Yesaya 1:5-8
Konteks1:5 Mengapa kamu harus dipukul lagi? Mengapa kamu terus-menerus memberontak? Seluruh kepala sakit dan seluruh hati terasa lemah. 1:6 Dari telapak kaki hingga kepalamu tidak ada yang sehat, yang ada hanya memar, bilur, dan luka yang masih terbuka, tidak ditutup atau dibalut, ataupun diobati dengan minyak. 1:7 Negerimu menjadi sunyi sepi, kota-kotamu dibakar dengan api. Di depan matamu, orang-orang asing melahap tanahmu; dan tanahmu menjadi sunyi sepi, karena digulingkan oleh orang-orang asing. 1:8 Putri Sion ditinggalkan seperti pondok di kebun anggur, seperti gubuk di ladang mentimun dan seperti kota yang terkepung.





