Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  4. Arkeologi >  III. Metode-Metode Para Arkeolog. > 
B. Tipologi Barang-Barang Tembikar. 
sembunyikan teks

Mengenali strata memungkinkan para ilmuwan untuk menentukan urutan lapisan secara relatif, bukan tarikh-tarikh yang pasti. Untuk menentukan tarikh, ia harus menggunakan tipologi barang tembikar (yaitu mempelajari berbagai jenis barang tembikar). Selama tahun berganti tahun, para arkeolog telah mengembangkan pengetahuan yang sangat rinci mengenai barang tembikar yang khas dari tiap periode. Dengan menghubungkan tiap stratum dengan pecahan-pecahan tembikar yang terdapat di dalamnya, biasanya sang arkeolog mampu menetapkan tarikh stratum itu dalam kurun waktu yang relatif sempit.

Ketika metode stratigrafi dan tipologi ini diperkenalkan, masyarakat ilmiah enggan menerimanya. Di Troya, Heinrich Schliemann menyimpulkan pada abad ke-19 bahwa tel-tel atau gundukan-gundukan menyembunyikan lebih dari sebuah kota purba. Ini mengakibatkan dia dicemoohkan di kalangan para ilmuwan di seluruh Eropa sampai ia dapat membuktikan pendapatnya. Mula-mula tipologi barang tembikar pun ditolak seperti itu.

Tipologi dari benda-benda purbakala lainnya juga berguna. Misalnya, pengembangan lampu membantu sang arkeolog untuk mengenali periode-periode yang lebih luas. Dari sebuah lepek yang sederhana dengan sumbu, akhirnya lampu itu mendapat bibir di satu sisi sebagai tempat sumbu, kemudian empat bibir yang terletak pada sudut yang lurus satu sama lainnya. Akhirnya, bagian atasnya ditutup dan meninggalkan sebuah cerat untuk tempat sumbu. Pada zaman Bizandan Kristen, bagian atas yang tertutup itu dihiasi dengan bermacam-macam simbol artistik. Berbagai perkakas, senjata, dan gaya arsitektur berubah selama abad berganti abad, demikian pula rancangan patung-patung berhala.

Pada kesempatan-kesempatan yang jarang terjadi, ketika tulisan ditemukan di Palestina, kita mempunyai sarana penting lainnya untuk menguji tarikh-tarikh sejarah. Paleografi (penelitian terhadap sejarah tulisan) telah menjadi ilmu yang sungguh saksama.

Uang logam tidak muncul di Palestina sampai akhir periode Perjanjian Lama (sekitar 300 sM). Karena orang-orang kadang-kadang mengumpulkan uang atau menyimpannya sebagai pusaka, bukti ini barangkali menyesatkan sang arkeolog. Hal yang sama dapat dikatakan tentang benda-benda yang diimpor, di mana ketinggalan waktu dari 25 sampai 50 tahun sering kali harus dipertimbangkan.



TIP #23: Gunakan Studi Kamus dengan menggunakan indeks kata atau kotak pencarian. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA