BaDeNo
1 Tawarikh 29
AlkiPEDIA (Perpustakaan Elektronik Dan Informasi Alkitab)

buka semuaAlkiPEDIA Kitab
Fakta
Fakta: Statistik 29 pasal, 942 ayat, 20.369 kata Penulis Ezra (?) Tema Sejarah "Penebusan" Israel; Yehovah adalah Tuhan yang berdaulat....
| Statistik | 29 pasal, 942 ayat, 20.369 kata |
| Penulis | Ezra (?) |
| Tema | Sejarah "Penebusan" Israel; Yehovah adalah Tuhan yang berdaulat. |
| Waktu | 450-420 SM |
| Tempat | Canaan, (including Hebron, Jerusalem) |
| Kata Kunci | Teokrasi. |
| Kristus Di Alkitab | Dia adalah Raja kita yang Bertahta |
Latar Belakang
Latar Belakang: Sejarah yang tercatat dalam 1 dan 2 Tawarikh bersifat pra-pembuangan; akan
tetapi, asal-usul dan sudut pandangan kitab-kitab ini bersifat...
Sejarah yang tercatat dalam 1 dan 2 Tawarikh bersifat pra-pembuangan; akan tetapi, asal-usul dan sudut pandangan kitab-kitab ini bersifat pasca-pembuangan -- ditulis pada parohan kedua abad ke-5 SM, suatu waktu sesudah Ezra dan sejumlah besar orang Yahudi buangan dari Babel dan Persia kembali ke Palestina (457 SM). Penyerbuan dan pembinasaan Yerusalem oleh Raja Nebukadnezar (605-586 SM) bersama dengan pembuangan di Babel selama 70 tahun telah menghancurkan sebagian besar pengharapan dan cita-cita orang Yahudi sebagai umat perjanjian; oleh karena itu, para buangan yang kembali ke Yerusalem untuk membangun kembali kota itu dan Bait Suci memerlukan landasan rohani, yaitu: sebuah jati-diri dengan sejarah penebusan yang lampau dan suatu pemahaman tentang sifat iman mereka kini dan harapan mereka akan masa depan sebagai umat perjanjian. 1 dan 2 Tawarikh ditulis untuk memenuhi kebutuhan ini.
Kedua kitab Tawarikh, Ezra, dan Nehemia, semua ditulis untuk orang Yahudi yang kembali ke Palestina dari pembuangan. Kitab-kitab ini sangat mirip satu dengan lainnya dalam gaya, bahasa, sudut pandang, dan maksud. Para sarjana pada umumnya beranggapan bahwa semua kitab ini adalah hasil karya satu orang penulis atau penyusun, yang menurut Talmud dan ahli kitab Yahudi dan Kristen yang paling kuno, adalah Ezra, imam dan ahli Taurat. Karena 1 dan 2 Tawarikh ditulis dari perspektif seorang imam dan mungkin juga pada masa hidup Ezra, dan karena ayat-ayat penutup 2 Tawarikh (1Taw 36:22-23) diulang kembali dalam Ezr 1:1-3, tradisi Talmud bahwa Ezra adalah "penulisnya" dikuatkan.
Penulis mencari keterangan dari banyak sumber tertulis ketika menulis kitab Tawarikh ini, termasuk beberapa kitab PL dan catatan non-kanonik mengenai para raja dan nabi (lih. 1Taw 29:29; 2Taw 9:29; 2Taw 12:15; 2Taw 20:34; 2Taw 32:32). Menurut kitab Apokrifa, 2 Makabe (2:13-15), Nehemia, selama menjadi gubernur, mendirikan sebuah perpustakaan di Yerusalem yang berisi banyak dokumen dari para raja dan nabi. Selaku pemimpin rohani, Ezra diberi hak untuk memakai semua dokumen yang tersedia dalam menyusun Tawarikh. Pandangan ini merupakan tradisi kuno dan mungkin menggambarkan dengan tepat cara Roh Kudus menuntun dan mengilhamkan penyusunan kedua kitab ini.
Garis Besar
Garis Besar:
I. Silsilah-Silsilah: Adam Sampai Pemulihan
( 1Taw 1:1-9:44 )
A. Adam Sampai Abraham
(...
- I. Silsilah-Silsilah: Adam Sampai Pemulihan
(1Taw 1:1-9:44) - A. Adam Sampai Abraham
(1Taw 1:1-27) - B. Abraham Sampai Yakub
(1Taw 1:28-54) - C. Yakub Sampai Daud
(1Taw 2:1-55) - D. Daud Sampai Pembuangan di Babel
(1Taw 3:1-24) - E. Silsilah Dua Belas Suku
(1Taw 4:1-8:40) - F. Silsilah Kaum Sisa
(1Taw 9:1-34) - 1. Suku-Suku yang Kembali
(1Taw 9:1-9) - 2. Imam-Imam yang Kembali
(1Taw 9:10-13) - 3. Suku Lewi yang Kembali
(1Taw 9:14-34) - G. Silsilah Saul
(1Taw 9:35-44) - II. Daud: Makna Abadi Masa Pemerintahannya
(1Taw 10:1-29:30) - A. Kematian Saul dan Putra-Putranya
(1Taw 10:1-14) - B. Yerusalem Direbut, Pahlawan-Pahlawan Daud
(1Taw 11:1-12:40) - C. Mengembalikan Tabut, Memulihkan Penyembahan, dan Mendirikan Kerajaan
(1Taw 13:1-16:43) - D. Perjanjian Allah dengan Daud
(1Taw 17:1-27) - E. Kemenangan-Kemenangan Daud Dalam Peperangan
(1Taw 18:1-20:8) - F. Sensus Daud yang Berdosa
(1Taw 21:1-30) - G. Daud Mempersiapkan Pembangunan Bait Suci dengan Sangat Teliti
(1Taw 22:1-19) - H. Daud Mengatur Suku Lewi untuk Pelayanan di Bait Suci
(1Taw 23:1-26:32) - I. Penataan Pemerintahan oleh Daud
(1Taw 27:1-34) - J. Persiapan Daud yang Terakhir untuk Penggantian dan Bait Suci
(1Taw 28:1-29:20) - K. Salomo Dinobatkan Menjadi Raja dan Kematian Daud
(1Taw 29:21-30)
Tujuan
Tujuan: Tawarikh ditulis untuk menghubungkan orang-orang Yahudi buangan yang kembali
dengan nenek moyang dan sejarah penebusan mereka. Dengan demikian,...
Tawarikh ditulis untuk menghubungkan orang-orang Yahudi buangan yang kembali dengan nenek moyang dan sejarah penebusan mereka. Dengan demikian, Tawarikh menggarisbawahi tiga pokok;
- (1) pentingnya pelestarian warisan kebangsaan dan rohani bagi orang Yahudi;
- (2) pentingnya hukum Taurat, bait suci, dan keimaman dalam hubungan mereka yang terus-menerus dengan Allah, jauh lebih penting dari kesetiaan kepada raja duniawi; dan
- (3) pengharapan ultima Israel dalam janji Allah akan seorang Mesias dari keturunan Daud untuk duduk di atas takhta selama-lamanya (1Taw 17:14).
Tema-tema Kunci
Tema-tema Kunci: 1. Apa yang dapat kita pelajari tentang doa Pelajarilah doa-doa Daud ( 1Ta 16:8-36; 17:16-27; 29:10-19 ). Dengan cara bagaimana doa-doa Daud...
1. Apa yang dapat kita pelajari tentang doa
Pelajarilah doa-doa Daud (1Ta 16:8-36; 17:16-27; 29:10-19). Dengan cara bagaimana doa-doa Daud itu memberikan kepada kita suatu pola bagi doa-doa kita sendiri?
2. Apa yang dapat kita pelajari tentang pelayanan
Mudah saja untuk menghilangkan daftar nama-nama yang ada, tetapi dengan berbuat demikian berarti kita akan kehilangan beberapa fakta penting. Lihatlah beberapa daftar nama itu (misalnya 1Ta 12:23-37; 25:1-8) dan catatlah apa yang dapat kita pelajari tentang pelayanan Kristen melalui cara orang-orang ini melayani Daud.
3. Apa yang dapat kita pelajari tentang kegagalan
Dosa Daud dengan mengadakan sensus menunjukkan kepada kita bahwa kita harus selalu waspada godaan. Pelajarilah insiden itu (1Ta 21:1-22) dan lihatlah bagaimana Daud telah melakukan suatu kesalahan; bagaimana Daud menanggung segala akibatnya; pelajaran apa yang didapat oleh Daud, dan apa reaksinya, serta bagaimana pada akhirnya segala sesuatu berjalan dengan baik.
4. Apa yang dapat kita pelajari mengenai pembangunan
Orang Kristen dewasa ini sangat menekankan masalah pembangunan. Pelajarilah penolakan Allah untuk mengizinkan Daud membangun Rumah Tuhan (1Ta 17:3-15) dan persiapan yang dilakukan oleh Daud untuk Rumah Tuhan (1Ta 22:2-19). Sebutkan bahaya yang menyangkut pembangunan dan prinsip-prinsip apa yang dapat diungkapkan dari masalah itu?
5. Apa yang dapat kita pelajari mengenai pemilihan
Tema utama dari 1 Tawarikh ialah bahwa Allah memilih Daud dan keluarganya untuk memerintah Israel di Yerusalem (1Ta 16:13; 28:4-6,10; 29:1). Mengapa fakta ini ditekankan di sini, dan apa tujuan praktis dari doktrin mengenai pemilihan?
6. Apa yang dapat kita pelajari mengenai memberi
Prinsip apa yang diajarkan berkenaan dengan memberi bagi pekerjaan Allah (1Ta 29:3-5)? Telusurilah pengajaran dalam Perjanjian Baru (1Ko 16:1,2; 2Korintus 8 dan 2Ko 9) dan tulislah prinsip-prinsip lain yang Anda temukan disitu.
Survei
Survei: Sekalipun asal-usul dan sudut pandangan 1 dan 2 Tawarikh itu bersifat
pasca-pembuangan, kitab ini berisi pandangan sekilas sejarah PL dari
Adam...
Sekalipun asal-usul dan sudut pandangan 1 dan 2 Tawarikh itu bersifat pasca-pembuangan, kitab ini berisi pandangan sekilas sejarah PL dari Adam hingga ketetapan Koresy (sekitar 538 SM), ketika orang Yahudi diizinkan kembali ke negara mereka dari tempat pembuangan di Babel dan Persia. 1 Tawarikh disusun sekitar dua pokok pembahasan: sejarah keturunan Israel (pasal 1-9; 1Taw 1:1--9:44) dan masa pemerintahan Raja Daud (pasal 10-29; 1Taw 10:1--29:30).
- (1) Pasal 1-9 (1Taw 1:1--9:44) menelusuri sejarah penebusan Israel yang unik dari Adam hingga Abraham sampai Daud dan pembuangan di Babel. Suku Yehuda ditempatkan pertama di antara kedua belas anak Yakub karena rumah Daud, bait suci, dan Mesias semuanya berasal dari Yehuda. Daftar-daftar keturunan mengungkapkan bagaimana Allah memilih dan memelihara suatu kaum sisa untuk diri-Nya sejak awal sejarah manusia hingga awal zaman pasca-pembuangan. Perspektif keimaman kitab ini jelas karena keluarga imam dan suku Lewi memperoleh perhatian khusus.
- (2) Pasal 10-29 (1Taw 10:1--29:30) menceritakan masa pemerintahan Daud.
Para pahlawan Daud (pasal 11-12; 1Taw 11:1--12:40) dan kemenangan-
kemenangannya yang luar biasa (pasal 14, 18-20; 1Taw 14:1-17;
1Taw 18:1--20:8) dipuji. Juga, suku Lewi, para imam, dan pemusik
pada masa pemerintahannya disoroti (pasal 23-26; 1Taw 23:1--26:32).
Penulis menekankan bagaimana Daud membawa kembali tabut perjanjian
dan penetapan Yerusalem sebagai pusat ibadah Israel (pasal
13-16, 22, 28-29 ; 1Taw 13:1--16:43; 1Taw 22:1-19; 1Taw 28:1--29:30).
1 Tawarikh berbeda dengan 2 Samuel karena tidak menyebut dosa-dosa Daud yaitu perzinaan dan pembunuhan serta akibat-akibat tragis yang mengikutinya. Sebagai gantinya, 1 Tawarikh menyisipkan apa yang tidak disajikan 2 Samuel: persiapan Daud yang rajin dan teliti untuk pembangunan bait suci dan penetapan penyembahan Tuhan Allah. Di bawah pimpinan Roh Kudus, hal-hal yang tak dicantumkan dan yang ditambahkan dalam kitab ini direncanakan untuk memenuhi kebutuhan umat Allah dalam masyarakat pasca-pembuangan.
Ciri Khas
Ciri Khas: Lima ciri utama menandai 1 Tawarikh.
(1) Kitab ini kurang lebih mencakup kurun sejarah yang sama dengan 1 dan 2
Samuel.
(2)...
Lima ciri utama menandai 1 Tawarikh.
- (1) Kitab ini kurang lebih mencakup kurun sejarah yang sama dengan 1 dan 2 Samuel.
- (2) Silsilah-silsilahnya (pasal 1-9; 1Taw 1:1--9:44) menjadi daftar terpanjang dan paling lengkap dalam Alkitab. Karena dalam susunan asli Ibrani kitab-kitab PL, 1 dan 2 Tawarikh terletak paling akhir. Letaknya daftar keturunan ini tepat untuk memberikan inspirasi dan isi kepada silsilah Mesias pada permulaan PB.
- (3) Kitab ini dengan jelas menguraikan kebangunan rohani dan pembaharuan yang belum pernah terjadi sebelumnya dari semua bentuk penyembahan ketika Daud membawa tabut perjanjian ke Yerusalem (pasal 15-16;