Mikha 6:6-9
Konteks6:6 Dengan apa boleh aku menghadap Tuhan dan menyembah sujud kepada Allah taala? Bolehkah aku menghadap Dia dengan korban bakaran, dengan lembu muda yang umur setahun? 6:7 Masakan Tuhan berkenan akan domba jantan beribu-ribu, atau akan sungai minyak berlaksa-laksa? Bolehkah aku mempersembahkan anak sulungku karena kesalahanku, atau buah perutku karena dosa jiwaku? 6:8 Bahwa sudah diberinya tahu kepadamu, hai manusia, mana yang baik; maka apa gerangan dituntut Tuhan dari padamu, melainkan berbuat insaf dan suka akan kemurahan dan berjalan serta Allahmu dengan hati yang rendah! 1 6:9 Bahwa suara Tuhan adalah berseru-seru di dalam negeri (karena hikmat yaitulah takut akan nama-Mu!): Dengarlah olehmu bunyi cemeti dan yang sudah menentukan dia! 2
Nas : Mi 6:8
Mikha memberikan definisi lipat tiga mengenai standar kebaikan menurut Allah dan apa yang diperlukan dalam pengabdian kita kepada-Nya:
- (1) kita harus bertindak dengan adil, yaitu tidak memihak dan jujur dalam memperlakukan sesama (bd. Mat 7:12);
- (2) kita harus mengasihi kemurahan hati, yaitu, menunjukkan belas kasihan sejati dan kebaikan kepada mereka yang memerlukan bantuan;
- (3) kita harus hidup dengan rendah hati di hadapan Allah, yaitu
setiap hari merendahkan diri di hadapan-Nya dalam ketakutan dan
kehormatan kepada kehendak-Nya (bd. Yak 4:6-10; 1Pet 5:5-6).
Ibadah umum hanya merupakan bagian kecil dari seluruh pengabdian kita
kepada Kristus. Kasih yang sungguh-sungguh kepada Tuhan harus terungkap
dalam kepedulian tak berkeputusan kepada mereka yang kekurangan
(lihat art.
PEMELIHARAAN ORANG MISKIN DAN MELARAT ).
Nas : Mi 6:9-16
Tuhan mendaftarkan beberapa dosa Israel dan menyatakan hukuman yang akan mereka terima.






pada popup untuk memperbesar ukuran huruf. [