Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Ayub 31:11

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:11

Karena hal itu adalah perbuatan mesum, h  bahkan kejahatan, yang patut dihukum i  oleh hakim.

AYT (2018)

Sebab, ini adalah kejahatan yang keji, itu adalah pelanggaran yang harus dihukum oleh hakim.

TL (1954) ©

SABDAweb Ayb 31:11

Karena ia itu perbuatan yang sangat jahat, suatu salah yang patut dihukum oleh hakim.

BIS (1985) ©

SABDAweb Ayb 31:11

Jika dosa yang keji itu memang kulakukan, aku patut menerima hukuman.

MILT (2008)

Sebab hal itu akan menjadi suatu rencana yang memalukan, dan merupakan kesalahan untuk para hakim.

Shellabear 2011 (2011)

karena hal itu adalah kemesuman, kesalahan yang patut dihukum oleh hakim.

AVB (2015)

kerana hal itu perbuatan keji, kesalahan yang patut dihukum oleh hakim.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Ayb 31:11

Karena
<03588>
hal itu
<01931>
adalah perbuatan mesum
<02154>
, bahkan kejahatan
<05771>
, yang patut dihukum oleh hakim
<06414>
.

[<01931>]
TL ITL ©

SABDAweb Ayb 31:11

Karena
<03588>
ia
<01931>
itu perbuatan
<02154>
yang sangat jahat, suatu salah
<05771>
yang patut dihukum
<06414>
oleh hakim.
HEBREW
Mylylp
<06414>
Nwe
<05771>
*awhw {ayhw}
<01931>
hmz
<02154>
*ayh {awh}
<01931>
yk (31:11)
<03588>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:11

Karena hal itu adalah perbuatan mesum, h  bahkan kejahatan, yang patut dihukum i  oleh hakim.

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Ayb 31:11

Karena hal itu adalah perbuatan mesum 1 , bahkan kejahatan 2 , yang patut dihukum oleh hakim.

Catatan Full Life

Ayb 31:1-34 1

Nas : Ayub 31:1-34

Di bagian ini Ayub meninjau integritas rohaninya yang teguh, kesetiaannya pada Allah dan jalan-jalan-Nya, serta kebaikannya kepada orang lain.

  1. 1) Pernyataan Ayub mengenai karya penebusan Allah di dalam dirinya mencakup semua aspek kehidupan. Ayub berbicara tentang ketidaksalahannya dalam hal dosa yang dilakukan di dalam hati, termasuk nafsu seksual dan pikiran kotor (ayat Ayub 31:1-4), berdusta dan berbohong untuk memperoleh untung (ayat Ayub 31:5-8), dan ketidaksetiaan dalam perkawinan (ayat Ayub 31:9-12). Dia menyatakan perlakuannya yang adil terhadap anak buahnya (ayat Ayub 31:13-15) dan perhatiannya terhadap yang miskin dan melarat (ayat Ayub 31:16-23). Ia bersikeras bahwa dirinya bebas dari keserakahan (ayat Ayub 31:24-25), penyembahan berhala (ayat Ayub 31:26-28), balas dendam (ayat Ayub 31:29-32), dan kemunafikan (ayat Ayub 31:33-34).
  2. 2) Tabiat moral dan kemurnian hati dan hidup yang diuraikan di sini merupakan contoh yang baik bagi setiap orang percaya. Hidup saleh yang dijalankan Ayub pada zaman pra-perjanjian baru dapat dialami dengan berkelimpahan oleh semua orang percaya di dalam Kristus, melalui kuasa penyelamatan dari kematian dan kebangkitan-Nya (Rom 8:1-17; Gal 2:20).

[+] Bhs. Inggris



TIP #04: Coba gunakan range (OT dan NT) pada Pencarian Khusus agar pencarian Anda lebih terfokus. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA