Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  2. Kronologi Alkitab > 
VI. Penarikhan untuk Israel dan Yehuda dari 841 
 sembunyikan teks

sM. Di Tabel 4 kita menetapkan dua tarikh: 853 sM (pertempuran di Qarqar) dan 841 sM (upeti Salrnaneser dari Raja "Ia-a-u," atau Yehu). Dari tarikh-tarikh ini kita telah merunut mundur dalam sejarah Israel. Sekarang, marilah kita merunut ke depan kepada keruntuhan Israel dan Yehuda. Hal ini lebih sulit daripada yang dapat dibayangkan. Tabel 11 menyusun sejarah kedua kerajaan ini, dengan paruhan bagian bawah mengacu kepada para raja Yehuda dan paruhan bagian atas mengacu kepada para raja Israel. Dalam teks ini nama setiap raja Yehuda akan ditunjukkan dalam huruf kapital yang besar dan kecil, sedangkan nama setiap raja Israel akan ditunjukkan dalam huruf tebal.

Sekali lagi, kita harus ingat bahwa Israel menganut pola penarikhan yang bukan sistem tahun pelantikan sehingga satu tahun harus dikurangi dari pemerintahan tiap raja. Oleh karena Israel mempengaruhi Yehuda dari masa Yoram, maka pada waktu itu Yehuda juga mengikuti pola yang bukan sistem tahun pelantikan. Namun, kedua bangsa itu beralih kepada pola sistem tahun pelantikan selama kurun waktu ini.

Yehu - II Raja-Raja 10:36; "28 tahun" (27 tahun). Raja ini membunuh pendahulunya di Israel, Yoram, dan juga raja Yehuda, Ahazia. Karena kita telah menerima bahwa Yehu memulai pemerintahannya pada tahun 841, maka pemerintahannya berakhir pada tahun 814 sM (841 sM dikurangi 27 tahun).

Atalya - II Raja-Raja 11:4, 21; "tujuh tahun" (6 tahun). Atalya adalah istri Yoram dan putri Izebel dari Israel. Karena ia melihat bahwa Yehu telah membunuh putranya, Ahazia, ia membunuh semua keturunan raja agar ia dapat merebut takhta itu. (Akan tetapi, beberapa pengikut setia Ahazia telah membawa lari Yoas, putra raja, dan menyembunyikannya.) Atalya naik takhta pada tahun 841 sM dan memerintah tujuh tahun menurut pola yang bukan sistem tahun pelantikan atau sebenarnya enam tahun. Pemerintahannya berakhir pada tahun 835 sM (841 sM dikurangi enam tahun).

Yoas - II Raja-Raja 12:1, "40 tahun" (39 tahun). Yoas memulai pemerintahannya sebagai seorang raja yang masih kecil pada tahun 835 sM dan memerintah selama 40 tahun menurut pola yang bukan sistem tahun pelantikan atau sebenarnya 39 tahun. Ini berarti bahwa ia dibunuh pada tahun 796 sM (835 sM dikurangi 39 tahun).

almanac

Pekahya - II Raja-Raja 15:23; dua tahun. Ia menjadi raja pada tahun 742 dan memerintah sampai 740 sM. (II Raj. 15:23 memberi tahu bahwa Pekahya memulai pemerintahannya pada tahun ke-50 dari pemerintahan Uzia, atau 741 sM. Teranglah ini suatu kasus lain di mana raja yang baru naik takhta pada permulaan tahun yang baru).

Pekah - II Raja-Raja 15:27; 20 tahun. Kelihatannya ini suatu masalah yang nyata. Kedua Raja-Raja 15:27 memberi tahu bahwa Pekah menjadi raja pada tahun ke-52 dari pemerintahan Uzia yaitu 739 sM (791 sM dikurangi 52 tahun). Jika kita menerimanya begitu saja, kita akan memulai pemerintahan Pekah pada tahun 739 dan mengakhirinya pada tahun 719 sM. Lalu kita perlu menambahkan 9 tahun pemerintahan Raja Hosea, sehingga akhir pemerintahannya jatuh pada tahun 710 sM. Akan tetapi, hal ini tidak sesuai dengan catatan Asyur tentang kejatuhan Israel.

Sering kali dianjurkan bahwa pemerintahan Yotam dan Ahas sejajar dengan pemerintahan Pekah yang mulai pada tahun 752 sM. Dengan kata lain, Pekah mulai memerintah Israel serentak dengan Menahem. Berdasarkan asumsi ini, Pekah memerintah dari 742 sampai 732 sM. Acuan kepada tahun ke-52 dari pemerintahan Uzia menunjukkan tahun ketika Pekah menjadi penguasa tunggal di Utara dan pernyataan bahwa ia memerintah 20 tahun lamanya itu mengacu pada seluruh pemerintahan Pekah, mulai pada tahun 752 sM.

Yotam - II Raja-Raja 15:32-33; 16 tahun. Yotam mulai memerintah pada tahun ke-2 dari pemerintahan Pekah - 751 atau 750 sM (tergantung pada bulan ketika Pekah mulai memerintah). Kita sudah melihat bahwa Uzia memerintah sampai 739 sM, jadi Yotam dan Uzia tentu sudah memerintah bersama-sama selama beberapa tahun. Alkitab memang mengatakan bahwa Uzia kena penyakit kusta menjelang akhir hidupnya (II Taw. 26:21); dengan demikian diperlukan seorang wali karena orang kusta harus diasingkan. Kedua Raja-Raja 16:1 menyatakan bahwa Ahas menggantikan Yotam pada tahun ke-17 dari pemerintahan Pekah, atau 735 sM (752 sM dikurangi 17 tahun). Jadi Yotam tentunya telah memerintah dari 750 sampai 735 sM. Meskipun Alkitab mengatakan bahwa Yotam memerintah 16 tahun, Alkitab juga menunjukkan bahwa ia hidup sampai saat yang seharusnya merupakan tahun ke-20 dari pemerintahannya, 730 sM. Hosea dari Israel bersekongkol untuk membunuh Pekah pada tahun ke-20 dari pemerintahan Yotam (II Raj. 15:30). Demikianlah, kami menunjukkan akhir hidup Yotam pada sekitar 730 sM di Tabel 11. Alkitab mengatakan bahwa orang Amon membayar upeti kepada Yotam sampai tahun ke-3 dari pemerintahannya yang resmi (II Taw. 27:5). Itu akan terjadi sekitar 736 sM (739 sM dikurangi 3 tahun).

Hosea - II Raja-Raja 17:1; 9 tahun. Hosea memulai pemerintahannya setelah Pekah meninggal pada tahun 732 sM dan ia melihat pemerintahannya berakhir pada tahun 723 sM ketika orang Asyur merebut Kerajaan Utara. Di sini lagi, catatan resmi Asyur membantu memperkuat kronologi Alkitab. Catatan itu memberi tahu bahwa Salmaneser V wafat pada tahun 722 sM, tidak lama setelah ia merebut sebuah kota penting di Palestina (bdg. II Raj. 17:3-6). Pengganti Salmaneser, Sargon II, membanggakan diri karena telah merebut Israel dalam tahun ia naik takhta Asyur; rupanya pemerintahan Asyur berpindah tangan sementara penaklukan Israel.

Ahas - II Raja-Raja 16:1-2; 16 tahun. Kedua Raja-Raja 17:1 memberi tahu bahwa Raja Hosea dari Israel naik takhta pada tahun ke-12 dari pemerintahan Ahas, jadi pemerintahan Ahas mulai pada 744 sM (732 sM ditambah 12 tahun) dan berakhir 728 sM (744 sM dikurangi 16 tahun). Ini berarti bahwa pemerintahan Ahas tumpang tindih dengan pemerintahan ayahnya selama 9 tahun.

almanac


TIP #05: Coba klik dua kali sembarang kata untuk melakukan pencarian instan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA