Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Amsal 19:14

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Ams 19:14

Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, s  tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia TUHAN 1 . t 

AYT (2018)

Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, tetapi istri yang bijaksana adalah dari TUHAN.

TL (1954) ©

SABDAweb Ams 19:14

Rumah dan harta benda itulah pusaka orang tua-tua, tetapi seorang bini yang berakal budi itulah karunia Tuhan.

BIS (1985) ©

SABDAweb Ams 19:14

Rumah dan harta bisa diperoleh dari orang tua, tetapi istri yang bijaksana adalah karunia dari TUHAN.

MILT (2008)

Rumah dan kekayaan adalah warisan leluhur, tetapi istri yang bijaksana adalah dari TUHAN YAHWEH 03068.

Shellabear 2011 (2011)

Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, tetapi istri yang bijaksana adalah karunia ALLAH.

AVB (2015)

Rumah dan harta warisan nenek moyang, tetapi isteri yang bijaksana kurnia TUHAN.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Ams 19:14

Rumah
<01004>
dan harta
<01952>
adalah warisan
<05159>
nenek moyang
<01>
, tetapi isteri
<0802>
yang berakal budi
<07919>
adalah karunia TUHAN
<03068>
.
TL ITL ©

SABDAweb Ams 19:14

Rumah
<01004>
dan harta benda
<01952>
itulah pusaka
<05159>
orang tua-tua
<01>
, tetapi seorang bini
<0802>
yang berakal budi
<07919>
itulah karunia Tuhan
<03068>
.
HEBREW
tlkvm
<07919>
hsa
<0802>
hwhymw
<03068>
twba
<01>
tlxn
<05159>
Nwhw
<01952>
tyb (19:14)
<01004>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Ams 19:14

Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, s  tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia TUHAN 1 . t 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Ams 19:14

Rumah dan harta adalah warisan 1  nenek moyang, tetapi isteri yang berakal budi 2  adalah karunia TUHAN.

Catatan Full Life

Ams 19:14 1

Nas : Ams 19:14

Ketika mencari pasangan hidup, akal budi adalah jauh lebih penting daripada sekadar penampilan. Hikmat, bimbingan, dan berkat Allah adalah penting sekali jikalau kita ingin mempunyai pernikahan yang berbahagia. Orang percaya harus berusaha untuk menikahi seorang yang sungguh berserah kepada Tuhan Yesus, firman-Nya, dan standar-standar kerajaan-Nya. Menikah dengan seorang yang bersifat saleh adalah berkat khusus dari Allah (bd. Ams 18:22; Kej 24:14). Memasuki pernikahan tanpa bimbingan Allah berarti mengundang penderitaan, penyesalan, dan malapetaka.

[+] Bhs. Inggris



TIP #33: Situs ini membutuhkan masukan, ide, dan partisipasi Anda! Klik "Laporan Masalah/Saran" di bagian bawah halaman. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA