (nama Arab: Khir bet el-Kerak) di pantai barat daya Danau Galilea, adalah sebuah pusat urban besar. Namanya digunakan untuk beberapa barang tembikar yang khas dari periode itu, yang bercirikan politur merah yang dah Sebuah tempat lain dekat sudut tenggara Laut Mati (dikenal hanya dengan nama Arabnya, Bab edh-Dhra) mempunyai reputasi yang aneh. Ini juga merupakan sebuah kota utama, tetapi "industrinya" yang utama adalah pemakaman. Para arkeolog menemukan sejumlah besar pemakaman bermacam-macam jenis, di pelbagai kuburan dan pusara. Pasti tempat itu merupakan tanah kuburan yang disukai untuk daerah yang luas. Oleh sebab sekarang daerah itu bersifat kersang dan sepi, mungkin yang diladeninya dahulu adalah "kota-kota di Lembah" (Sodom dan Gomora, dan lain-lain) di dekat Laut Mati, sebelum kota-kota itu dibinasakan.



TIP #02: Coba gunakan wildcards "*" atau "?" untuk hasil pencarian yang leb?h bai*. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA