
Yesaya 63
AlkiPEDIA (Perpustakaan Elektronik Dan Informasi Alkitab)

buka semuaAlkiPEDIA Kitab
Fakta
Fakta: Statistik 66 pasal, 1292 ayat, 37.044 kata Penulis Yesaya Tema Hukuman dan Keselamatan; Keselamatan bangsa melalui hukuman dan...
Statistik | 66 pasal, 1292 ayat, 37.044 kata |
Penulis | Yesaya |
Tema | Hukuman dan Keselamatan; Keselamatan bangsa melalui hukuman dan anugerah. |
Waktu | + 700-680 SM |
Tempat | Yerusalem, di Yehuda |
Kata Kunci | Keselamatan. |
Kristus Di Alkitab | Dia adalah Raja Damai |
Latar Belakang
Latar Belakang: Latar belakang sejarah bagi pelayanan nubuat Yesaya, anak Amos adalah
Yerusalem pada masa pemerintahan empat raja Yehuda: Uzia, Yotam, Ahas, dan...
Latar belakang sejarah bagi pelayanan nubuat Yesaya, anak Amos adalah Yerusalem pada masa pemerintahan empat raja Yehuda: Uzia, Yotam, Ahas, dan Hizkia (Yes 1:1). Raja Uzia wafat pada tahun 740 SM (bd. 1Sam 6:1) dan Hizkia pada tahun 687 SM; jadi, pelayanan Yesaya meliputi lebih daripada setengah abad sejarah Yehuda. Menurut tradisi Yahudi, Yesaya mati syahid dengan digergaji menjadi dua (bd. Ibr 11:37) oleh Raja Manasye putra Hizkia yang jahat dan penggantinya (+ 680 SM).
Yesaya rupanya berasal dari keluarga kalangan atas di Yerusalem; dia orang berpendidikan, memiliki bakat sebagai penggubah syair dan berkarunia nabi, mengenal keluarga raja, dan memberikan nasihat secara nubuat kepada para raja mengenai politik luar negeri Yehuda. Biasanya, Yesaya dipandang sebagai nabi yang paling memahami kesusastraan dan paling berpengaruh dari semua nabi yang menulis kitab. Ia menikahi seorang wanita yang juga berkarunia kenabian, dan pasangan ini memiliki dua putra yang namanya mengandung pesan yang simbolik bagi bangsa itu.
Yesaya hidup sezaman dengan Hosea dan Mikha; ia bernubuat selama perluasan yang mengancam dari kerajaan Asyur, keruntuhan terakhir Israel (kerajaan utara) serta kemerosotan rohani dan moral di Yehuda (kerajaan selatan). Yesaya memperingati raja Yehuda, Ahas, untuk tidak mengharapkan bantuan dari Asyur melawan Israel dan Aram; ia mengingatkan Raja Hizkia, setelah kejatuhan Israel tahun 722 SM, agar jangan mengadakan persekutuan dengan bangsa asing menentang Asyur. Ia menasihati kedua raja itu untuk percaya Tuhan saja sebagai perlindungan mereka (Yes 7:3-7; Yes 30:1-17). Yesaya mempunyai pengaruhnya terbesar pada masa pemerintahan Raja Hizkia.
Beberapa cendekiawan meragukan apakah Yesaya menulis seluruh kitab ini. Mereka menentukan pasal 1-39 (Yes 1:1--39:8) saja yang ditulis Yesaya dari Yerusalem; biasanya mereka beranggapan pasal 40-66 (Yes 40:1--66:24) berasal dari seorang atau beberapa orang pengarang lain sekitar satu atau satu setengah abad kemudian. Akan tetapi, tidak ada data alkitabiah yang mengharuskan kita menolak Yesaya sebagai penulis seluruh kitab ini. Nubuat-nubuat Yesaya dalam pasal 40-66 (Yes 40:1--66:24) untuk para buangan Yahudi di Babel jauh setelah kematiannya menekankan kemampuan Allah untuk menyatakan berbagai peristiwa khusus di masa depan melalui para nabi-Nya (mis. Yes 42:8-9; Yes 44:6-8; Yes 45:1; Yes 47:1-11; Yes 53:1-12). Jikalau seorang dapat menerima perwujudan penglihatan dan penyataan kenabian (bd. Wahy 1:1; Wahy 4:1--22:21), maka lenyaplah sudah halangan utama untuk percaya bahwa Yesaya menulis seluruh kitab ini. Bukti-bukti pendukung positif cukup banyak dan tergolong di bawah dua bagian yang luas.
- (1) Bukti dari dalam kitab ini sendiri mencakup pernyataan pembukaan (Yes 1:1) (yang berlaku untuk seluruh kitab) dan banyak kesamaan ungkapan dan pikiran yang mencolok di antara kedua bagian utama kitab ini. Salah satu contoh terkenal ialah ungkapan "Yang Mahakudus, Allah Israel" yang muncul 12 kali dalam pasal 1-39 (Yes 1:1--39:8) dan 14 kali dalam pasal 40-66 (Yes 40:1--66:24), dan hanya enam kali di seluruh bagian PL lainnya. Tidak kurang dari 25 bentuk kata Ibrani muncul dalam kedua bagian utama Yesaya, tetapi tidak terdapat di kitab nubuat yang lain di PL.
- (2) Bukti dari luar kitab ini mencakup kesaksian Talmud Yahudi dan PB sendiri, yang menghubungkan seluruh bagian kitab ini dengan nabi Yesaya (mis. bd. Mat 12:17-21 dengan Yes 42:1-4; Mat 3:3 dan Luk 3:4 dengan Yes 40:3; Yoh 12:37-41 dengan Yes 6:9-10 dan Yes 53:1; Kis 8:28-33 dengan Yes 53:7-9; Rom 9:27 dan Yes 10:16-21 dengan Yes 10:1-34; Yes 53:1-12; Yes 65:1-25).
Garis Besar
Garis Besar:
I. Berbagai Nubuat Mengenai Hukuman dan Teguran
( Yes 1:1-35:10 )
A. Latar Belakang Nubuat Yesaya...
- I. Berbagai Nubuat Mengenai Hukuman dan Teguran
(Yes 1:1-35:10) - A. Latar Belakang Nubuat Yesaya
(Yes 1:1-31) - B. Berbagai Nubuat Yesaya yang Mula-Mula
(Yes 2:1-5:30) - 1. Hari Tuhan
(Yes 2:1-22) - 2. Hukuman Terhadap Yehuda dan Yerusalem
(Yes 3:1-4:1) - 3. Nubuat-Nubuat Tentang Hukuman dan Kemuliaan
(Yes 4:2-6) - 4. Perumpamaan Tentang Hukuman dan Pembuangan Yehuda
(Yes 5:1-30) - C. Penyucian dan Pengutusan Yesaya
(Yes 6:1-13) - D. Berbagai Nubuat Yesaya yang Mula-Mula Tentang Mesias
(Yes 7:1-12:6) - 1. Tanda Imanuel
(Yes 7:1-25) - 2. Berbagai Lambang Tentang Pelepasan oleh Mesias
(Yes 8:1-9:6) - 3. Berbagai Nubuat Tentang Hukuman Terhadap Israel (Kerajaan Utara)
dan Asyur
(Yes 9:7-10:34) - 4. Mesias dari Keturunan Daud dan Kerajaan-Nya
(Yes 11:1-12:6) - E. Berbagai Nubuat Yesaya Tentang Hukuman Terhadap Bangsa-Bangsa
(Yes 13:1-23:18) - 1. Terhadap Babel
(Yes 13:1-14:23) - 2. Terhadap Asyur
(Yes 14:24-27) - 3. Terhadap Filistea
(Yes 14:28-32) - 4. Terhadap Moab
(Yes 15:1-16:14) - 5. Terhadap Damsyik dan Efraim
(Yes 17:1-14) - 6. Terhadap Etiopia
(Yes 18:1-7) - 7. Terhadap Mesir
(Yes 19:1-20:6) - 8. Terhadap Babel (Nubuat Kedua)
(Yes 21:1-10) - 9. Terhadap Duma
(Yes 21:11-12) - 10. Terhadap Arabia
(Yes 21:13-17) - 11. Terhadap Yerusalem
(Yes 22:1-25) - 12. Terhadap Tirus dan Sidon
(Yes 23:1-18) - F. Berbagai Nubuat Tentang Akhir Zaman
(Yes 24:1-27:13) - G. Berbagai Nubuat Tentang Celaka yang Kait-Mengait Dengan Harapan
Nubuat akan Keselamatan
(Yes 28:1-35:10) - II. Sisipan Sejarah Mengenai Hizkia
(Yes 36:1-39:8) - A. Pelepasan Hizkia dari Asyur
(Yes 36:1-37:38) - B. Penyakit dan Kesembuhan Hizkia
(Yes 38:1-22) - C. Kesombongan Hizkia yang Bodoh
(Yes 39:1-8) - III.Berbagai Nubuat Tentang Keselamatan dan Pengharapan
(Yes 40:1-66:24) - A. Berbagai Janji yang Menubuatkan Pemulihan Umat Allah
(Yes 40:1-48:22) - 1. Kemuliaan Tuhan dan Hamba-Nya akan Dinyatakan
(Yes 40:1-42:25) - 2. Pemulihan Kaum Sisa yang Ditebus
(Yes 43:1-45:25) - 3. Pelajaran Iman bagi Yehuda Ketika Allah Menghukum Babel
(Yes 46:1-48:22) - B. Berbagai Janji yang Menubuatkan Mesias, Hamba yang Menderita
(Yes 49:1-53:12) - 1. Tugas dan Ketaatan-Nya
(Yes 49:1-50:11) - 2. Dorongan dan Nasihat-Nya untuk Kaum Sisa
(Yes 51:1-52:12) - 3. Penderitaan dan Kematian-Nya yang Mendamaikan
(Yes 52:13-53:12) - C. Penyataan Selanjutnya yang Menubuatkan Pemulihan dan Penebusan
(Yes 54:1-59:21) - D. Berbagai Penglihatan yang Menubuatkan Masa Depan Sion yang Mulia
(Yes 60:1-66:24) - 1. Kemakmuran dan Damai Sejahtera Sion
(Yes 60:1-22) - 2. Pengurapan dan Misi Mesias
(Yes 61:1-11) - 3. Syafaat yang Bersifat Nubuat untuk Pemulihan dan Kemuliaan Sion
(Yes 62:1-64:12) - 4. Jawaban Allah yang Memberi Kemurahan dan Akhir yang Mulia
(Yes 65:1-66:24)
Tujuan
Tujuan: Tujuan lipat tiga jelas kelihatan dalam tulisan Yesaya.
(1) Sang nabi pertama-tama menghadapi bangsanya sendiri dan bangsa lain yang...
Tujuan lipat tiga jelas kelihatan dalam tulisan Yesaya.
- (1) Sang nabi pertama-tama menghadapi bangsanya sendiri dan bangsa lain yang sezaman dengan firman Tuhan mengenai dosa mereka dan hukuman Allah yang akan datang.
- (2) Lalu, melalui berbagai penglihatan yang mengandung wahyu dan Roh nubuat, Yesaya menubuatkan pengharapan bagi angkatan masa depan orang Yahudi buangan. Mereka akan dikembalikan dari pembuangan dan akan ditebus Allah untuk menjadi terang bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi.
- (3) Akhirnya, Yesaya bernubuat bahwa Allah akan mengirim Mesias dari keturunan Daud, yang keselamatan-Nya pada akhirnya akan meliputi semua bangsa di bumi ini, sehingga memberikan pengharapan bagi umat Allah di bawah perjanjian yang lama dan yang baru.
Tema-tema Kunci
Tema-tema Kunci: 1. Allah (pasal 6 )
Pasal Yes 6 mencatat mengenai penglihatan yang diberikan kepada Yesaya untuk menunjukkan dengan jelas kepadanya siapakah...
Pasal Yes 6 mencatat mengenai penglihatan yang diberikan kepada Yesaya untuk menunjukkan dengan jelas kepadanya siapakah Allah dan apa yang dikerjakan-Nya.
o Penglihatan (Yes 6:1-4): Apa ciri-ciri Allah seperti yang digambarkan di sini?
o Jawaban (Yes 6:5-7): Apa arti dari "mezbah pembakaran" dan dari mana asalnya (Keluaran 30:1-10)?
o Panggilan (Yes 6:8): "Siapakah yang akan Kuutus?" Allah mengutus dan mengundang para sukarelawan. Apa syarat pertama untuk menjadi misionaris? (Lihat juga Yohanes 20:21-23)?
o Kenyataan (Yes 6:9-13): Seorang utusan tidak dijamin mendapat sukses besar, tetapi ia dijamin untuk sukses dalam beberapa hal (lihat juga Yesaya 55:11). Referensi untuk ayat Yes 6:9 diambil dari Perjanjian Baru: Matius 13:1-17; Yohanes 12:23-43; Kisah 28:23-28; Roma 11:1-8.
2. Menafsirkan nubuatan (pasal 7)
Nubuatan biasanya diberikan kepada orang-orang tertentu pada suatu saat yang tertentu pula. Dalam menafsirkan suatu nubuatan kita harus mengajukan dua pertanyaan:
- Apa arti kata-kata dalam nubuatan itu bagi mereka?
- Apa arti kata-kata dalam nubuatan itu bagi kita?
Biasanya nubuatan mengacu kepada kejadian-kejadian pada saat nabi itu hidup dan masa yang akan datang. Demikian juga halnya dengan Yesaya 7:14. Baca dengan cermat Yes 7:1-25; 2Ra 15:27-16:9; 2Ta 28:1-21. Penggenapan pertama dari nubuatan itu terjadi ketika seorang wanita muda melahirkan seorang bayi dan pada saat bayi itu masih belum dapat memilih makanannya sendiri, tentara Israel dan Siria yang sedang mengepung Yehuda mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas. Penggenapan kedua terjadi pada waktu seorang perawan melahirkan bayi Kristus. Baca Matius 1:18-23.
3. Kebun anggur (pasal 5)
Umat Allah, bangsa Yahudi, membanggakan diri mereka sebagai pokok anggur Allah. Dalam masa Perjanjian Baru sebuah pokok anggur yang besar terbuat dari emas menghiasi tembok luar Rumah Allah. Pelajarilah pasal Yes 5. Apa yang dikerjakan oleh pemilik kebun anggur dalam kebun anggurnya? Oleh karena kisah ini merupakan perumpamaan, apa penafsiran Anda untuk semua yang dilakukannya? Seandainya kita adalah "kebun anggur" Allah, apa yang akan dilakukan-Nya atas kita? Mengapa pemilik kebun anggur itu melakukan segalanya seorang diri? Apa yang diharapkan Allah dari umat-Nya dewasa ini? Baca Matius 21:33-46; 20:1-16. Apa yang ditambahkan oleh pasal-pasal ini terhadap pengertian kita mengenai apa yang dilukiskan Yesaya?
1. Hamba Tuhan
Bacalah dengan saksama pasal Yes 40-66 dan catatlah setiap kata yang mengacu pada "hambaku". Kemudian bagilah acuan ini ke dalam tiga kelompok: yang mengacu kepada "Yakub" atau "Israel"; bagian yang mengenai kesetiaan Yakub atau Israel, dan bagian yang mengacu kepada suatu oknum. Arti dari pengajaran Yesaya mengenai hamba digambarkan sebagai suatu segitiga dengan Israel berada di bagian paling bawah, sisa bangsa yang masih setia di tengah dan Mesias di puncak. Bagaimana hal ini dapat diaplikasikan dengan gereja? Pelajarilah "Hamba" yang terdapat dalam Perjanjian Baru seperti dalam Yohanes 13:1-20; Markus 10:32-45 dan Matius 10:24-42.
Dari pasal Yes 40:1-49:26 kita menemukan hal-hal yang menunjukkan keunikan Allah. Dia bersifat unik:
o sebagai pencipta alam semesta;
o sebagai pemberi hidup kepada manusia;
o sebagai perencana hari depan;
o Allah dari perjanjian dan panggilan;
o satu-satunya Juruselamat dan Penebus.
Cocokkan pasal-pasal yang sesuai dengan pokok-pokok di atas.
3. Kebodohan pemujaan berhala
Ada tiga pasal yang membicarakan tema ini:
o Yes 40:18-24, berhala yang tidak dapat bergerak. Terbelenggu atau tertindih, tidak mempunyai ciri utama kehidupan, yaitu gerak.
o Yes 44:9-20, berhala yang tidak dapat memberikan berkat. Mereka bahkan tidak dapat memberkati para pandai besi dan tukang kayu yang menciptakan mereka!
o Yes 46:1-7, berhala yang menjadi beban. Pada waktu suatu kerajaan jatuh, maka dewa-dewa mereka diangkut ke pembuangan bersama-sama dengan rakyat mereka. Beban yang harus mereka pikul! Catatlah komentar Allah sendiri: tetapi Aku selalu menggendong kamu.
Bukan hanya ketiga pasal di atas yang membicarakan mengenai penyembahan kepada berhala. Carilah pasal-pasal lain. Apa yang diajarkan oleh Yesaya mengenai berhala? Apa hubungannya dengan agama-agama lain? Lihat Kis 19:21-41 dan Efesus 2:11-16.
4. Kedaulatan Allah Kita mudah melupakan bahwa Allah adalah Tuhan dari raja kafir Koresy sebagaimana juga Dia adalah Allah gereja. Perhatikan berbagai hal yang berhubungan dengan Koresy (Yes 44:28; 45:1; 41:25; 46:11) dan lihatlah penggenapan dari nubuatan dalam 2Ko 3:6 dan Ezra 1. Tetapi mengapa harus repot-repot mencari kehendak Allah dalam hidup saya? Lihat Roma 12:1,2.
Survei
Survei: Sebagian besar sarjana berpendapat bahwa ke-66 pasal kitab ini dengan
sendirinya terbagi menjadi dua bagian utama: pasal 1-39 ( Yes 1:1--39:8 )...
Sebagian besar sarjana berpendapat bahwa ke-66 pasal kitab ini dengan sendirinya terbagi menjadi dua bagian utama: pasal 1-39 (Yes 1:1--39:8) dan pasal 40-66 (Yes 40:1--66:24). Dalam hal-hal tertentu kitab Yesaya adalah seperti suatu Alkitab kecil:
- (1) Kedua bagian besar ini menekankan tema umum penghukuman dan keselamatan, sesuai dengan tema-tema umum di PL dan PB; dan
- (2) dalam kedua bagian Yesaya dan Alkitab, hal yang menyatukannya adalah karya penebusan Kristus.
- (1) Bagian pertama Yesaya (pasal 1-39; Yes 1:1--39:8) berisi empat kelompok besar materi.
- (a) Dalam pasal 1-12 (Yes 1:1--12:6) Yesaya mengingatkan dan mengecam Yehuda karena penyembahan berhala, kebejatan, dan ketidakadilan sosial selama masa kemakmuran yang menyesatkan. Terjalin dengan berita mengenai hukuman yang akan datang adalah beberapa nubuat penting tentang Mesias (mis. Yes 2:4; Yes 7:14; Yes 9:5-6; Yes 11:1-9), bersama kesaksian Yesaya tentang pentahiran dirinya dari dosa dan penugasan ilahi untuk pelayanan kenabian (pasal 6; Yes 6:1-13).
- (b) Dalam pasal 13-23 (Yes 13:1--23:18) Yesaya bernubuat kepada bangsa-bangsa sezaman Yehuda mengenai dosa mereka dan hukuman Allah yang akan datang.
- (c) Pasal 24-35 (Yes 24:1--35:10) berisi bermacam-macam janji bersifat nubuat tentang keselamatan dan hukuman yang akan datang.
- (d) Pasal 36-39 (Yes 36:1--39:8) mencatat aneka cuplikan sejarah dari kehidupan Hizkia yang serupa dengan 2Raj 18:13--20:21.
- (2) Bagian utama kedua (pasal 40-66; Yes 40:1--66:24) berisi berbagai nubuat yang paling akbar dalam Alkitab mengenai kebesaran Allah dan kemegahan rencana penebusan-Nya. Pasal-pasal ini membangkitkan harapan dan hiburan dalam umat Allah pada tahun-tahun terakhir pemerintahan Hizkia (Yes 38:5) dan untuk abad-abad selanjutnya. Bagian ini penuh dengan penyataan nubuat mengenai kuasa dan kemuliaan Allah dan janji-janji-Nya untuk memulihkan kaum sisa di Israel yang benar dan berbuah dan di antara bangsa-bangsa sebagai perwujudan penuh dari kasih penebusan-Nya. Janji-janji dan penggenapannya ini secara khusus dikaitkan dengan tema penderitaan dan berisi "nyanyian hamba" gubahan Yesaya (lih. Yes 42:1-4; Yes 49:1-6; Yes 50:4-9; Yes 52:13--53:12), yang menunjuk kepada titik waktu melewati pengalaman orang buangan Yahudi kepada kedatangan Yesus Kristus di kemudian hari dan kematian-Nya yang mendamaikan (pasal 53; Yes 53:1-12). Sang nabi menubuatkan bahwa datangnya Mesias akan memungkinkan kebenaran bersinar dengan terang dan keselamatan keluar kepada bangsa-bangsa bagaikan obor yang menyala (pasal 60-66; Yes 60:1--66:24). Yesaya mengutuk kebutaan rohani mengenai jalan-jalan Allah (Yes 42:18-25) dan menghargai doa syafaat dan rasa sakit melahirkan oleh umat Allah sebagai perlu agar segala sesuatu dapat digenapi (bd. Yes 56:6-8; Yes 62:1-2,6-7; Yes 66:7-18).
Ciri Khas
Ciri Khas: Delapan ciri utama menandai kitab Yesaya ini.
(1) Sebagian besar kitab ini ditulis dalam bentuk syair Ibrani dan sebagai
karya sastra...
Delapan ciri utama menandai kitab Yesaya ini.
- (1) Sebagian besar kitab ini ditulis dalam bentuk syair Ibrani dan sebagai karya sastra tidak dapat dibandingi keindahan, kuasa, dan keanekaragaman dalam syairnya. Kekayaan kosakata Yesaya mengungguli semua penulis PL lainnya.
- (2) Yesaya disebut "nabi injili" karena, dari semua kitab PL, nubuat-nubuatnya tentang Mesias berisi pernyataan yang paling lengkap dan jelas dari Injil Yesus Kristus.
- (3) Penglihatannya tentang salib dalam pasal 53 (Yes 53:1-12) adalah nubuat yang paling khusus dan terinci dalam seluruh Alkitab mengenai kematian Yesus yang mendamaikan bagi orang berdosa.
- (4) Kitab ini menjadi kitab nubuat PL yang paling teologis dan luas; ia menjangkau ke belakang kepada saat Allah menciptakan langit dan bumi serta hidup manusia (mis. Yes 42:5) dan memandang ke depan kepada saat Allah mengakhiri sejarah dan menciptakan langit baru dan bumi baru (mis. Yes 65:17; Yes 66:22).
- (5) Kitab ini berisi lebih banyak penyataan tentang tabiat, keagungan, dan kekudusan Allah daripada kitab nubuat PL lainnya. Allah yang diperlihatkan Yesaya adalah kudus dan mahakuasa, Yang akan menghakimi dosa dan ketidakbenaran dalam umat manusia dan bangsa-bangsa. Ungkapan yang digemari untuk Allah ialah "Yang Mahakudus, Allah Israel".
- (6) Yesaya, yang artinya "Tuhan menyelamatkan", adalah nabi keselamatan. Ia memakai istilah "keselamatan" hampir tiga kali lebih banyak daripada seluruh kitab para nabi lainnya. Yesaya menyatakan bahwa maksud penuh keselamatan Allah akan digenapi hanya dalam kaitan dengan Mesias.
- (7) Yesaya sering kali mengacu kembali kepada peristiwa-peristiwa penebusan sebelumnya dalam sejarah Israel, mis. peristiwa keluaran (Yes 4:5-6; Yes 11:15; Yes 31:5; Yes 43:16-17), pemusnahan Sodom dan Gomora (Yes 1:9), dan kemenangan Gideon atas suku Midian (Yes 9:4; Yes 10:26; Yes 28:21); ia juga mengutip dari nyanyian Musa yang bersifat nubuat dalam Ul 32:1-52 (Yes 1:2; Yes 30:17; Yes 43:11,13).
- (8) Bersama dengan Ulangan dan Mazmur, Yesaya termasuk kitab PL yang paling banyak dikutip dalam PB.
Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
Yesaya bernubuat tentang Yohanes Pembaptis sebagai pendahulu yang ditentukan bagi Mesias (Yes 40:3-5; bd. Mat 3:1-3). Berikut ini adalah sebagian dari nubuat-nubuat Yesaya tentang Mesias serta penerapan PB-nya dalam kehidupan dan pelayanan Yesus Kristus: - penjelmaan dan ke-Tuhanan-Nya (Yes 7:14; lih. Mat 1:22-23; Luk 1:34-35; Yes 9:5-6; lih. Luk 1:32-33; Luk 2:11); - masa remaja-Nya (Yes 7:15-16 dan Yes 11:1; lih. Luk 3:23,32 dan Kis 13:22-23); - misi-Nya (Yes 11:2-5; Yes 42:1-4; Yes 60:1-3; Yes 61:1; lih. Luk 4:17-19,21); - ketaatan-Nya (Yes 50:5; lih. Ibr 5:8); - berita dan pengurapan-Nya oleh Roh Kudus (Yes 11:2; Yes 42:1 dan Yes 61:1; lih. Mat 12:15-21); - mukjizat-mukjizat-Nya (Yes 35:5-6; lih. Mat 11:2-5); - penderitaan-Nya (Yes 50:6; lih. Mat 26:67; Mat 27:26,30; Yes 53:4-5,11; lih. Kis 8:28-33); - penolakan-Nya (Yes 53:1-3; lih. Luk 23:18; Yoh 1:11; Yoh 7:5); - rasa malu-Nya (Yes 52:14; lih. Fili 2:7-8); - kematian-Nya yang mendamaikan (Yes 53:4-12; lih. Rom 5:6); - kenaikan-Nya (Yes 52:13; lih. Fili 2:9-11); dan - kedatangan-Nya yang kedua (Yes 26:20-21; lih. Yud 1:14; Yes 61:2-3; lih. 2Tes 1:5-12; Yes 65:17-25; lih. 2Pet 3:13).

buka semuaAlkiPEDIA Pasal
Penjelasan Singkat
Penjelasan Singkat: Kristus memprlihatkan kuasa-Nya untuk menyelamatkan
Isi Pasal
Isi Pasal: Hari pembalasan, rasa takut dan pengharapan dari orang-orang Israel yang tersisa.
Garis Besar
Garis Besar: 63:1 Kristus menyatakan siapa diri-Nya, 63:2 kemenangan-Nya melawan musuh-musuh-Nya, 63:7 dan belas kasih-Nya terhadap umat-Nya. 63:10 Di...
Judul Perikop
Judul Perikop: Hukuman pembalasan atas Edom ( 63:1-6 ) Doa pengakuan dan permohonan Israel ( 63:7--64:12 )
Tokoh
Nama dan Tempat
Kesimpulan
Kesimpulan: Kristus akan datang untuk mengirik anggur murka Allah ( Why 19:14-15 ) untuk membalaskan dengan kejam pada semua orang berdosa. Di hari itu orang...
Fakta
Fakta: ay. 1 . Why 19:11-21 menggambarkan hari pembalasan yang sama ini, ketika Kristus akan datang dalam kuasa, mengenakan pakaian bersimbah darah,...
Storyboard Yesaya 63
Infografis Yesaya 63
Infografis Yesaya 63

buka semuaAI-PEDIA
Ringkasan
Ringkasan: Pasal 63 dari Kitab Yesaya berbicara tentang seorang pahlawan yang datang dari Edom, mengenakan pakaian merah dan berjalan dengan kuasa besar....
Pengantar & Latar Belakang
Pengantar & Latar Belakang: Latar belakang dari pasal ke-63 dalam Kitab Yesaya terletak dalam konteks sejarah dan teologisnya. Kitab Yesaya adalah salah satu kitab nabi dalam...
Pasal 63 ini merupakan bagian dari serangkaian doa dan nyanyian pujian yang terdapat dalam Kitab Yesaya. Doa ini mengungkapkan kerinduan dan penyesalan umat Israel yang telah berdosa dan meminta belas kasihan Allah.
Dalam ayat-ayat sebelumnya, khususnya pada pasal 62, nabi Yesaya menyampaikan pesan pengharapan dan pemulihan bagi umat Israel. Ia menggambarkan bagaimana Allah akan mengembalikan kemuliaan dan kehormatan mereka serta membangun kembali Yerusalem. Nabi Yesaya juga menyerukan kepada umat Israel untuk bersiap-siap menyambut kedatangan Allah yang akan membawa keadilan dan keselamatan.
Dalam pasal 63, nabi Yesaya melanjutkan doanya dengan mengungkapkan kekaguman dan penghormatan kepada Allah yang telah melakukan perbuatan-perbuatan besar bagi umat-Nya di masa lalu. Ia mengingat kembali bagaimana Allah telah menyelamatkan umat Israel dari penindasan dan memberikan berkat-berkat-Nya. Nabi Yesaya juga mengakui dosa-dosa umat Israel dan memohon kepada Allah untuk mengampuni mereka dan mengulangi perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib.
Secara teologis, pasal ini menekankan pentingnya pertobatan dan kerendahan hati dalam hubungan manusia dengan Allah. Nabi Yesaya mengajarkan bahwa Allah adalah Allah yang penuh kasih dan belas kasihan, yang siap mengampuni dosa-dosa umat-Nya jika mereka sungguh-sungguh bertobat dan mengakui kesalahan mereka.
Dengan demikian, latar belakang pasal 63 dari Kitab Yesaya mencakup konteks sejarah, teologis, dan pesan pengharapan bagi umat Israel.
Topik
Topik: Berikut adalah beberapa topik penting dalam Kitab Yesaya pasal 63 :
1. Kedatangan Juru Selamat dari Edom ( Yesaya 63:1-6 )
- Deskripsi...
1. Kedatangan Juru Selamat dari Edom (Yesaya 63:1-6)
- Deskripsi tentang kedatangan Juru Selamat yang mengenakan pakaian merah dari Edom.
- Dia berjalan dengan kuasa dan berbicara dalam kebenaran.
- Dia akan menginjak-injak bangsa-bangsa dalam murka-Nya.
2. Kasih dan belas kasihan TUHAN kepada umat-Nya (Yesaya 63:7-9)
- Pujian kepada TUHAN atas kasih-Nya yang besar kepada keluarga Israel.
- TUHAN menjadi Juru Selamat mereka dan menderita bersama mereka.
- Malaikat kehadiran-Nya menyelamatkan mereka.
3. Pemberontakan dan perjuangan TUHAN dengan umat-Nya (Yesaya 63:10-19)
- Umat-Nya memberontak dan mendukakan Roh Kudus-Nya.
- TUHAN menjadi musuh mereka dan berperang melawan mereka.
- Pengingatan tentang zaman Musa dan perbuatan TUHAN yang mulia.
4. Doa untuk pemulihan dan pertolongan TUHAN (Yesaya 63:15-19)
- Permohonan agar TUHAN kembali dan mengasihani umat-Nya.
- Pengakuan bahwa hanya TUHAN yang adalah Bapa dan Penebus mereka.
- Permohonan agar TUHAN mengembalikan umat-Nya dan melindungi tempat kudus-Nya.
Catatan: Ayat-ayat referensi yang diberikan hanya mencakup seluruh pasal 63. Untuk penjelasan lebih rinci, disarankan untuk membaca seluruh pasal tersebut.
Nama dan Tempat
Nama dan Tempat: Orang-orang yang disebutkan dalam pasal ini :
- Edom : Sebuah wilayah di Timur Tengah yang dihuni oleh keturunan Esau, saudara kembar Yakub....
- Edom: Sebuah wilayah di Timur Tengah yang dihuni oleh keturunan Esau, saudara kembar Yakub.
- Bozra: Sebuah kota di Edom.
- TUHAN: Merujuk kepada Allah dalam agama Kristen.
- Musa: Nabi yang memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir.
- Abraham: Nabi yang dianggap sebagai bapak leluhur bangsa Israel.
Lokasi yang disebutkan dalam pasal ini:
- Edom: Wilayah di Timur Tengah.
- Bozra: Kota di Edom.
- Laut: Merujuk kepada Laut Merah yang dilewati oleh bangsa Israel saat keluar dari Mesir.
- Padang belantara: Merujuk kepada gurun di sekitar wilayah Edom.
- Lembah: Merujuk kepada lembah-lembah di sekitar wilayah Edom.
- Surga: Tempat tinggal Allah.
- Kediaman-Mu yang kudus dan mulia: Merujuk kepada tempat tinggal Allah yang suci dan mulia.
Kata Kunci
Kata Kunci: Kata kunci dalam Kitab Yesaya pasal 63 adalah:
1. Edom : Merujuk pada suatu daerah atau bangsa yang menjadi musuh Israel. 2. Pakaian merah :...
1. Edom: Merujuk pada suatu daerah atau bangsa yang menjadi musuh Israel.
2. Pakaian merah: Melambangkan kekuatan dan kemuliaan Allah.
3. Bozra: Sebuah kota di Edom yang menjadi simbol kekuatan musuh.
4. Pembalasan: Allah akan membalas dan menghukum bangsa-bangsa yang melawan-Nya.
5. Tahun penebusan: Waktu ketika Allah akan menyelamatkan umat-Nya.
6. Kasih TUHAN: Allah menunjukkan kasih dan belas kasih-Nya kepada umat-Nya.
7. Juru Selamat: Allah menjadi penyelamat umat-Nya.
8. Penderitaan: Allah turut menderita bersama umat-Nya.
9. Roh Kudus: Allah menaruh Roh-Nya di tengah-tengah umat-Nya.
10. Musa: Mengingat karya Allah dalam memimpin umat-Nya keluar dari Mesir.
11. Kedalaman laut: Allah membelah laut untuk menyelamatkan umat-Nya.
12. Kecemburuan, keperkasaan, keprihatinan, kasih sayang: Sifat-sifat Allah yang diharapkan oleh umat-Nya.
13. Bapa: Allah adalah Bapa bagi umat-Nya.
14. Abraham dan Israel: Merujuk pada leluhur dan bangsa Israel yang tidak mengakui umat-Nya.
15. Penyimpangan: Umat-Nya telah menyimpang dari jalan Allah.
16. Tempat kudus: Tempat suci yang diinjak-injak oleh musuh-musuh umat-Nya.
17. Pemerintahan: Umat-Nya merindukan kembali berada di bawah pemerintahan Allah.
Pertanyaan Refleksi dan Diskusi
Pertanyaan Refleksi dan Diskusi: Pertanyaan refleksi :
1. Apa yang dapat kita pelajari tentang karakter Allah dari pasal ini?
2. Bagaimana peran Yesaya sebagai nabi dalam...
1. Apa yang dapat kita pelajari tentang karakter Allah dari pasal ini?
2. Bagaimana peran Yesaya sebagai nabi dalam pasal ini?
3. Bagaimana perasaan dan pengalaman umat Israel tercermin dalam pasal ini?
4. Bagaimana kita dapat menghubungkan pasal ini dengan pengajaran Yesus dalam Perjanjian Baru?
Pertanyaan diskusi:
1. Apa arti simbol pakaian merah yang dikenakan oleh orang yang datang dari Edom?
2. Mengapa Allah menggambarkan diri-Nya sebagai musuh umat-Nya dalam pasal ini?
3. Bagaimana kita dapat menghubungkan pengalaman umat Israel dalam pasal ini dengan pengalaman kita sebagai orang percaya saat ini?
4. Bagaimana kita dapat mengaplikasikan pesan kasih dan belas kasihan Allah dalam pasal ini dalam kehidupan sehari-hari kita?
Hal-hal menarik terkait Kitab Yesaya pasal 63:
1. Pasal ini menggambarkan Allah sebagai pribadi yang kuat dan berkuasa, siap untuk menyelamatkan umat-Nya.
2. Pasal ini juga menunjukkan kasih dan belas kasihan Allah terhadap umat-Nya, meskipun mereka sering memberontak dan mendukakan Roh Kudus-Nya.
3. Pasal ini mengingatkan kita akan peran penting nabi-nabi dalam menyampaikan pesan Allah kepada umat-Nya.
4. Pasal ini menunjukkan pentingnya mengingat dan menghargai perbuatan Allah dalam sejarah umat-Nya, termasuk pembebasan mereka dari perbudakan di Mesir.
5. Pasal ini mengajak kita untuk merenungkan tentang kecemburuan, keperkasaan, dan kasih sayang Allah yang abadi.
Pelajaran dan Doa
Pelajaran dan Doa: Dari pasal 63 Kitab Yesaya, ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dan terapkan dalam hidup kita:
1. Mengingat kasih dan belas kasihan...
1. Mengingat kasih dan belas kasihan Tuhan: Pasal ini mengingatkan kita untuk selalu mengingat dan menghargai kasih dan belas kasihan Tuhan dalam hidup kita. Kita harus bersyukur atas semua anugerah dan kebaikan-Nya yang besar kepada kita.
2. Mengandalkan Tuhan dalam penderitaan: Pasal ini mengajarkan kita untuk mengandalkan Tuhan dalam segala penderitaan dan kesulitan yang kita hadapi. Tuhan adalah Juru Selamat kita yang menderita bersama kita dan menyelamatkan kita melalui kehadiran-Nya.
3. Mengenang perbuatan Tuhan di masa lalu: Pasal ini mengingatkan kita untuk mengenang perbuatan Tuhan di masa lalu, seperti pembebasan umat-Nya dari Mesir. Mengenang perbuatan Tuhan yang besar dapat memperkuat iman kita dan memberi harapan dalam situasi sulit.
4. Memohon pengampunan dan pemulihan: Pasal ini juga mengajarkan kita untuk memohon pengampunan dan pemulihan dari Tuhan ketika kita menyimpang dari jalan-Nya dan hati kita menjadi keras. Kita harus merendahkan diri, bertobat, dan memohon kasih dan belas kasihan Tuhan.
Berikut adalah beberapa doa yang dapat kita doakan berdasarkan pasal ini:
1. Doa syukur atas kasih dan belas kasihan Tuhan: Tuhan, kami bersyukur atas kasih dan belas kasihan-Mu yang besar dalam hidup kami. Engkau adalah Bapa kami yang penuh kasih dan Engkau telah memberikan banyak anugerah kepada kami. Terima kasih atas segala kebaikan-Mu.
2. Doa dalam penderitaan: Tuhan, dalam segala penderitaan dan kesulitan yang kami hadapi, kami mengandalkan Engkau sebagai Juru Selamat kami. Kami tahu bahwa Engkau menderita bersama kami dan Engkau akan menyelamatkan kami. Bantulah kami dan berikan kami kekuatan untuk tetap setia kepada-Mu.
3. Doa pengampunan dan pemulihan: Tuhan, kami memohon pengampunan-Mu atas dosa-dosa kami dan pemulihan dari segala kesalahan kami. Kami merendahkan diri di hadapan-Mu dan memohon kasih dan belas kasihan-Mu. Muliakanlah nama-Mu dalam hidup kami dan pulihkanlah hati kami yang telah keras.
4. Doa untuk mengenang perbuatan Tuhan: Tuhan, kami mengenang perbuatan-perbuatan-Mu yang besar di masa lalu. Kami bersyukur atas pembebasan dan perlindungan-Mu. Muliakanlah nama-Mu dalam hidup kami dan berikanlah kami harapan dan kekuatan dalam menghadapi masa depan.
Semoga doa-doa ini dapat menjadi panduan dan sumber penghiburan dalam hidup kita.
5W1H
5W1H: Analisis Yesaya 63 (5W+1H)
Who (Siapa):
Tokoh Utama: Tuhan (Yahweh) digambarkan sebagai seorang pejuang yang berlumuran darah, datang...
Analisis Yesaya 63 (5W+1H)
Who (Siapa):
- Tokoh Utama: Tuhan (Yahweh) digambarkan sebagai seorang pejuang yang berlumuran darah, datang dari Bozra (Edom) setelah memenangkan pertempuran.
- Tokoh Pendukung: Umat Israel, yang digambarkan sebagai umat yang memberontak dan tidak setia, namun tetap dicintai Tuhan.
What (Apa):
- Peristiwa: Pasal ini menggambarkan kemenangan Tuhan atas musuh-musuh-Nya dan kemarahan-Nya terhadap dosa umat-Nya.
- Tema: Kasih dan kesetiaan Tuhan yang tak terbatas, meskipun umat-Nya seringkali tidak setia.
When (Kapan):
- Konteks Historis: Tidak disebutkan secara spesifik, namun kemungkinan besar merujuk pada masa pembuangan Babel atau masa setelahnya.
- Konteks Profetik: Berbicara tentang masa depan, menubuatkan pemulihan dan keselamatan bagi umat Israel.
Where (Di mana):
- Lokasi Fisik: Bozra (Edom), tempat pemerasan anggur (simbol penghakiman), tempat kudus Tuhan.
- Lokasi Spiritual: Perjalanan rohani umat Israel, dari pemberontakan menuju pemulihan.
Why (Mengapa):
- Tujuan Tuhan: Untuk menunjukkan kedaulatan-Nya, menghukum dosa, dan menyelamatkan umat-Nya.
- Alasan Umat Israel Menderita: Karena ketidaksetiaan dan pemberontakan mereka terhadap Tuhan.
How (Bagaimana):
- Cara Tuhan Bertindak: Melalui penghakiman dan peperangan, namun juga melalui kasih dan belas kasihan.
- Cara Umat Israel Merespon: Dengan doa dan permohonan, mengakui dosa mereka dan memohon pengampunan Tuhan.
Kesimpulan:
Yesaya 63 merupakan gambaran yang kuat tentang kasih dan keadilan Tuhan. Meskipun umat-Nya berdosa, Tuhan tetap setia dan berjanji untuk menyelamatkan mereka. Pasal ini mengingatkan kita bahwa Tuhan adalah pejuang yang perkasa, namun juga Bapa yang penuh kasih yang merindukan hubungan yang erat dengan anak-anak-Nya.Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Kontak | Partisipasi | Donasi