TRADISI LISAN
TRADISI LISAN [browning]
Bahan yang diturunkan dari generasi ke generasi di dalam bentuk perkataan lisan. Ada masa pertumbuhan yang panjang sebelum tulisan PL mencapai bentuk akhirnya sebagai kitab. Di Israel kuno potongan *puisi, cerita-cerita pahlawan, *legenda-legenda tentang tokoh-tokoh pendiri bangsa dan nyanyian-nyanyian berbagai perayaan beredar di kalangan kelompok manusia tertentu dan suku-suku. Berulang-ulang berita-berita tentang peristiwa-peristiwa penting seperti *keluaran dari *Mesir dan pengembaraan di *padang gurun diturunkan kepada anak cucu dan ini kemudian diikuti dengan cerita-cerita tenang raja-raja dan nabi-nabi awal. Dalam proses itu semua bahan tadi mengalami penambahan dan reinterprestasi. Lalu bahan tertulis itu dikumpulkan -- menurut golongan hukum-hukum, nubuat-nubuat, cerita mengenai orang-orang tertentu. Tulisan-tulisan ini kemudian menjadi bahan mentah dari sumber-sumber tulisan yang sekarang dapat dikenali dalam *Pentateukh. Beberapa ahli, terutama di Skandinavia, di mana diadakan perbandingan dengan cerita-cerita kepahlawanan Norwegia kuno, mengusulkan masa perkembangan tradisi lisan yang panjang sekali, tetapi pandangan yang lazim ialah bahwa sumber-sumber tertulis itu dimulai sejak abad ke-10 sM.
PB juga mempunyai masa perkembangan seperti itu, hanya lebih pendek. Pada masa permulaannya cerita-cerita mengenai Yesus dan orang-orang Kristen perdana itu diceritakan dari orang ke orang dan dari kelompok ke kelompok, menurut kebutuhan pengajaran dan perbantahan. Ini berarti bahwa banyak bahan yang tidak dibutuhkan langsung tersingkirkan dan lenyap. Yang terpelihara, melalui berbagai modifikasi dan reinterprestasi yang dituntut oleh keadaan. Namun, tidak dapat disangkal bahwa ada batas pada proses perkembangan itu yang ditentukan oleh ingatan yang kuat dari masa itu. Ucapan-ucapan Yesus mungkin diikat bersama dan dipakai pada waktu Kitab-kitab Injil dituliskan. Matius dan Lukas mempunyai *perumpamaan-perumpamaan dan ucapan-ucapan pendek dalam Injil mereka, namun konteksnya tidak dikenal lagi. Markus menciptakan suatu cerita *penderitaan Yesus dengan teliti, yang disertai dengan perkataan mengenai *eskhatologi dalam Mrk. 13, dan semuanya itu didahului dengan berita sekilas mengenai perjalanan Yesus, perbenturan-Nya dengan dunia sekitar, pemanggilan para *murid, *mukjizat-mukjizat dan perumpamaan-perumpamaan yang menjelaskan dan memberitakan kedatangan *Kerajaan Allah.
Tradisi lisan bukanlah suatu ciptaan baru Kristen. Hal itu sudah lazim di kalangan para ahli kitab dan para *rabi Yahudi. Mereka perlu terus-menerus membarui menurut waktunya ketentuan-ketentuan tertulis dari *Torah. Dengan demikian, ada banyak persyaratan hukum (*halakah) dan penguraian nats dari cerita-cerita PL (*haggadah). Tradisi lisan ini berlanjut selama berabad-abad hingga akhirnya dibakukan dalam *Misnah.

