ZEFANYA, KITAB
ZEFANYA, KITAB [browning]
Salah satu dari ke-12 nabi kecil dari PL. Dia hidup di zaman pemerintahan *Yosia (646-609 sM) dan mungkin adalah keturunan Raja Hizkia. Dia adalah salah seorang yang disingkirkan oleh kemurtadan *Manasye (697-642 sM). Pesan Kitab Zefanya ialah agar Yerusalem bertobat dengan sungguh-sungguh dan meninggalkan upacara-upacara berhalanya (Zef. 1:12). *Hari Tuhan yang akan datang akan membawa pembalasan (1:14-16). Ayat-ayat ini diangkat dalam lagu Kristen dari abad ke-13: Dies irae, dies illa.
Bukan kekalahan musuh-musuh Yehuda yang akan terjadi, tetapi suatu peperangan melawan umat perjanjian. Mulai dari dalam kota, pertempuran akan menjalar ke mana-mana menghancurkan rakyat Yehuda dan negeri yang lain juga. Satu-satunya harapan adalah *pertobatan (2:3) dan mereka yang berjumlah kecil yang *bertobat akan diselamatkan (2:7, 9). Yerusalem akan bersorak gembira kembali dan Tuhan akan bersukaria seperti pada suatu hari perayaan (3:17).
ZEFANYA, KITAB [ensiklopedia]
Kitab Zef adalah Kitab ke-9 dalam Nabi-nabi Kecil. Zef berbicara terutama tentang Hari Tuhan yg telah lebih dulu muncul dalam nubuat-nubuat Amos (Am 5:18-20). Tapi, Zef menjadikan Hari Tuhan sebagai pusat amanat pemberitaannya. Justru kemudian visi tentang Hari Tuhan memainkan peranan mencolok dalam sastra apokaliptik.
I. Garis besar isi
a. Peringatan mengenai Hari Tuhan yg mendatang (1:1-2:3)
(i) Judul (1:1).
(ii) Pembinasaan segala sesuatu (1:2, 3).
(iii) Penghukuman atas Yehuda dan Yerusalem (1:4-13).
(iv) Gambaran tentang penghukuman (Zef 1:14-18).
(v) Penghukuman dapat dihindari (2:1-3).
b. Penghukuman atas bangsa-bangsa asing (2:4-15)
(i) Filistin (2:4-7).
(ii) Moab dan Amon (2:8-11).
(iii) Mesir (2:12).
(iv) Asyur (2:13-15).
c. Penghukuman atas Yerusalem dan berkat sesudah itu (Zef 3:1-20)
(i) Dosa-dosa Yerusalem dihukum (3:1-8).
(ii) Sisa Yehuda diberkati (Zef 3:9-20).
II. Latar belakang sejarah
Kehidupan agama kerajaan Yehuda merosot tajam menyusuli kematian Hizkia. Manasye, anaknya, membangun kembali mezbah-mezbah yg dihancurkan oleh Hizkia (2 Taw 33:1-11). Agama direndahkan nilainya sampai pada tingkat lahiriah semata. Bangkitnya kembali penyembahan berhala, yg telah umum pada zaman Ahas (2 Raj 16:3, 4), dari sudut pandang nabi adalah penolakan atas perjanjian Israel dengan Tuhan.
Tahun 632 sM pasukan Skit menyerang Asyur. Kendati demikian Yosia dapat melaksanakan reformasinya tanpa takut akan campur tangan Asyur. Orang Skit bergerak ke Asia Barat dan mencapai perbatasan Mesir, di mana mereka disuap oleh Firaun Psammetikhus I. Rupanya mereka tidak menyerang Israel, namun keganasan serangan mereka menyajikan bagi Zefanya latar belakang untuk melukiskan murka Tuhan.
III. Amanat Zef
Nubuat-nubuat Zefanya mulai dengan amanat suram. Nabi mencela penyembahan berhala yg dia lihat di Yerusalem, di mana tidak ada kebangkitan rohani sejak masa Hizkia. Zefanya menyatakan bahwa penghukuman Allah akan segera menimpa tetangga-tetangga Yehuda yg menyembah berhala (2:4-15) juga Yehuda dan Yerusalem (1:4-18; 3:1-7).
Tapi, nabi bukanlah seorang pesimis. Di seberang hukuman yg akan datang itu ia lihat hari cerah. Allah harus membawa umat-Nya melalui api penyucian yg mendatangkan penderitaan, untuk mempersiapkan mereka menjadi alat berkat bagi semua manusia.
Beberapa hal yg dicela oleh Zefanya, dihilangkan dalam reformasi Yosia (621 sM).
KEPUSTAKAAN. J. M. P Smith, dll, ICC, 1912; J. H Eaton, Obadiah, Nahum, Habakkuk, Zephaniah (Torch Commentary), 1961; G. G Stonehouse, WC, 1929; C. L Taylor, IB 6, 1956; J. D. W Watts, Joel, Obadiah, Jonah, Nahum, Habakkuk dan Zephaniah, CBC, 1975. CFB/BS/HAO

