Roma 7:5-16
Konteks7:5 Sebab, sementara kita masih hidup dalam daging, nafsu dosa kita yang dirangsang oleh Hukum Taurat bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita untuk menghasilkan buah bagi maut. 7:6 Akan tetapi, sekarang kita telah dibebaskan dari Hukum Taurat, telah mati terhadap apa yang dahulu membelenggu kita supaya sekarang kita tidak lagi melayani di bawah hukum lama yang tertulis, tetapi dalam hidup baru oleh Roh.
Dosa dan Hukum Taurat
7:7 Jadi, apa yang harus kita katakan? Apakah Hukum Taurat adalah dosa? Sekali-kali tidak! Akan tetapi, jika bukan karena Hukum Taurat, aku tidak akan mengenal dosa. Aku tidak akan tahu apa itu keserakahan jika Hukum Taurat tidak mengatakan, “Jangan mengingini.”
7:8 Akan tetapi, dosa mengambil kesempatan melalui perintah itu untuk menghasilkan dalam diriku berbagai macam keserakahan. Tanpa Hukum Taurat, dosa itu mati.
7:9 Dahulu aku hidup tanpa Hukum Taurat, tetapi ketika perintah itu datang, dosa menjadi hidup dan aku mati;
7:10 perintah ini, yang seharusnya membawa kepada hidup, justru membawaku kepada maut.
7:11 Sebab, dosa mengambil kesempatan melalui perintah itu untuk menipuku dan melaluinya membunuhku.
7:12 Jadi, Hukum Taurat adalah kudus, dan perintah itu kudus, benar, dan baik.
7:13 Apakah yang baik itu malah mendatangkan kematian untukku? Sekali-kali tidak! Itu adalah dosa, yang menghasilkan maut di dalamku melalui apa yang baik supaya dosa ditunjukkan sebagai dosa, dan melalui perintah, dosa menjadi sepenuhnya dosa.
Pertentangan di Dalam Diri Kita
7:14 Sebab, kita tahu bahwa Hukum Taurat bersifat rohani, tetapi aku bersifat daging, terjual di bawah kuasa dosa.
7:15 Sebab, aku tidak mengerti tindakanku sendiri karena aku tidak melakukan apa yang kuinginkan, melainkan aku melakukan hal yang justru kubenci.
7:16 Sekarang, jika aku melakukan apa yang tidak aku inginkan, aku setuju dengan Hukum Taurat bahwa itu baik.





