Lihat definisi kata "Ular" dalam Studi Kata
: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Ula | Ulah Perang | Ulai | Ulam | Ulangan | Ular | Ular Beludak | Ulla | Uma | Ummah | Umpama
Daftar Isi
HAAG: Ular
KECIL: Ular
PEDOMAN: Ular
LAMBANG: Ular
BROWNING: ULAR
ENSIKLOPEDIA: ULAR

Ular

Ular [haag]

Ular.

Di sini dimaksudkan 9 sebutan di dalam Kitab Suci untuk menunjukkan binatang itu, yang masing-masing nampaknya belum diketahui. Mereka tinggal di antara batu-batu padas, atau di daerah gurun. Beberapa jenis tertentu lebih suka tinggal di daerah yang berair (Neh 2:13; Sumber ~U di dekat Yerusalem). Menurut pandangan rakyat, ~U itu makan debu (Kej 3:14; Yes 65:25). Mereka dinyatakan sebagai binatang yang mempunyai akal cerdik (Kej 3:1) dan berbisa (Mazm 140:4), pula dijadikan lambang sifat tidak jujur (Kej 49:17), lambang fitnah (Mazm 140:4), bahaya maut (Ams 23:32), kejahatan (Mat 3:7; 23:33). Sebaliknya juga menjadi lambang kecerdikan (Mat 10:16). Orang mengenal tukang-tukang serapah untuk ~U (Mazm 58:5-6; Pengk 10:11; Yer 8:17). Lukisan populer mengenai berubahnya sebatang tongkat menjadi ~U (Kel 4:2-4; 7:8-13) boleh jadi terpengaruh dari tongkat Firaun yang berbentuk ~U. Di dalam mitologi Timur Tengah ~U dihubungkan dengan ---> Roh-roh jahat (Kej 3:1-5; --- Lewiatan; Ayub 3:8; Mazm 74:13-14; Yes 27:1), sebaliknya juga dijadikan binatang kudus atau lambang dari banyak dewa (Misalnya: Asklepios, Anat). Mereka dihormati di Babilon, Kanaan, Yunani dan di Kreta. Sebagai lambang dari Baal dan dari ibadat kesuburannya, maka ~U bisa dimunculkan dalam cerita kejatuhan manusia dalam dosa sebagai musuh Yahwe. Yudaisme yang kuno memandang ~U sebagai penjelmaan setan (Keb 2:24; /TB #Luk 10:19; Wahy 12:9). --- Di dalam ~U --- tembaga itu orang-orang Isr. barangkali bermaksud menghormati arca Allah yang mengkaruniakan kehidupan dan kesembuhan (Hos 6:1-2). Bagaimanapun juga etiologi benda ibadat (Bil 21:4-9) mengandaikan pengertian ~U sebagai binatang yang memberikan kehidupan. Pekerjaan yang semula berbentuk magis itu disaat-saat kemudiannya dirohaniahkan (Keb 16:7) dan dijadikan tipologi (Yoh 3:14-15).

Ular [kecil]

BIS- Nama yang diberikan kepada naga dalam Alkitab. Ular atau naga dipakai sebagai lambang untuk Iblis (Wahy 12:3-17; 20:2-3).

Ular [pedoman]

  1. 1. Diciptakan oleh Allah.
  2. Ayub 26:13
  3. 2. Sifat - sangat cerdik.
  4. Kej 3:1; Mat 10:16
  5. 3. Disebut melingkar (berbelit-belit).
  6. Ayub 26:13; Yes 27:1
  7. 4. Haram dan tidak patut dimakan.
  8. Mat 7:10
  9. 5. Tinggal di:
    1. 5.1 Tembok-tembok.
    2. Pengkh 10:8
    3. 5.2 Lubang dinding rumah.
    4. Am 5:19
    5. 5.3 Di padang gurun.
    6. Ul 8:15
  10. 6. Keluar dari telur.
  11. Yes 59:5
  12. 7. Terkutuk di antara segala binatang.
  13. Kej 3:14
  14. 8. Dihukum menjalar dengan perut.
  15. Kej 3:14
  16. 9. Dihukum makan debu tanah.
  17. Kej 3:14; Yes 65:25; Mi 7:17
  18. 10. Beberapa jenis - berbisa.
  19. Ul 32:24; Mazm 58:5
  20. 11. Segala jenis - dapat dijinakkan.
  21. Yak 3:7
  22. 12. Sering kali dipakai untuk mantera.
  23. Pengkh 10:11
  24. 13. Berbahaya untuk para musafir.
  25. Kej 49:17
  26. 14. Manusia membenci - .
  27. Kej 3:15
  28. 15. Sering kali diberikan sebagai alat untuk menghukum.
  29. Bil 21:6; Ul 32:24; 1Kor 10:9
  30. 16. Mujizat yang berhubungan dengan - :
    1. 16.1 Tongkat Musa menjadi - .
    2. Kel 4:3; 7:9,15
    3. 16.2 Orang Israel disembuhkan karena memandang - yang terbuat dari
    4. tembaga. Bil 21:8,9; Yoh 3:14,15
    5. 16.3 Kuasa terhadap - diberikan kepada murid-murid Kristus.
    6. Mr 16:18; Luk 10:19
  31. 17. Melukiskan:
    1. 17.1 Iblis.
    2. Kej 3:1; 2Kor 11:3; Wahy 12:9; 20:2
    3. 17.2 Orang munafik.
    4. Mat 23:33
    5. 17.3 Suku Dan.
    6. Kej 49:17
    7. 17.4 Musuh-musuh yang mengganggu dan membinasakan.
    8. Yes 14:29; Yer 8:17
    9. 17.5 (Lidah yang tajam seperti - ) iri hati orang yang jahat.
    10. Mazm 140:4
    11. 17.6 (Memagut seperti - ) akibat-akibat yang membawa kebinasaan
    12. karena minum air anggur. Ams 23:31,32

Ular [lambang]

LAMBANG kelicikan dan tipu daya Iblis, para malaikat yang jatuh ke dalam dosa dan orang jahat secara umum. Kej 3:1-14; 49:17; Ul 32:33; Ayb 20:14, 16; Mzm 91:13; 140:4; Yes 14:29; 27:1; 65:25; Yer 46:22; 51:34; 2 Kor 11:3; Why 12:9, 14, 15; 20:2.

ULAR [browning]

1) Pertama kali muncul dalam Alkitab pada cerita *kejadian menurut *Y (Kej. 2:4b-3:24), untuk menjelaskan keadaan berdosa manusia. Ular (yang belum disamakan dengan *Setan atau Iblis) adalah yang menjadi si pencoba. Harun diberi kuasa untuk mengubah tongkatnya menjadi ular sehingga dapat menekan Firaun (Kel. 7:10). Musa mempunyai 'ular tembaga' yang berkemampuan menyembuhkan (Bil. 3:14-15) yang disebutkan lagi dalam Yoh. 3:14-15. Paulus juga pernah bertemu ular yang berbisa (Kis. 28:1-6), walaupun sekarang orang berpendapat tidak ada lagi ular berbisa di *Malta. 2) Umum di Palestina dan sering disebut dalam Alkitab dari Kejadian 3:14 dst., ada ular kobra dan ular berbisa lainnya. Diceritakan bahwa Paulus di *Malta digigit ular (Kis. 28:3). Tidak mengherankan, ular dipakai sebagai simbol kejahatan (Mzm. 58:4) dan Iblis disebut 'ular tua' (Why. 20: 2). Sekalipun begitu, ular diberi penghargaan karena mempunyai kecerdikan yang membuat orang lain iri (Mat. 10:16).

ULAR [ensiklopedia]

I. Umum

Ular termasuk reptilia berkepala, bertubuh dan berekor, tapi tidak punya anggota tubuh. Ular menjalar di atas tanah dengan menggunakan perutnya. Karena lidahnya menjulur bergerak-gerak keluar masuk, maka sering dikatakan ular menjilat atau memakan debu (Kej 3:14; bnd Yes 65:25; Mi 7:17; dan terutama Ams 30:19). Sebagai tamsil, bnd bangsa-bangsa menjalar seperti ular datang untuk mengakui Allah Israel (Mi 7:17), dan menggambarkan Mesir lari dan medan pertempuran seperti ular yg mendesis masuk ke lubangnya (Yer 46:22; berlawanan dgn pikiran Mesir ttg ular kobra atau, ular ureus yg suci di dahi Firaun, yg membawa dia kepada kemenangan).

Kemampuan beberapa jenis ular memancarkan bisa ke dalam gigitannya sesudah menggigit atau mematuk mangsanya (Kej 49:17; Pkh 10:8, 11; Mat 7:10; Luk 11:11) terdapat dalam banyak tamsil Alkitab. Maksud tamsil-tamsil seperti itu mencakup bahaya orang fasik (Ul 32:33; orang Ibrani pemberontak; Mzm 58:5; 140:4) atau bahaya karena terlalu banyak minum anggur (Ams 23:32), bahaya dari Hari Yahweh (Am 5:19), dan penindas asing (Yes 14:29). Seperti perang, bala kelaparan, dll, gigitan ular bisa terdapat di tengah-tengah hukuman dan ganjaran Allah (Bil 21:4-6; Yer 8:17; Am 9:3), dan kelepasan dari bahaya ini dapat diberikan kepada hamba-hamba Allah (Mrk 14:18; Luk 10:19; bnd Kis 28:3-6).

Ada ular yg dapat dimanterai (Pkh 10:11), yg lain dianggap 'tuli' terhadap kepandaian ahli mantera (Mzm 58:5-6; Yer 8:17). Mungkin pemantera ularlah, yg digambarkan pada jimat kumbang Mesir (P Montet, L'Egypte et la Bible, 1959, hlm 90-94, gbr 17). Mengenai memanterai ular di Mesir, dulu dan sekarang, bnd L Keimer, Histoires de Serpents dans l 'Egypte Ancienne et Moderne, 1947, dan tentang Mesopotamia, lih N. L Corkill, 'Snake Specialists in Iraq', Iraq 6, 1939, hlm 45-52.

Disamping kata-kata umum nakhasy, 'ular', dan saraf 'menyala' (lih II di bawah), dalam bh Ibrani ada beberapa kata lain untuk ular. Kata kuno peten (Ul 32:33; Ayb 20:14, 16; Mzm 58:5; 91:13; Yes 11:8) terdapat juga sebagai btn dalam naskah Ugarit abad 14 sM. Ini sering dianggap sama dengan ular kobra Mesir (Arab naja haje, atau naja nigricollis, M. A Murray, JEA, 34, 1948, hlm 117-118), dan inilah ular yg sering disebut oleh para penulis Yunani dan Romawi kuno. Ular kobra nampak dalam dua hieroglif Mesir. Binatang berbisa ini mempertajam ay-ay seperti Ul 32:33 dan Ayb 20:14, 16. Kata 'efeh (Ayb 20:16; Yes 30:6; 59:5) sama dengan kata Arab afa'a, dan seperti kata 'efeh, kata ini tampil sebagai istilah umum untuk ular dan kadang-kadang lebih khas untuk ular beludak (bnd L Keimer, Etudes d'Egyptologie, 7, 1945, hlm 38-39, 48-49). Dalam Kej 49:17, kata Ibrani syefifon kerap kali dianggap sebagai beludak: atau 'beludak bertanduk', Cerastes cornutus, atau yg tidak bertanduk, Vipera cerastes. Di Mesir dan Palestina ular-ular ini sudah terkenal sejak zaman kuno, dan di Mesir hieroglif untuk 'f' terjadi dari kata-kata tiruan suara fy, fyt, 'beludak' (Keimer, Etudes d'Egyptologie 7,1945; RE Newberry, JEA, 34, 1948, hlm 118). Arti 'aksyuv dalam Mzm 140:3 tidak pasti; dalam Rm 3:13 kata itu diterjemahkan dengan kata Yunani aspis, tapi TBI tidak menerjemahkannya. Kata tsifoni diterjemahkan oleh TBI dengan 'beludak' dalam Ams 23:32, dan seperti tsefa' dalam Yes 14:29, sebagai 'ular beludak' dalam Yes 11:8; 59:5; Yer 8:17; kata-kata ini pasti mengartikan suatu jenis ular. Binatang yg mematuk tangan Paulus dalam Kis 28:3 sering dianggap beludak yg biasa di daerah Laut Tengah; kata Yunani itulah (ekhidna) yg dipakai dalam perumpamaan yg tajam dalam Mat 3:7; 12:34; 23:33; Luk 3:7.

II. Yg khusus

a. Ular pertama yg dibicarakan dalam Alkitab adalah makhluk yg cerdik sesuai Kej 3, yg diperalat Iblis untuk memisahkan manusia dari Allah (Rm 16:20; 2 Kor 11:3), yg dikendalikan oleh Iblis seperti setan-setan yg merasuki manusia dan sejumlah babi pada zaman PB.

Sebagai hukumannya, ular mendapat kutukan, takkan meningkat dari keadaannya yg biasa, yaitu menjalar (Kej 3:14). Jadi ular dalam Alkitab tetap merupakan lambang kebohongan dan penipuan (Mat 23:33), dan penipu ulung sendiri ialah 'si ular tua' (Why 12:9, 14, 15; 20:2); orang Kristen ditantang menyamai kecerdikan ular (Mat 10:16).

b. Suatu tanda yg dibuat oleh Musa di hadapan Israel (Kel 4:2-5, 28-30) juga oleh Musa dan Harun di hadapan Firaun (Kel 7:8-12) ialah Harun melemparkan tongkatnya, sehingga tongkat itu menjadi ular dan mengambilnya kembali sebagai tongkat, dan pada peristiwa terakhir ular tongkat Harun itu menelan ular tongkat dari tukang-tukang sihir Mesir (*SIHIR, ILMU).

c. Waktu di padang gurun umat Israel yg memberontak dihukum dengan serangan 'ular-ular yg ganas' (nakhasy saraf) (UI 8:15), yg bisanya mematikan (Bil 21:4-9). Tatkala Israel meminta kelepasan, Allah menyuruh Musa membuat ular tedung tembaga dan menaruhnya pada satu tongkat, sehingga bila orang-orang yg dipagut ular memandangnya dan percaya kepada kuasa penyembuhan Allah dapat tetap hidup (*ULAR TEMBAGA). Istilah saraf 'menyala', atau 'bergelora', 'ganas', dapat merujuk kepada akibat bisa atau racun ular yg terkait; kata itu terdapat dalam Yes 14:29 dan 30:6 (di situ kata 'terbang' dapat berarti kecepatan ular mematuk, seolah-olah 'mempunyai sayap', demikianlah bh Arab modern; mengenai ini dan keterangan lainnya, lih Keimer, Histoires de Serpents, hlm 10, catatan 2; DJ Wiseman, TynB 23, 1972, hlm 108-110).

d. Beberapa rujukan Ibrani akan 'ular' tidak begitu tepat dikenakan kepada ular, melainkan kepada binatang-binatang lain yg menakutkan, atau melukiskan kekuatan-kekuatan besar militer tertentu dalam dunia zaman Alkitab. Jadi sebutan 'ular' dalam Am 9:3 lebih cocok dengan binatang besar penghuni dasar laut daripada ular. Yg disebut dalam Yes 27:1 pedang yg hendak dihunus terhadap 'Lewiatan sebagai ular yg meluncur, dan Lewiatan sebagai ular yg melingkar, dan ... ular naga yg di laut', sangat mungkin berarti hukuman atas Asyur (negeri tempat S Tigris mengalir deras), atas Babel (negeri tempat S Efrat berkelok-kelok), dan terhadap Mesir (tannin, 'ular naga, makhluk yg mengerikan', seperti dlm Yeh 29:3; 32:2) secara berurutan. Di sini mungkin Yesaya memberitakan hukuman Allah atas negeri-negeri kafir ini dalam kata-kata dongeng Kanaan kuno tentang pemusnahan Lotan atau Lewiatan oleh Baal, dan cerita-cerita Mesopotamia tentang membunuh ular naga dan ular-ular lain (Labbu, Zu, dst), dan cerita Mesir tentang menghancurkan `Apep; jadi ia menghukum mereka dengan perumpamaan-perumpamaan mereka yg umum dikenal. Apa itu 'ular yg tangkas' (TBI) yg disebut dalam Ayb 26:13, yg dihubungkan dengan langit, belumlah pasti. Karena ular dapat mengartikan Iblis (bnd IIa di atas, dan Why 12:7-10, 14-15; 20:2), mungkin di sini kita dapat membandingkan sebutannya yg lain (?) yaitu Bintang Timur, yg padanya raja Babel diumpamakan dalam Yes 14:12, 15; lih juga Yud 6 dan 2 Ptr 2:4.

Hal-hal yg disebut di atas, baik dalam Alkitab maupun di luarnya, tidak menunjuk kepada pergumulan suatu dewa atau makhluk yg mengerikan pada saat penciptaan, karena semua pembunuhan ular yg disebut di dalamnya terjadi dalam dunia yg sudah tercipta. Lagipula, Tiamat -- yaitu asal mula yg bersifat perempuan -- dalam dongeng Babel, yg kematiannya terjadi oleh tangan Marduk dihubungkan dengan penciptaan, bukanlah seekor ular atau naga, justru tidak juga menopang anggapan adanya pergumulan suatu dewa dengan seekor ular atau naga pada saat penciptaan (bnd A Heidel, The Babylonian Genesis, 1951, hlm 83-88, 102-114). *NAGA. *LEWIATAN; *RAHAB.

Dalam mitologi dan agama-agama Kanaan, Mesopotamia, Anatolia dan Mesir dewa-dewa ular dikenal. Kadang-kadang ular merupakan lambang perlindungan (ular kobra Mesir), atau lambang kejahatan (ump 'Apep atau Apopis Mesir), lambang kesuburan (dewi-dewi persetubuhan Mesir-Kanaan; ANEP, gbr 471-474), atau lambang hidup menerus (yg dilambangkan oleh pergantian kulit yg berulang-ulang, bnd A Heidel, The Gilgamesh Epic and Old Testament-Parallels, 1949, hlm 92, catatan 212). Mengenai alas-alas mezbah Kanaan dengan pola-pola ular, lih ANEP, gbr 585, 590. Dalam naskah-naskah Kanaan dari Ugarit disebut korban yg diaturkan, yaitu kepala anak lembu kecil untuk 'Anat-Lotan (Gordon, Ugaritic Literature, 1949, hlm 107, 114, catatan 1), dan suatu mantera terhadap ular-ular (C Virolleaud, Ugaritica 5, 1968, hlm 564 dst, No. 7; M Astour, JNES 27, 1968, hlm 13-36; A. F Rainey, JAOS 94, 1974, hlm 189 dst, 194; M Dietrich dll, OF 7, 1975, hlm 121-125. KAK/MHS/HAO


Lihat definisi kata "Ular" dalam Studi Kata



TIP #31: Tutup popup dengan arahkan mouse keluar dari popup. Tutup sticky dengan menekan ikon . [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA