: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Rapha | Raphah | Raphu | RAS SAMARA | Ras Syamra | RASUK, KERASUKAN | Rasul | Ratapan | RATAPAN, KITAB | Ratna Cempaka | RATU
Daftar Isi
ENSIKLOPEDIA: RASUK, KERASUKAN

RASUK, KERASUKAN

RASUK, KERASUKAN [ensiklopedia]

Kerasukan dikenal di seluruh dunia. Kerasukan dapat sengaja dicari, ump oleh dukun atau tukang sihir maupun mediator, baik pada masyarakat primitif maupun yg sudah maju. Kerasukan dapat terjadi tiba-tiba pada seseorang, sebagai dimasuki oleh setan. Orang yg kerasukan bertingkah aneh, berbicara dengan nada yg berbeda dari yg biasa, dan sering menampakkan kemampuan telepati dan mempunyai daya pandang yg menembusi suatu penghalang.

Dalam Alkitab nabi non-Yahudi berusaha kerasukan, mis para nabi Baal (1 Raj 18). Mediator -- dikucilkan di Israel -- agaknya mengusahakan kerasukan, sebab Taurat menganggapnya jahat, bukan sebagai penyakit (mis Im 20:6, 27). Dalam PL Saul menjadi contoh kerasukan. Roh Tuhan meninggalkan dia dan roh jahat dari Allah mengganggunya (1 Sam 16:14; 19:9). Kita boleh menafsirkan hal ini dengan berkata, 'jika seseorang telah dipenuhi kuasa kharismatik Roh Kudus, bila ia tidak setia, maka Allah dapat mengizinkan roh jahat memasuki hidupnya'. Atau dapat dikatakan, 'jahat' di situ tidak memiliki arti moral, melainkan depresi. Roh jahat disingkirkan dari Saul oleh permainan musik Daud: karena permainan musik itu biasanya disertai mazmur, mungkin (nyanyian) mazmur itulah yg mengusir roh jahat itu.

PB melaporkan beberapa peristiwa kerasukan. Nampaknya Iblis mengerahkan pasukannya menentang Kristus dan pengikut-Nya. Dan Injil menunjukkan bahwa Kristus membedakan penyakit biasa dari penyakit yg berbarengan dengan kerasukan. Penyakit biasa disembuhkan dengan peletakan tangan atau pengolesan minyak, penyakit karena kerasukan disembuhkan dengan perintah supaya setan pergi (mis Mat 10:8; Mrk 6:13; Luk 13:32; juga Kis 8:7; 19:12). Kerasukan tidak terus-menerus, tapi bila terjadi, sering membawa akibat yg sangat berbahaya (Mrk 9:18). Kebutaan dan ketulian akibat kerasukan, nampaknya berlangsung tetap (ump Mat 9:32-33; 12:22).

Umumnya psikiater barat modern menolak terjadinya kerasukan. Di antara mereka ialah T. K Oesterreich, Possession, Demoniacal and Other ..., 1930. Di lain pihak misionaris J. L Nevius, doktor medis di China, dalam bukunya Demon Possession and Allied Themes, 1892, mengatakan bahwa kerasukan setan benar-benar suatu realita, dan banyak misionaris Kristen sependapat dengan dia.

Pendapat di antara kedua ekstrim di atas mengatakan, bahwa setan dapat menguasai segi tertekan dalam kepribadian seseorang, kemudian dengan memanfaatkan segi yg tertekan itu setan merekayasa tindakan orang itu. Setan mungkin saja menimbulkan kebutaan dan ketulian total, atau penyakit lain, ump penyakit ayan. Penyakit ayan sengaja disebut, karena umum menganggap bahwa serangan mendadak penyakit ayan adalah tanda kerasukan roh atau ilah, dan memang jiwa penderita ayan sangat peka. Alkitab tidak menghubungkan penyakit ayan dengan kerasukan setan, dan gambaran tentang anak yg sontak terserang penyakit dalam Mat 17:14 dab; Mrk 9:14 dab; Luk 9:37 dab, pasti merujuk pada lebih dari penyakit ayan saja. Penyakit ayan belum dimengerti, tapi dapat ditimbulkan dalam diri orang (W. G Walter, The Living Brain, 1953, hlm 60 dab). Ahli pengacu kepribadian tahu, bahwa sering tak mungkin mengatakan tepat bagaimana suatu kepribadian dikacaukan. Mungkin beberapa, bukan semuanya dan bukan sebagian besar, adalah disebabkan kerasukan setan.

Alkitab tidak melukiskan keadaan yg mendukung sehingga kerasukan setan terjadi, sekalipun Kristus dalam Mat 12:44-45 berkata bahwa rumah kosong dapat dihuni kembali. Gereja perdana mengusir setan dalam nama Yesus Kristus (Kis 16:18), tapi ada juga non-Kristen yg mengusir setan (Luk 11:19; bnd Kis 19:13-16).

Perintah 1 Yoh 4:1-3 untuk menguji roh, menunjukkan bahwa nabi palsu di gereja berbicara karena kerasukan. Perlu diperhatikan bahwa Alkitab tidak pernah berbicara tentang dirasuki oleh arwah atau malaikat. Roh yg dimaksudkan dalam ay itu adalah Roh Kudus atau roh jahat. Lih juga 1 Kor 12:1-3.

KEPUSTAKAAN. W. M Alexander, Demonic Possession, 1902; M. F Unger, Demons in the World Today, 1971; V White, God and the Unconscious, ps 10, 1952; J. S Wright, Mind, Man the .Spirits, 1972, hlm 108 dab; J Richards, But deliver us from evil. 1974. JSW/HH/HAO




TIP #20: Untuk penyelidikan lebih dalam, silakan baca artikel-artikel terkait melalui Tab Artikel. [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA