Mengapa terdapat versi-versi berbeda tentang Doa Tuhan?

Tidak ada bukti mutlak bahwa doa ini diajarkan hanya pada satu peristiwa saja. Matius mencatatnya sewaktu doa ini diajarkan dalam Khotbah di atas Bukit, dan Lukas (yang tidak termasuk dalam kedua belas rasul) menempatkan penyampaiannya ini setelah penutupan penginjilan dalam pelayanan di Galilea, tetapi tidak menyebut tentang waktu atau tempat. Banyak sarjana terbaik menganggap posisi doa dalam Injil Matius tidak historis dan lebih condong kepada Lukas, meskipun sama sekali tidak berarti bahwa Lukas memberikan bentuk aslinya. Kalau diberikan pada lebih dari satu peristiwa, doa ini mungkin memiliki satu bentuk untuk satu kelompok kecil murid, dan bentuk lainnya untuk seluruh kumpulan pengikut Yesus. Dan hal ini mungkin dapat menjelaskan adanya klausa dalam satu versi yang tidak ada dalam versi lainnya. Kata "pelanggaran" bisa secara sederhana dianggap sebagai varian. Lagipula, ada dugaan bahwa Lukas membuat beberapa perubahan dalam ungkapan-ungkapan doa, untuk memperjelas maknanya bagi para pendengar bukan Yahudi. Cyrilus, Uskup Yerusalem, adalah penulis pertama yang dengan sengaja menyebutkan pemakaian Doa Tuhan dalam penyembahan keagamaan, tetapi doa ini biasanya tidak dipakai di gereja-gereja Kristen di masa lampau. Tidak ada bukti kalau doa ini dipakai oleh para rasul. Lukas mengabaikan kidung pujian penutup, dan meski doa ini muncul dalam Injil Matius seperti yang sekarang kita miliki, doa ini tidak terdapat dalam naskah-naskah awal, dan barangkali ini merupakan sebuah penyisipan yang diakibatkan karena digunakan dalam liturgi.




Artikel yang terkait dengan Matius:


TIP #30: Klik ikon pada popup untuk memperkecil ukuran huruf, ikon pada popup untuk memperbesar ukuran huruf. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA