Daftar Isi
BROWNING: ARKHEOLOGI

ARKHEOLOGI

ARKHEOLOGI [browning]

Penemuan-penemuan di banyak tempat di Timur Tengah oleh serangkaian arkheolog ulung dari Inggris, Amerika, Jerman, Perancis, dan sejak tahun 1948, dari Israel telah memberi sumbangan yang sangat besar bagi studi alkitabiah, terutama PL, dan melengkapi pekerjaan para kritikus sastra. Makin cermat metode-metodenya, makin akurat pula informasi mengenai kehidupan sosial, pergerakan militer, dan kehidupan keagamaan yang diperoleh. Banyak sekali bukit-bukit atau gundukan-gundukan telah diekskavasi secara sistematis. Tahap demi tahap, tempat tinggal manusia, naskah-naskah, inskripsi-inskripsi dan pecahan *tembikar telah diserahkan kepada para ahli *epigrafi untuk menentukan penanggalannya. Melalui arkheologi, tempat-tempat yang disebutkan dalam Alkitab dapat ditentukan secara pasti, dan catatan-catatan sejarah yang sampai kepada kita dengan tanda penafsiran editorial, dapat ditaksir. Ekskavasi di *Yerikho menyingkap banyak sekali perabotan di gua-gua pekuburan dari zaman Perunggu Pertengahan (1900-1500 sM), yang memberikan data mengenai kehidupan rumah tangga pada periode bapa-bapa leluhur PL, meskipun bapa-bapa leluhur itu sendiri terus-menerus memperoleh verifikasi arkheologis. Beberapa bagian cerita Kitab Kejadian mungkin cocok dengan penyingkapan akskavasi-ekskavasi mengenai milenium kedua sM. Dengan demikian, studi PL secara luas makin diperkaya. *Ur (Kej. 11:31) dikenal telah menikmati fasilitas-fasilitas perkotaan beradab. Keadaan yang dilukiskan dalam Kitab Hakim-hakim juga telah ditegaskan oleh ekskavasi desa-desa kecil yang didirikan oleh Israel sebagai pendatang baru, dan kota-kota seperti *Sikhem yang telah mereka hancurkan (Hak. 9:45). Kemungkinan, *Milo (benteng) yang didirikan oleh *Daud (2Sam. 5:9) dan *Salomo (1Raj. 9:15) telah ditemukan, namun jejak *Bait Suci atau istana Salomo tidak ditemukan. Tempat-tempat suci abad ke-8 sM telah memberikan bukti tentang agama sinkretistis populer. Sebuah inskripsi menyebutkan 'Yahweh dan Ashwe' -- macam agama Kanaan yang *terkutuk bagi para nabi. Namun, sejauh manakah penelitian arkheologis mempertegas atau bertentangan dengan cerita-cerita PL?

Bagi masyarakat religius pada umumnya kadang-kadang artikel-artikel telah memberi kesan bahwa arkheologi membuktikan 'kebenaran' Alkitab; namun hal ini jauh dari kenyataan. Bukti yang pernah diperkirakan menunjukkan bahwa keruntuhan tembok *Yerikho terjadi pada waktu invasi Israel di bawah pimpinan *Yosua, kini diabaikan, dengan dasar penanggalan tembikar yang dapat dipercaya. Pada lain pihak, ekskavasi perkotaan yang disebutkan dalam 1Raj. 9:15 memperkirakan bahwa *Hazor dan Gezer benar-benar dibangun pada zaman Salomo. Pengakuan-pengakuan lain untuk *Salomo dalam Kitab Raja-raja dan Tawarikh kelihatannya dibesar-besarkan; misalnya, keluarga *Omri yang berjasa atas kemegahan kota *Megido.

Kebanyakan bukti arkheologis bersifat netral terhadap data tertulis PL, dan kadang-kadang terlalu dipaksakan oleh para sarjana Alkitab yang konservatif. Namun, terdapat begitu banyak bahan masih menunggu penyingkapan rahasianya, di antaranya adalah fungsi bangunan-bangunan *Qumran dan hubungannya dengan *Gulungan Laut Mati.

Ekskavasi di Yerusalem telah menyingkapkan bahwa tembok besar yang dibangun di sekeliling Bait Allah didirikan oleh *Herodes Agung (37-37 sM) juga bangunannya di Masada, Yerikho, dan di tempat-tempat lainnya. Lukisan-lukisan dan mosaik-mosaik juga ditemukan. Yoh. 19:13 menyebutkan bahwa *Pilatus duduk di atas kursi pengadilan, di tempat yang bernama Litostrotos (batu yang rata), atau dalam bahasa Ibrani *Gabata. Daerah yang diratakan di situs Benteng *Antonia mungkin pada zaman Yesus masih ada, meskipun penanggalannya diperdebatkan. Di atas batu tersebut terdapat goresan-goresan tempat para serdadu menyelenggarakan permainan. Telah ditemukan peringatan dengan ancaman hukuman mati bagi orang-orang *bukan Yahudi yang masuk ke bagian dalam Bait Allah, meskipun diragukan, apakah para pemimpin Yahudi memiliki wewenang di bawah pemerintahan Romawi untuk menjatuhkan hukuman mati (Yoh. 18:31). Pada tahun 1968, di Yerusalem kerangka seorang pemuda korban *penyaliban ditemukan dalam kotak batu kapur, sebuah paku masih menancap di tempatnya; kakinya dipatahkan; dan ia diikat pada kayu salib di lengan bagian bawah (bukan pada tangannya). Kolam *Betesda (Yoh. 5:2) dan Siloam (Yoh. 9:7-11) adalah sama.

Penemuan arkheologis lainnya yang relevan untuk PB adalah dekrit *Klaudius yang ditemukan di Delfi pada tahun 1905, yang memungkinkan penentuan masa hidup prokonsul *Galio (Kis. 18:12), yaitu tahun 51 M. Di *Efesus ditemukan bagian-bagian kuil yang dipersembahkan kepada Dewi *Artemis. Sebuah inskripsi menegaskan kebenaran Kis. 17:6 dalam memberikan nama yang tidak lazim, 'pembesar-pembesar kota' (NRSV, 'politarch'), kepada para penguasa *Tesalonika. Tetapi, secara menyeluruh minat utama para arkheolog pada tempat-tempat yang berhubungan dengan Paulus adalah dalam studi klasik, dan para sarjana PB harus berupaya keras mencari bahan-bahan yang relevan.




TIP #10: Klik ikon untuk merubah tampilan teks alkitab menjadi per baris atau paragraf. [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA