Resource > Jurnal Pelita Zaman >  Volume 15 No. 1 Tahun 2000 > 
EDITORIAL 
sembunyikan teks

Masa sekarang adalah masa di mana banyak kekacauan tengah melanda bangsa Indonesia. Perang antar suku, seperti Dayak dengan Madura, orang-orang Melayu dengan orang Madura belum lama terjadi di Kalimantan Barat. Perang yang berbau perbedaan agama melanda di Maluku dan Ambon hingga kini belum terselesaikan. Namun, jauh-jauh hari sebelum terjadi peristiwa-peristiwa tersebut, sudah banyak terjadi kerusuhan yang dilatarbelakangi oleh SARA, seperti banyaknya pengrusakan atau pembakaran gedung gereja yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, Joppy A. Saerang lewat tulisan Konflik antar Kelompok Agama di Indonesia berusaha menjawab dan memberikan solusi untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama di Indonesia.

Selain itu banyak artikel-artikel lain yang menarik untuk disimak. Misalnya Etika Keutamaan yang Dilupakan dan yang Diabaikan. Lewat artikel ini, Yonky Karman berusaha mengungkapkan segi etika dalam kehidupan sehari-hari seorang Kristen. Sedangkan lewat tulisan yang berjudul Keilahian Kristus: Kolose 1:15-18, Yohannis Trisfant berusaha mempertegas bahwa Yesus adalah Allah sejati.

Tekstualitas dan Intratekstualitas dalam Hermeneutika Postliberlisme, demikian judul tulisan dari Andreas Himawan yang berusaha menyoroti tentang perbedaan penafsiran yang dilakukan oleh kaum teolog liberal dengan kaum teolog Injili. Lain halnya dengan artikel berjudul Posmodernisme dan Konsep Kekristenan yang di tulis oleh Harianto GP. Dalam tulisan tersebut, dia mencoba mengungkapkan pendapatnya tentang sikap orang Kristen dalam menyikapi perkembangan zaman yang terjadi.

Sedangkan, dengan bahasa yang lugas, Hali Daniel Lie dalam artikelnya Unio Mystica: Sebuah Jawaban bagi Praktek Okultisme mengulas tentang peranan agama, khususnya Kristen dalam menanggulangi praktek-praktek okultisme, yang banyak merebah dalam kehidupan masyarakat dan menyusup dalam hidup keagamaan seseorang.

Di samping keenam artikel tersebut yang bisa kita simak, dalam ruang Konsultasi Teologi Henry Efferin dan Tinjauan Buku berjudul Communicating Christ in Animistic Contexts yang ditulis Nicholas Kurniawan.

Kiranya Jurnal Pelita Zaman ini dapat memberikan manfaat bagi sidang pembaca yang pada saat ini hidup di tengah-tengah keadaan bangsa yang bisa di bilang tidak menentu.



TIP #04: Coba gunakan range (OT dan NT) pada Pencarian Khusus agar pencarian Anda lebih terfokus. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA