Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  24. Sastra Alkitab >  IV. Sejarah Perjanjian Baru. >  A. Kitab-Kitab Injil. >  2. Ciri-ciri Sastra dari Kitab-Kitab Injil. > 
b. Markus. 
sembunyikan teks

Injil Markus terkenal karena beberapa aspek bahasanya. Kitab ini menggunakan lebih banyak kata Latin daripada Kitab-kitab Injil yang lain. Dalam beberapa hal, kitab ini bahkan menjelaskan sebuah kata Yunani dengan kata Latin (Mrk. 12:42; 15:16). Kitab ini juga mempunyai ciri bahasa Aram yang nyata. Bahasa Yunani dalam kitab ini kasar, ditandai oleh kalimat yang terputus-putus (mis., 2:10; 11:32), campur baurnya bentuk-bentuk kata kerja Yunani yang terjadi dalam bahasa sehari-hari, ucapan-ucapan yang disisipkan (mis., 3:30; 7:19), dan ungkapan-ungkapan populer. Beberapa ahli berpendapat hal ini menunjukkan bahwa Markus mencatat materinya sementara Petrus (yang orang Yahudi dan mengetahui bahasa Aram lebih baik daripada bahasa Yunani) berbicara di hadapan orang-orang Roma.

Injil ini bergerak maju dengan lebih cepat daripada Injil-injil yang lain. Namun, Markus tidak berhemat dengan detail-detail kisahnya. Sebenarnya, bila ketiga Injil sinoptis (Matius, Markus, dan Lukas) semuanya melaporkan sebuah kejadian, biasanya Markus memberikan lebih banyak detail daripada yang lain. Sebaliknya, Markus menulis sebuah kitab yang penuh tindakan, serta memfokus kepada perbuatan-perbuatan tokoh utamanya (Yesus) daripada perkataan-Nya. Peristiwa-peristiwa ini dengan cepat lewat di depan pembaca secara berturut-turut, ditegaskan oleh kata "segera" yang dipakai oleh Markus lebih dari 40 kali.

Markus juga menggambarkan Yesus sebagai seorang guru dan manusia yang nyata. Pembaca melihat belas kasihan-Nya (mis., 1:41; 6:34), kemarahan-Nya (mis., 3:5), dan kesusahan serta kesedihan-Nya (mis., 14:33-34). Injil ini memusatkan perhatian pada pendidikan Kedua belas Murid, dan kadang-kadang memberi gambaran yang lebih buruk dari mereka daripada yang terdapat dalam Injil-injil yang lain (mis., 5:31; 9:10; 10:13-14). Dari segi struktur, hampir 40 persen kitab ini dipakai untuk mengisahkan penderitaan Kristus (mis., 10:32 dst.) Dari permulaan kitabnya (1:1) Yesus dengan jelas digambarkan sebagai Anak Allah.



TIP #22: Untuk membuka tautan pada Boks Temuan di jendela baru, gunakan klik kanan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA