HENOTEISME
HENOTEISME [browning]
Telah diterima bahwa sebelum Israel sampai pada kepercayaan terhadap Allah Yang Esa (*Yahweh) secara eksklusif, diakui bahwa bangsa-bangsa lain telah memiliki ilah-ilah mereka sendiri, yang cocok untuk mereka sembah (Ul. 32:8-9; 1Sam. 26:19). Meskipun demikian, superioritas Yahweh atas ilah-ilah lain makin ditekankan (Mzm. 86:8). Namun, kemungkinan monoteisme *Deutero-Yesaya yang ambigu itu lebih merupakan perkembangan dari *monoteisme implisit ketimbang henoteisme. Hinduisme mungkin dipertimbangkan sebagai bentuk modern henoteisme.

