HINNOM, LEMBAH
HINNOM, LEMBAH [ensiklopedia]
Lembah di selatan Yerusalem, disebut juga 'lembah anak lelaki (atau anak-anak lelaki) Hinnom'. Pada zaman Yeremia, lembah ini dikaitkan dengan penyembahan terhadap Molekh. Yosia menghancurkan mezbah penyembahan itu, dan melarang mempersembahkan korban di sana. Di kemudian hari rupanya lembah itu digunakan tempat pembakaran jenazah para penjahat, binatang-binatang dan sampah. Kemudian nama itu dipakai sebagai nama bagi neraka. Bh Ibrani ge (lembah dari) hinnom, dalam bh Yunani menjadi geenna, yakni bh Latin dan Inggrisnya Gehenna. Tradisi Yahudi pada suatu waktu mengatakan bahwa mulut neraka ada di Hinnom.
Lembah itu sukar dipastikan. Ia merupakan bagian tapal batas antara daerah Yehuda dan Benyamin, dan terletak antara 'bagian selatan ... gunung Yebus, yaitu Yerusalem' dan En-Rogel (Yos 15:7 dab). Dengan demikian jelas, bahwa identifikasi kedua lokasi ini mendasari identifikasi lembah Hinnom. Bila En-Rogel adalah Air Mancur Dara (The Virgin's Fountain), maka lembah Hinnom dapat disamakan dengan lembah Kidron, yg membentang dari timur ke tenggara Yerusalem. Tapi jika Hinnom adalah apa yg sekarang disebut Bir Eyyub, maka ada dua kemungkinan: entah lembah itu adalah lembah Tyropoeon, yg membentang dari pusat Yerusalem ke bagian tenggara, atau lembah yg melingkungi kota itu di bagian barat dan selatannya, yg sekarang disebut Wadi al-Rababi. Batas masing-masing lembah itu di tenggara berhenti dekat Siloam. Tradisi Islam menyokong lembah Kidron, tapi kemungkinan itu adalah yg paling tipis; jumlah terbesar sarjana menerima Wadi al-Rababi sebagai Hinnom yg benar. *EN-ROGEL. DFP/JMP

