Apakah seseorang yang masuk pelayanan selalu memiliki karakter yang mulia, ataukah kehidupannya yang dulu tidak menjadi masalah?

Tuhan sendiri yang memilih alat-alat-Nya, dan kadang-kadang Ia memilih apa yang kelihatan sebagai pilihan yang aneh bagi manusia. Saul mula-mula adalah penganiaya "yang paling berdosa" (I Tim. 1:15) sebelum dia menjadi Paulus, rasul yang setia. Ribuan orang telah dilepaskan dari barisan dosa dan sesudah hatinya mengalami perubahan dia menjadi kapten gagah perkasa dari pasukan Allah. John Bunyan, tukang patri yang telah bertobat; John Newton, yang mula-mula tidak beragama dan tak bermoral; Richard Weaver, pekerja tambang yang suka mabuk-mabukan, dan ribuan lainnya telah dipanggil dari dosa yang kelam menjadi pekerja yang dengan aktif memenangkan jiwa. Setiap misi di negeri mana pun dapat menunjukkan orang-orang yang dulunya terkenal karena dosa mereka dan kini mereka telah ditebus dan bekerja keras sebagai pengkhotbah atau penginjil, dan tidak sedikit sebagai gembala sidang tetap. Kenyataan bahwa ada pemimpin-pemimpin rohani kita yang paling cakap setiap zaman dan telah dipilih demikian mendemonstrasikan, bahwa ketika dosa-dosa masa lalu diampuni melalui anugerah penebusan, maka dosa-dosa itu semestinya tidak dipertimbangkan melawan dia di antara orang-orang Kristen, sebab semua adalah orang berdosa dan diancam hukuman oleh taurat.




Artikel yang terkait dengan Matius:


TIP #28: Arahkan mouse pada tautan catatan yang terdapat pada teks alkitab untuk melihat catatan ayat tersebut dalam popup. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA