Lihat definisi kata "Mezbah" dalam Studi Kata
Daftar Isi
HAAG: Mezbah
KECIL: Mezbah
PEDOMAN: Mezbah
LAMBANG: Mezbah
BROWNING: MEZBAH
ENSIKLOPEDIA: MEZBAH

Mezbah

NETBible Maps:
Indo7 C3

Mezbah [haag]

Mezbah.

  1. (1) Pengertian. Pada umumnya ~M adalah sebuah tempat persembahan korban. ~M juga bisa diartikan sebagai sebuah peringatan, artinya: untuk mengingatkan kembali pada suatu pengalaman pertemuan dengan Allah yang luar biasa (~M menandai tempat-tempat pengembaraan para nenek moyang bangsa Isr.: Kej 12:8; 13:4; 26:25; 33:20). Allah mengadakan hubungan dengan umat-Nya. Oleh sebab itu orang berusaha mengadakan sebuah ~M-tunggal, yang dijadikan sumber kekuatan dan gambaran persatuan bangsa Isr. (2Taw 3:12). ~M mula-mula kehilangan artinya dalam PB, sebab persatuan umat dengan Allah kini terjadi dalam persatuan umat dengan Kristus (Ibr 13:10) barangkali yang dimaksudkan dengan kata ~M adalah Kristus). ~M dalam PL jarang sekali diwujudkan dalam bentuk meja, sehingga nampaknya berlawanan dengan mezbah-mezbah para bangsa Kafir, yang percaya, bahwa para dewa makan di ~M (bdk. Yes 65:11). Bagi para pengikut Kristus justru mereka tekankan bentuk ~M yang bersifat meja; sebab perayaan ekaristi adalah perjamuan Tuhan (1Kor 11:20).
  2. (2) Bentuk-bentuk ~M. Berlainan dengan bangsa tetangga, bangsa Isr. jarang sekali menggunakan sebuah batu alam besar atau batu kurban sebagai ~M (Hak 6:20; 13:19; 1Sam 6:14; 14:33). Kitab Kel 20:24-25 menghendaki sebuah gundukan tanah atau sebuah tumpukan batu-batu, artinya batu-batu yang tidak dinajiskan dengan kerajinan tangan (bdk. satu-satunya ~M Isr. yang telah diselidiki secara arkeologis di --> Arad). ~M itu tidak bertingkat dan (secara arkeologis sudah berkali-kali terbukti) bertanduk pada empat sudutnya (1Raj 1:50-51; 2:28-29), yang menjadi simbul kekuasaan Allah. Memegangi tanduk itu berarti mendapat perlindungan Allah. Pada hari --> silih, tanduk-tanduk itu dibubuhi darah (Im 8:15; 16:18).

Mezbah [kecil]

BIS- Tempat untuk mempersembahkan kurban kepada Allah.

Mezbah [pedoman]

  1. 1. Diadakan untuk korban.
  2. Kel 20:24
  3. 2. Harus dibuat dari tanah atau batu kasar.
  4. Kel 20:24,25; Ul 27:5,6
  5. 3. Tuhan membenci pada - yang dibuat dari batu bata.
  6. Yes 65:3
  7. 4. Batu gunung kadang-kadang dipakai sebagai - .
  8. Hak 6:19-21; 13:19,20
  9. 5. Dilarang naik ke - dengan memakai tangga.
  10. Kel 20:26
  11. 6. Untuk memuja berhala, kadang-kadang didirikan di atas sotoh rumah.
  12. 2Raj 23:12; Yer 19:13; 32:29
  13. 7. Penyembah berhala menanam suatu pohon dekat - .
  14. Hak 6:30; 1Raj 16:32,33; 2Raj 21:3
  15. 8. Orang Yahudi dilarang menanam suatu pohon sebagai tiang berhala
  16. dekat - .
    Ul 16:21
  17. 9. Untuk menyembah berhala, - harus dihancurkan.
  18. Kel 34:13; Ul 7:5
  19. 10. Asal mula tulisan-tulisan di atas - .
  20. Ul 27:8
  21. 11. Yang disebut dalam Alkitab:
    1. 11.1 Mezbah Nuh.
    2. Kej 8:20
    3. 11.2 Mezbah Abraham.
    4. Kej 12:7,8; 13:18; 22:9
    5. 11.3 Mezbah Ishak.
    6. Kej 26:25
    7. 11.4 Mezbah Yakub.
    8. Kej 33:20; 35:1,3,7
    9. 11.5 Mezbah Musa.
    10. Kel 17:15; 24:4
    11. 11.6 Mezbah Bileam.
    12. Bil 23:1,14,29
    13. 11.7 Mezbah Yosua.
    14. Yos 8:30,31
    15. 11.8 Mezbah Bait Suci Salomo.
    16. 2Taw 4:1,19
    17. 11.9 Mezbah Bait Suci yang kedua.
    18. Ezr 3:2,3
    19. 11.10 Mezbah bani Ruben dan bani Gad di sebelah timur sungai Yordan.
    20. Yos 22:10
    21. 11.11 Mezbah Gideon.
    22. Hak 6:26,27
    23. 11.12 Mezbah orang-orang Israel.
    24. Hak 21:4
    25. 11.13 Mezbah Samuel.
    26. 1Sam 7:17
    27. 11.14 Mezbah Daud.
    28. 2Sam 24:21,25
    29. 11.15 Mezbah Yerobeam di Betel.
    30. 1Raj 12:33
    31. 11.16 Mezbah Ahas.
    32. 2Raj 16:10,12
    33. 11.17 Mezbah orang-orang Atena.
    34. Kis 17:23
    35. 11.18 Mezbah korban bakaran.
    36. Kel 27:1-8
    37. 11.19 Mezbah pembakaran ukupan.
    38. Kel 30:1-6
  22. 12. Perlindungan yang diberikan - .
  23. 1Raj 1:50,51
  24. 13. Tidak memberi perlindungan kepada pembunuh.
  25. Kel 21:14; 1Raj 2:18-34

Mezbah [lambang]

  1. Berbagai jenis mezbah merupakan TIPE aspek-aspek yang berbeda dari kematian Yesus Juruselamat manusia.
  2. (1) Mezbah dari tanah: beberapa penafsir berkata bahwa ini memaksudkan kemanusiaan Yesus. Anak Allah harus merendahkan diriNya dengan menjadi manusia, supaya Ia bisa menjadi korban penebusan manusia berdosa. Kel 20:24, dll.
  3. (2) Mezbah dari batu: batu untuk membangun mezbah harus utuh, tidak boleh dipecah atau dipotong. Dengan ini Allah menyatakan bahwa tidak ada karya atau upaya apa pun dari manusia yang mampu menolong manusia dalam memperoleh keselamatan. Hanya Yesus-lah satu-satunya yang mampu memikul hukuman mengerikan untuk dosa-dosa kita. Kel 20:25, dll.
  4. (3) Mezbah dari tembaga: melambangkan tuntutan mutlak keadilan Allah. Mezbah ini juga disebut mezbah korban bakaran. Tidak cukup kalau Yesus hanya menderita sengsara yang amat berat. Demi kita, Ia bahkan harus mati untuk memenuhi tuntutan hukum Allah yang kudus. Kel 27:1-6; 38:1-4.
  5. (4) Mezbah dari emas murni: menggambarkan betapa tinggi nilai kematian Kristus. Mezbah ini juga disebut mezbah pembakaran ukupan. Kel 30:1-10, dil. Lihat juga UKUPAN, KEMENYAN.
  6. (5) Mezbah palsu: meLAMBANGkan agama-agama palsu di dunia, di mana orang menyembah ilah-ilah buatan tangannya. 1 Raj 13:1-5; 18:26; 2 Raj 16:10.

MEZBAH [browning]

Dalam PL adalah tempat *pengorbanan, yang didekatnya hewan-hewan disembelih dan di atasnya persembahan gandum, anggur dan kemenyan dibakar serta dipersembahkan di alam terbuka. *Bukit pengorbanan (bnd. 2Raj. 23:5) adalah tempat-tempat suci tertentu dengan mezbah alamiah. *Bait Suci *Salomo di Yerusalem memiliki sebuah mezbah di tengah pelataran yang disepuh perunggu (1Raj. 8:64) dan *Ahas memesan sebuah mezbah yang lebih besar dengan tanduk di keempat sudutnya. Sebagai tempat pengorbanan, mezbah diliputi nuansa kekudusan, di mana umat boleh mendekati Allah, dan pada beberapa kasus, juga menjadi tempat mencari perlindungan (1Raj. 2:28). Mezbah mungkin terbuat dari batu, baik dibentuk, maupun alami (Hak. 6:19-23), atau dari tanah (Kel. 20:24), atau dari logam seperti mezbah untuk *kemenyan (Kel. 30:3). Setelah Bait Suci Yerusalem didirikan sebagai pusat penyembahan nasional, secara resmi pendirian mezbah-mezbah lokal tidak lagi diizinkan.

Di dalam PB, menurut penglihatan dalam Why. (8:5, dsb.), terdapat delapan petunjuk mengenai mezbah di Bait Suci atau di Yerusalem. Mezbah di Bait Suci yang telah ada di Yerusalem ditunjukkan dalam Mat. 5:23-24. Dalam Bait Herodes terdapat mezbah baru yang telah direstorasi oleh kaum *Makabe (1Mak. 4:41 dyb.), setelah 'pencemaran merusak' yang dilakukan *Antiokhus Epifanes pada 167 sM mengotori mezbah. Petunjuk dalam 1Kor. 10:21 mengenai 'meja Tuhan' kemungkinan lebih mengarah pada *Ekaristi (Perjamuan Kudus) ketimbang pada perabot tempat merayakannya. Dalam Ibr. 13:10 penulis mengatakan bahwa umat Kristen mempunyai mezbah di mana 'orang-orang yang melayani *Kemah Suci (atau *Tabernakel) tidak berhak makan sesuatu dari padanya'. Hal ini tampaknya menunjuk pada Ekaristi yang berbeda dengan korban-korban *Yudaisme.

Dalam tulisan *Bapa-bapa Gereja awal perabot yang di atasnya Ekaristi dirayakan kadang-kadang disebut 'meja' dan kadang-kadang 'mezbah'. Perabot itu dibuat dari kayu, meskipun mezbah batu diperkenalkan ketika Ekaristi dirayakan di kuburan seorang *martir di katakombe-katakombe (kuburan bawah tanah) Romawi pada abad ke-4 M.

MEZBAH [ensiklopedia]

I. Dalam PL

Kecuali empat dari semua kata 'mezbah' yg terdapat dalam PL, kata Ibraninya ialah mizbeakh. Artinya, 'tempat korban persembahan' (dari zavakh, 'menyembelih untuk berkorban'), dan dalam satu ay (Ezr 7:17) ada satu kata Aram yg serumpun yakni madbah. Sementara menurut etimologi istilah itu melibatkan penyembelihan, dalam penggunaannya tidak selalu begitu ketat dibatasi, dipakai juga bagi mezbah untuk pembakaran ukupan (Kel 30:1). Untuk ketiga penggunaan kata 'mezbah' lainnya lih di bawah g.

a. Bapak-bapak leluhur

Para Bapak leluhur membangun mezbahnya sendiri dan mengorbankan persembahannya di atasnya tanpa bernaung pada imam-imam. Nuh mendirikan satu mezbah sesudah air bah surut dan mempersembahkan korban bakaran di alas mezbah itu (Kej 8:20). Abram mendirikan mezbah-mezbah bagi Tuhan di Sikhem, antara Betel dan Ai, di Hebron, dan di Moria, di mana ia mengorbankan seekor domba jantan sebagai pengganti Ishak (Kej 12:6-8; 13:18; 22:9). Ishak pun berbuat demikian di Bersyeba (Kej 26:25), Yakub mendirikan mezbah di Sikhem dan Betel (Kej 33:20; 35:1-7), dan Musa mendirikan satu di Rafidim sesudah kemenangan orang Israel alas Amalek (Kel 17:15). Mezbah-mezbah itu ternyata didirikan terutama untuk memperingati suatu peristiwa, dan pendirinya ada hubungan dengan Tuhan. Tidak ada keterangan tentang konstruksinya, tapi masuk akal untuk menduga bahwa konstruksinya adalah sejenis dengan yg kemudian diperkenankan dalam undang-undang Musa (lih d di bawah).

b. Mezbah-mezbah pra-Israel di Palestina

Pada permulaan penyelidikan arkeologis mengenai Palestina, adalah biasa menjumpai mezbah-mezbah di antara sejumlah besar barang yg kini dikenal sebagai alat-alat rumah tangga, pertanian atau industri. Namun, yg benar-benar mezbah telah ditemukan di berbagai tempat dari zaman yg berbeda-beda.

Di Ai, Ny J Marquet-Krause menemukan satu kuil kecil dari Zaman Perunggu Purba. Dalam kuil itu terdapat satu mezbah yg terbuat dari batu-batu yg dilekatkan di dinding. Di alas mezbah itulah dipersembahkan korban binatang dan makanan. Dalam Zaman Perunggu Pertengahan *Megido (tingkat 15) ditemukan dua kuil berisi dua mezbah berbentuk bujur sangkar, satu terbuat dari bata lumpur dan yg satu lagi dari batu-batu yg ditempeli kapur. Kuil-kuil dari Zaman Perunggu Akhir berisikan mezbah berbentuk sama telah ditemukan di Lakhis, Bet-Sean, dan Hazor. Pada tingkat periode ini telah ditemukan di Hazor, satu potongan balok batu yg besar dengan dua bejana kosong pada satu permukaan, mungkin untuk menampung darah dari binatang-binatang yg dikorbankan. Di Megido dan Nahariyeh telah ditemukan panggung-panggung besar dari batu yg mungkin dipakai sebagai tempat korban, tapi ini lebih tepat disebut 'tempat-tempat yg tinggi' ketimbang mezbah.

Beberapa mezbah yg dibuat dari batu-batu kapur yg dipotong dan direkat dengan empat tanduk pada ujung-ujung atas, yg berasal dari zaman kemenangan, ditemukan di Megido. Namun, mezbah-mezbah ini, ditilik dari ukurannya yg relatif kecil (yg paling besar kr 70 cm tingginya), mungkin adalah mezbah untuk membakar ukupan. Banyak panggung dari tanah fiat telah ditemukan di daerah seperti Megido, Bet-Sean, dan Lakhis, dari Zaman Perunggu dan Besi.

Jadi mezbah sudah digunakan di kalangan orang Kanaan di tanah perjanjian, suatu fakta yg merujuk pada peraturan yg teliti mengenai hal ini di Sinai pada zaman itu. Bahwa mezbah tidak melulu hanya di Palestina nampak pada penemuan-penemuan di Eridu, Ur, Kayafah, dan Asyur di Mesopotamia, dan bahwa Bileam muncul dan mengorbankan lembu jantan di alas tujuh mezbah di Kiryat-Huzot (Bil 23) mungkin dapat dimengerti dalam terang ini.

c. Mezbah-mezbah dalam Kemah Suci

Di Sinai Allah menyatakan kepada Musa perincian untuk dua mezbah yg akan dipakai dalam Kemah Suci; mezbah untuk korban bakaran dan mezbah untuk membakar ukupan. *KEMAH Suci.

d. Mezbah-mezbah yg dibangun

Dalam Kel 20:24-26, Tuhan menyuruh Musa memberitahukan kepada orang Israel supaya membuat mezbah dari tanah (mizbakh 'adama) atau dari batu-batu (yg belum dipotong) (mizbakh 'avanim), untuk mempersembahkan korban di atasnya. Dalam kedua mezbah itu tidak ada anak tangga, supaya 'keterbukaan' penyembah terlindungi. Bentuk kalimat ini, di mana Tuhan berfirman kepada Musa untuk memberitahukan kepada orang Israel, menyarankan agar, seperti Dasa Titah pada bab permulaannya, ditujukan kepada setiap orang Israel secara pribadi, daripada kepada Musa sebagai wakil mereka seperti dalam Kel 27. Mungkin karena syarat ini, awam diperkenankan membuatnya sendiri, dan mungkin dalam terang inilah harus dilihat mezbah-mezbah yg dibangun oleh Yosua di G Ebal (Yos 8:30, 31; bnd Ul 27:5), oleh Gideon di Ofra (Hak 6:24-26), oleh Daud di tempat pengirikan Arauna (2 Sam 24:18-25), dan oleh Elia di G Karmel (1 Raj 18), maupun peristiwa yg diuraikan dalam Yos 22:10-34 dan 1 Sam 20:6, 29 (bnd Kel 24:4).

e. Bait Suci Salomo

Pada pembangunan Bait Sucinya, Salomo, kendati dipengaruhi oleh kawan-kawan sekerjanya orang Fenisia, berusaha mengikuti rancangan dasar Kemah Suci dan halamannya. Walaupun Daud sudah membangun satu mezbah untuk korban bakaran (2 Sam 24:25), Salomo mungkin membangun mezbah yg baru, seperti dinyatakan dalam 1 Raj 8:22, 54, 64 dan 9:25 (tidak disebut dlm uraian utama 1 Raj 6-7). Untuk uraian mengenai ini, *BAIT SUCI, BAIT ALLAH.

f Mezbah-mezbah palsu

Mezbah-mezbah yg tidak sah digunakan baik di Israel maupun Yudea, seperti diperlihatkan oleh kutukan para nabi (Am 3:14; Hos 8:11) dan dosa-dosa Yerobeam dalam 1 Raj 12:28-33.

g. Penglihatan Yehezkiel

Selama di Pembuangan, Yehezkiel memperoleh penglihatan tentang Israel yg diperbaiki dan Bait Suci yg dibangun kembali (Yeh 40-44), dan sementara tidak disebut mengenai mezbah untuk membakar ukupan, mezbah untuk korban bakaran dalam kuil menurut penglihatannya diuraikan secara rinci (43:13-17). Mezbah itu terdiri dari tiga tingkatan yg mencapai tinggi 11 hasta di atas lantai dasar seluas 18 hasta persegi. Jadi bentuknya mengingatkan orang pada menara kuil Babilonia, dan kesan ini dilanjutkan oleh nama-nama dari beberapa bagiannya. Lantai dasar, kheq ha 'arets (Yeh 43:14, harfiah, 'dada bumi') mengingatkan kembali kepada irat irtsiti bh Akad dengan arti yg sama, dan istilah-istilah har'el dan 'ari'el yg diterjemahkan 'mezbah' dalam ay 15, 16 mungkin merupakan bentuk-bentuk Ibrani dari bh Akad arallu, salah satu nama untuk mereka, yg mempunyai arti tambahan yakni 'gunung para ilah'. Peminjaman demikian dari perbendaharaan kata Babel, yg bebas dari arti etimologisnya, merupakan hal yg biasa setelah masa pembuangan bertahun-tahun lamanya di Babel. Orang mendaki tangga (border) untuk mendekati mezbah ini, dan keempat sudut atas memakai tanduk.

h. Bait Suci kedua

Ketika Bait Suci dibangun kembali setelah kembali dari Pembuangan, diduga Bait Suci itu dilengkapi dengan mezbah-mezbah. Hal ini ditunjukkan dalam Yosefus (Contra Apionem I, 198) dan dalam Letter of Aristeas, tapi mengenai zaman ini penulis-penulis tersebut tak dapat diikuti tanpa kritik. Path thn 169 sM Antiokhus Epifanus membawa 'mezbah emas' (1 Makabe 1:21), dan 2 thn kemudian di atas mezbah untuk korban bakaran ia letakkan 'Pembinasa keji' (1 Makabe 1:54), mungkin satu patung Zeus. Orang-orang Makabe membangun satu mezbah baru dan memperbaiki mezbah untuk membakar ukupan (1 Makabe 4:44-49), dan ini pasti terus digunakan ketika Herodes memperluas Bait Suci pada bagian akhir abad 1 sM. Pada zamannya mezbah untuk korban bakaran merupakan suatu tumpukan besar yg terdiri dari batu-batu kasar atau yg belum dipotong, berdekatan dengan suatu lereng. *BAIT SUCI, BAIT ALLAH.

II. Dalam PB

Dalam PB dua kata bagi mezbah digunakan. Yg paling sering muncul ialah thusiasterion, terutama dalam LXX untuk mizbeakh. Kata ini dipakai bagi mezbah di atas mana Abraham menyiapkan Ishak untuk dipersembahkan (Yak 2:21), bagi mezbah korban bakaran dalam Bait Suci (Mat 5:23, 24; 23:18-20, 35; Luk 11:51; 1 Kor 9:13; 10:18; Ibr 7:13; Why 11:1) tapi juga di sorga (Why 6:9; 8:5; 9:13; 14:18; 16:7; bnd juga Rm 11:3; Ibr 13:10). Kata yg lain, bomos, dipakai sekali (Kis 17:23). Kata ini dipakai dalam LXX untuk baik mizbeakh maupun bama (*TEMPAT TINGGI), dan mina-mina berarti suatu tempat yg ditinggikan.

KEPUSTAKAAN. R De Vaux, Les Institutions de l'Ancien Testament, 2, 1960, hlm 297-290, 451; B. F Westcott, The Epistles to the Mebrews, 1889, hlm 453 dst; A Edersheim, The Temple, Its Ministry and Services as they were at the Time of Jesus Christ, 1874, hlm 32, 33. TCM/WBS/HAO


Lihat definisi kata "Mezbah" dalam Studi Kata



TIP #27: Arahkan mouse pada tautan ayat untuk menampilkan teks ayat dalam popup. [SEMUA]
dibuat dalam 0.04 detik
dipersembahkan oleh YLSA