MUKJIZAT
Daftar Istilah NET: Pekerjaan yang mengherankan, ajaib dan luar biasa yang dilakukan Tuhan.
MUKJIZAT [browning]
Para penulis*Alkitab percaya bahwa Allah yang menciptakan dunia dapat dan memang melakukan campur tangan dalam kehidupan manusia dan dalam jalannya kejadian-kejadian alam. Perbuatan-perbuatan dahsyat dilakukan Allah pada saat-saat amat penting dalam sejarah Israel -- seperti pada penyeberangan laut (Kel. 14) dalam *keluaran bangsa Israel dari *Mesir. Kejadian itu dimengerti sebagai pengukuhan janji Allah kepada umat-Nya. *Mukjizat-mukjizat penyembuhan dilakukan Allah sebagai jawaban atas *doa permohonan para *nabi (1Raj. 17:20-22).
Di dalam Kitab-kitab Injil mukjizat-mukjizat Yesus melanjutkan tradisi penyembuhan oleh para abdi Allah, yang dijiwai oleh *Roh. Ada kemiripan antara mukjizat Yesus dan mukjizat yang dicatat oleh berbagai tokoh kharismatik dari dunia Helenis, termasuk oleh Hamina ben Dosa, orang Galilea pada abad pertama M, sebelum jatuhnya Yerusalem pada 70 M. Ciri khas dari mukjizat itu (yang disebutkan 'tanda-tanda' dalam Injil Yohanes) adalah tanda dalam kerangka *eskhatogis dari kedatangan *Kerajaan Allah; kegenapan dari apa yang dinantikan PL, misalnya mukjizat pemberian makan 5000 orang (Mrk. 6:30-44) menggemakan mukjizat pemberian makan kepada Israel di *padang gurun. Semua itu terjadi di dalam kerangka *iman dan doa; dan menandakan kemenangan atas *kejahatan. Tetapi, memang diakui bahwa orang lain, di samping Yesus, juga melakukan mukjizat-mukjizat serupa (Mrk. 13:22; Mat. 12:27).
Cara-cara dari pelaksanaan penyembuhan itu (dan tidak ada alasan untuk meragukan kebenaran terjadinya penyembuhan oleh Yesus, yang diceritakan dengan sederhana dan terkendali) memang dapat dijelaskan. Tidak ada catatan tentang pemulihan tubuh seperti penggantian anggota badan yang terpenggal (kecuali cerita telinga hamba Imam Besar dalam Luk. 22:51). Pendeknya, para pembaca Injil melihat penyembuhan itu sebagai perbuatan nyata dari Allah yang diterima orang percaya dalam kuasa kerajaan Allah yang telah dimulai dalam diri Yesus. Pembaca modern dapat berkata bahwa tubuh manusia itu lebih daripada mesin yang dapat digerakkan oleh obat-obatan dan dibedah secara medis dan pengaruh positif spiritual dan mental dari Yesus dapat saja berakibat menyembuhkan.
Pelayanan penyembuhan berlanjut pada zaman para rasul. Petrus dan Paulus menyembuhkan orang lumpuh dan orang sakit (Kis. 3:6; 14:10; 16:18). Karena dikeluarkan dari lingkungan terasing dan menyedihkan dan diberi pengalaman persahabatan dan kasih, tidak mengherankan apabila orang yang sakit menjadi baik. Petrus di Yerusalem menegaskan bahwa kebenaran Yesus dikukuhkan oleh tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat yang dilakukan Allah melalui-Nya (Kis. 2:22) dan Ia percaya banyak orang pendengar-Nya sadar akan hal itu. Namun, ada juga peringatan bahwa fenomena seperti itu dapat merupakan pekerjaan kristus palsu (Mrk. 13:22) yang tidak dapat dipercaya (Yoh. 4:48).
Mukjizat Yesus yang lain dari penyembuhan mungkin lebih bersifat simbolis daripada historis. Pemberian makan kepada 5000 dan 4000 orang (Mrk. 6:30-44; 8:1-10) dengan berkeranjang sisa roti dan ikan dalam jumlah cukup, berarti mestinya adalah simbolisme untuk Yesus sebagai perantara dari belas kasihan Allah kepada orang Yahudi maupun *bukan Yahudi: Banyaknya air yang tersedia di *Kana untuk ritual *pemurnian Yahudi dan yang diubah menjadi *anggur oleh Yesus (Yoh. 2:1-11) mungkin diceritakan untuk pengajaran bahwa Gereja Kristus melampaui arti *Yudaisme dan *sinagoga dalam maksud Allah.

