DOKETISME
DOKETISME [browning]
Pandangan bahwa Yesus adalah sosok ilahi yang hanya seolah-olah menjadi manusia. Oleh *Ignatius (...107 M), pandangan ini secara eksplisit dicap sebagai *bidat, meskipun sebelumnya kemungkinan telah ada. Doketisme berasal dari dualisme *Helenistik, yaitu gagasan bahwa apa yang diciptakan adalah cemar, bersifat 'kedagingan', dan dapat mati, sedangkan yang ilahi itu baik, rohani, dan tidak dapat mati. Jadi, pendapat kaum doketis selanjutnya adalah: karena Yesus *Juruselamat berasal dari keberadaan ilahi, maka tidak mungkin Ia benar-benar manusia.
Sementara ilmuwan berpendapat bahwa dalam Injil Yohanes terdapat tanda-tanda pemikiran doketis, terutama pasal 17. Dikatakan bahwa dalam Injil keempat sifat-sifat manusiawi Yesus, seperti belas kasihan dan *kemurahan hati, kurang ditonjolkan; bahwa Ia tidak pernah menampakkan dengan tepat kesakitan dan penderitaan dunia kita; dan bahwa Ia dengan jelas 'selalu berada di pihak Allah', yang tidak memiliki solidaritas terhadap manusia.
Pendapat yang bertentangan dengan hal ini mengatakan bahwa ciri *Kristologi Yohanes, Yoh. 1:14, 'Firman itu telah menjadi daging', dan bahwa kesejatian kemanusiaan Yesus diperlihatkan oleh Injil Yohanes dengan petunjuk mengenai ibu Yesus (2:1-11) dan saudara-saudara-Nya (7:3-10); keletihan-Nya di sebuah sumur di *Samaria (4:6); perasaan haus-Nya (4:7); kesedihanNya (Yoh. 11:33), dan *kematian-Nya. Dengan bukti-bukti ini diyakini bahwa Kristologi Yohanes bukanlah doketis. Yesus berbagi kemanusiaan-Nya dengan seluruh umat manusia yang lain.

