APOKALYPTIK
APOKALYPTIK [browning]
Sifat apokalyptik PL adalah pengharapan yang kuat mengenai keselamatan masa depan yang akan terjadi pada akhir penghinaan dan penderitaan nasional yang dialami saat ini. Karena itu, pemikiran apokalyptik, yang berupa wahyu kepada *Abraham, *Enokh, *Barukh, dan sebagainya, mengambil bentuk sastra *eskhatologis, dan biasanya pseudonim. Secara khas, pemikiran apokalyptik berupa narasi historis, yang ceritanya dituturkan dengan ketepatan yang lumayan, dari masa hidup penulis yang diperkirakan, hingga waktu penyusunannya, setelah itu ceritanya (seperti Dan. 11) menjadi samar-samar. Tulisan ini mencerminkan keputusasaan proses historis dan meramalkan pergolakan bencana kosmis serta penyelamatan Allah atas umat Israel. Ini merupakan sastra pengharapan dan penghiburan. Zaman penderitaan masa kini akan diubah menjadi sukacita firdaus; tanah yang ditaklukkan oleh para penyembah berhala akan menjadi dunia yang penuh dengan *kemuliaan Allah.
Pemikiran apokalyptik mencakup gagasan mengenai kebangkitan umum dan mempengaruhi perkembangan doktrin-doktrin Kristen, seperti kedatangan Kristus yang kedua. Beberapa kitab apokrif, seperti 2 Esdras, yang ditulis antara 170-100 sM, adalah apokalyptik. Di antara *Gulungan Laut Mati juga terdapat doktrin apokalyptik.


untuk memisahkan teks alkitab dan catatan secara horisontal atau vertikal. [