KAIDAH UTAMA
KAIDAH UTAMA [browning]
Istilah ini digunakan sejak Reformasi untuk ajaran Yesus yang dicatat dalam Mat. 7:12 sebagai sesuatu yang sangat berharga: Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka, mengungkapkan kewajiban untuk mengasihi Allah dan sesama manusia. Ada hubungan yang mirip dengan *Didakhe. Hal tersebut juga ditemukan sekali-sekali dalam tulisan-tulisan Yahudi, namun lebih lazim dalam bentuk negatif: Apa yang kamu benci, janganlah kamu lakukan terhadap orang lain. Ungkapan itu juga terdapat dalam ajaran Rabi *Hillel (60 sM-20 M) dan dalam Kitab Tobit (4:15), juga dalam literatur Buddhis dan Islam.

