Daftar Isi
ENSIKLOPEDIA: CELAKA

CELAKA

CELAKA [ensiklopedia]

TBI menerjemahkan kata seru Yunani ouai dengan 'celaka', berarti 'wahai'. Bila Yesus berkata 'Celakalah kamu', Dia bukanlah menyatakan penghukuman terakhir, melainkan menyesalkan keadaan celaka di hadapan Allah dari mereka yg disapa-Nya. Keadaan celaka demikian meliputi kenyataan bahwa mereka hidup dalam sorga palsu, tanpa menyadari malapetaka yg menantikan mereka. Keadaan mereka, yg hatinya terpusat pada materi, dibutakan oleh kekayaan terhadap kebutuhan-kebutuhan rohani mereka. Keadaan mereka yg berpuas diri, mereka yg tidak mempunyai penyesalan diri dan tidak mempedulikan orang lain, dan keadaan mereka yg di mana-mana tersohor, itulah yg dinyatakan celaka oleh Yesus (Luk 6:24-26). Halnya sama dengan keadaan celakanya orang-orang Farisi dan ahli Kitab (Luk, 'ahli-ahli Taurat'), yg menurut Yesus terletak pada unsur kemunafikan mereka, ketiadaan keseimbangan hukum, kesukaan pamer dan kepuasan akan diri sendiri yg merusak citra agama mereka (Mat 23:13-33; Luk 11:42-52).

Ketika Yesus menujukan 'Celakalah engkau' kepada kota-kota Khorazim dan Betsaida, Dia menambahkan nubuat tentang malapetaka yg menantikan mereka (Mat 11:21), sebab mereka dalam keadaan celaka karena menolak Injil. Paulus mengatakan bahwa celakalah ia kalau tidak memberitakan Injil (1 Kor 9:16). Si pelihat dalam Why menggunakan kata ouai sebagai kata seru dalam nyanyian ratapan atas Babel yg hancur (Why 18:10-16), dan sebagai kata benda untuk melukiskan tiga 'kecelakaan', suatu istilah yg luas cakupan artinya, meliputi berbagai bala dan bencana yg akan mendahului penghakiman terakhir (Why 9:12; 11:14).

KEPUSTAKAAN. N Hillyer, NIDNTT 3, hlm 1051-1054. RVGT/BS




TIP #02: Coba gunakan wildcards "*" atau "?" untuk hasil pencarian yang leb?h bai*. [SEMUA]
dibuat dalam 0.12 detik
dipersembahkan oleh YLSA