Bait Suci
Bait Allah /Bait Suci [kecil]
TB- Tempat ibadah di Yerusalem yang didirikan oleh raja Salomo dan kemudian dimusnahkan oleh tentara Babel (586 Seb. Mas.). Setelah pembuangan didirikan kembali di bawah pimpinan Zerubabel sekitar tahun 515 Seb. Mas. (lihat kitab Ezr 1:1-48:35). Bait Suci itu menjadi pusat hidup keagamaan umat Yahudi, juga pada zaman Tuhan Yesus. Orang-orang Kristen pertama masih turut beribadah di situ, tetapi lama-kelamaan terjadi perpisahan antara mereka dengan orang-orang Yahudi (lihat kitab Kis 1:1-28:31.). Bait Suci itu dimusnahkan pada tahun 70 Ses. Mas. oleh tentara Romawi di bawah jenderal Titus.
BAIT SUCI [browning]
Pusat tempat beribadah. Rencana suatu tempat tetap untuk peribadahan nasional di Yerusalem dipastikan oleh *Daud dan diwujudkan oleh putranya *Salomo (2Sam. 24:18 dst.; 1Raj. 6-7). Bait Suci itu mempunyai bentuk persegi panjang dengan dua bagian: bagian terdalam menyimpan *Tabut tembaga (2Taw. 4:1). Ada kolam besar, atau tempat untuk pembasuhan ritual; dua pilar terpisah yang disebut *Yakhin dan *Boas, terletak di depan gerbang bangunannya. Bagian paling dalam dari bangunan itu adalah *ruang maha kudus. Harta berlimpah di dalam Bait Suci dan pernah dijarah oleh orang asing (1Raj. 14:26) dan oleh raja-raja Yehuda sendiri (2Raj. 16:8). *Yosia memperbaiki bangunan Bait Suci itu dan orang *Babel menghancurkannya (586 sM). *Yehezkiel (Yes. 40-42) mendapat *penglihatan suatu Bait Suci baru (571 sM) berdasarkan rencana Bait Salomo, tetapi tidak pernah dibangun. Orang-orang yang kembali dari *pembuangan berhasil membangun Bait Suci yang lebih kecil daripada Bait Salomo, tetapi bertahan 500 tahun. Apa yang dimulai dibangun oleh *Herodes pada tahun 19 M adalah pengembangan mahabesar dari lahan itu tanpa membongkar Bait Suci kedua, malah korban-korban dijalankan seperti biasa. Pembangunan itu masih berlangsung pada masa hidup Yesus; dan baru diselesaikan pada 64 M, untuk kemudian dihancurkan pada akhir pemberontakan Yahudi pada 70 M. (Hanya fondasinya yang tersisa, karena itu akan berguna apabila orang Roma memutuskan untuk membangun sebuah bangunan peribadahan kafir di tempat itu.)
Bait Suci Herodes dikelilingi tembok kekar. Bagian luar terbuka bagi pengajar-pengajar, untuk perbantahan umum dan untuk usaha penukaran uang (untuk valuta Bait Suci, Mat. 21:12). Harta Bait Suci disimpan dalam valuta *Tirus, yang adalah alat pembayaran paling stabil pada waktu itu. Ini suatu kebiasaan yang mengherankan, karena mata uang Tirus mempunyai gambar dewa Melkart. Suatu peringatan dalam bahasa Latin dan Yunani memberitahukan kepada orang *bukan Yahudi agar jangan melewati batas bagian luar ini, karena adanya ancaman hukuman mati.
Bagian berikut adalah bagian halaman perempuan (Mrk. 12:41), lalu halaman Israel (untuk laki-laki) dan halaman imam dengan *mezbah. Di dalam bangunannya sendiri ada tirai (Mrk. 15:38) yang memisahkan halaman suci dari bagian yang maha kudus, yang hanya boleh dimasuki oleh Imam Besar pada *hari penebusan. Seluruh kompleks bangunan tersebut menggunakan tidak kurang dari seperempat luasnya kota.
Dalam *cerita masa kanak-kanak Yesus, Ia dibawa ke Bait Suci sebagai anak (Luk. 2:22) lalu sekali lagi waktu Ia remaja (Luk. 2:42). Pada akhir pelayanan Yesus, Ia membersihkan bagian halaman luar tempat kegiatan jual-beli, dengan menyingkirkan halangan-halangan yang tidak memungkinkan orang *bukan Yahudi berdoa dan *beribadah (Mrk. 11:15-19). Ini adalah tindakan simbolis dalam tradisi kenabian, dan Yoh. 2:19-22 memandang pembersihan Bait Suci ini sebagai 'tanda' kematian Yesus yang akan terjadi segera. Nubuat Yesus mengenai penghancuran Bait Suci (Mrk. 13:2) sepertinya dicatat secara tepat, karena pada kejadiannya sendiri Bait Suci itu dihancurkan dengan api oleh orang Romawi dan menyisakan banyak tumpukan batu. Nubuat itu tidak dipengaruhi oleh kejadiannya (Mat. 24:2). Penghancuran Bait Suci itu ;. membuka *penyataan jalan Allah kepada semua bangsa, dan Bait Suci orang Yahudi akan diganti dengan Bait Suci yang baru, yaitu Gereja (1Kor. 3:16 dst.; Ef. 2:19 dst.). Gereja adalah Bait Suci dan mereka yang beribadah di dalamnya sebagai orang Kristen dapat disebut imamatnya (1Ptr. 2:4 dst.).


. [