: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Eshtaolites | Eshtemoa | Eshtemoh | Eshton | ESKATOLOGI | ESKHATOLOGI | Eskol | Esli | Essena | Estaol | Estemo
Daftar Isi
BROWNING: ESKHATOLOGI

ESKHATOLOGI

ESKHATOLOGI [browning]

'Doktrin mengenai zaman akhir' (Yunani: to eskhata) yang masuk ke dalam wacana Kristen dengan makna: *kematian, *penghakiman, *surga, dan *neraka. Namun, dalam studi Alkitab kata ini menunjuk pada gagasan-gagasan, baik dalam PL, PB, maupun literatur inter-testamental, mengenai periode sejarah atau keberadaan yang terakhir. 'Akhir' dapat berarti titik penghabisan, atau peristiwa-peristiwa yang dengannya segala sesuatu dinilai.

Dalam PL janji mengenai 'tanah yang makmur' (Kel. 3:8) berubah menjadi masam ketika bangsa *Asyur dan *Babel menaklukkannya. Para *nabi (mis. Yes. 40 dan Yer. 46) menubuatkan pemulihan ketika penderitaan Israel telah cukup untuk menebus kemurtadan mereka, atau ketika Bait Allah telah dibangun kembali (*Hagai dan *Zakharia). Namun, tetap belum ada tanda-tanda kedamaian dan keamanan. Bentuk eskhatologi dipergunakan oleh para penulis apokalyptik, yang mempertahankan bahwa Allah telah menyatakan masa depan kepada para saksi terpilih. Sebagai pengantar *hari Tuhan yang mengerikan, akan terjadi bencana kosmik, didahului dengan kembalinya Nabi *Elia yang menyerukan pertobatan nasional (Mal. 4:5-6). Orang-orang fasik yang tidak bertobat akan disiksa secara kekal (Yes. 66:24). Kemudian akan datang era keadilan dan kemakmuran, dan keturunan *Daud akan memerintah (Yes. 11:1).

Umat Israel yang telah mati akan dibangkitkan (Dan. 12:2) -- definisi yang lebih tepat daripada sebelumnya mengenai akhirat, sekalipun tidak berarti bahwa hingga penyusunan Kitab Daniel pada abad ke-2 sM, orang Ibrani tidak percaya akan adanya kehidupan di seberang kematian.

Dalam PB eskhatologi merupakan gagasan yang kompleks sekitar *Kerajaan Allah dalam pengajaran Yesus, kedatangan *Anak Manusia, *parousia, dan keadaan yang akan terjadi pada zaman yang akan datang. Beberapa sarjana, secara klasik Albert *Schweitzer, berpegang pada pendapat bahwa harapan Yesus seluruhnya diletakkan pada masa depan yang sudah dekat. Teori ini dikenal sebagai eskhatologi 'konsisten', atau eskhatologi 'futuris sempurna'. Namun, dalam PB eskhatologi juga mencakup peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sejarah (mis. kehidupan dan kematian Yesus), seperti halnya dengan peristiwa-peristiwa yang terkait dengan parousia, atau kedatangan Kristus kembali, ketika orang-orang percaya yang sudah mati dibangkitkan dengan utuh (tidak dirusak oleh pembusukan) dan yang masih hidup akan dianugerahi tubuh baru yang sesuai untuk mewarisi Kerajaan Allah (1Kor. 15:35-53). Injil keempat misalnya, menyatakan bahwa partisipasi dalam *kehidupan kekal sudah dapat dimulai saat ini dan di sini (Yoh. 5:25-29; 6:40). Beberapa penulis PB mengira bahwa *akhir zaman akan segera tiba (1Ptr. 4:7), namun penundaannya tidak memperlemah iman Kristen mereka, karena mereka berpegang bahwa karya dan kemenangan Kristus yang menentukan telah diraih oleh Anak Manusia di masa lalu. Dalam bahasa beberapa sarjana Alkitab hal ini disebut sebagai 'eskhatologi yang telah dimulai', namun masih akan disempurnakan pada masa yang akan datang. Para pembaca modern mengakui bahwa harapan akan datangnya penghakiman ilahi pada generasi Kristen pertama mendatangkan dorongan untuk bermurah hati dan berbuat baik (Mat. 13:30). Dewasa ini, pengertian seperti itu telah berkurang. Umat Kristen modern mungkin lebih suka memberikan tafsiran baru sebagai kebutuhan mendesak yang tertanam oleh iman PB mengenai penghakiman yang akan segera tiba. Hal tersebut dapat dimengerti sebagai kecemasan terhadap kejahatan yang terus ada di dunia ini dan kepastian langkah untuk mengambil tindakan politis guna melawannya.




TIP #35: Beritahu teman untuk menjadi rekan pelayanan dengan gunakan Alkitab SABDA™ di situs Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.07 detik
dipersembahkan oleh YLSA