Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  18. Perdagangan >  IV. Barang-Barang yang Diperdagangkan. > 
J. Rami. 
sembunyikan teks

Mesir menghasilkan kain linen halus dari tanaman rami yang tumbuh subur sepanjang Lembah Nil. Orang Mesir mempunyai cara rahasia untuk mengempukkan serat-serat rami sehingga membuat kain linen lebih enak untuk dipakai; hal ini membuat produk mereka lebih disukai orang. Mereka merendam batang-batang rami di dalam air sampai mulai membusuk; kemudian mereka mengeringkan batang-batang itu dan menebahnya untuk memisahkan serat-seratnya. Para penenun memintal serat-serat itu menjadi benang dan menenunnya menjadi kain.

Orang Mesir memakai kain linen untuk membungkus jenazah-jenazah yang sudah dibalsem. Biasanya kain linen itu dibiarkan dengan warna alaminya, tetapi sebagiannya dicelup dalam warna merah untuk dipakai oleh keluarga raja. Kata bahasa Mesir untuk kain linen (sas) dipakai juga dalam bahasa Ibrani.

Orang Israel menanam rami dekat Yerikho dan di daerah Galilea. Mereka memakai air embun dan bukan air yang mengalir untuk mengempukkan batang-batang rami. Hal ini lebih mudah, tetapi linen mereka tidak mempunyai kualitas yang halus seperti linen dari Mesir. Orang Israel belajar menenun dari orang Mesir dan Alkitab sering kali menyebut bagaimana mereka menggunakan keterampilan ini. Kaum wanita di Sinai menenun kain linen untuk kemah suci (Kel. 35:25); para imam dan raja memakai pakaian dari kain linen (Kel. 28:39; 39:27-29; I Sam. 2:18; II Sam. 6:14; I Taw. 15:27-28). Malaikat yang menampakkan diri kepada Daniel berpakaian kain linen (Dan. 10:5). Orang kaya seperti Mordekhai memakai kain linen (Est. 9:15); orang kaya yang berbicara kepada Lazarus berpakaian kain linen halus (Luk. 16:19). Dan ingatlah bahwa tubuh Yesus dikapani dengan kain linen untuk dimakamkan (Luk. 23:53).



TIP #30: Klik ikon pada popup untuk memperkecil ukuran huruf, ikon pada popup untuk memperbesar ukuran huruf. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA