Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  9. Orang Persia >  II. Bangkitnya > 
D. Dekrit Koresy. 
sembunyikan teks

Koresy mengadakan komitmen untuk menjalankan kebijaksanaan pemugaran. Berbeda dengan orang Asyur dan orang Babel, yang mengambil dan membuang bangsa-bangsa yang telah dikalahkan dari negeri mereka, Koresy yakin bahwa demi kepentingannya sendiri sebaiknya ia mengizinkan orang banyak itu kembali ke tanah air mereka dan, membangun kembali kuil-kuil mereka. Koresy menjalankan kebijaksanaan politeisme keagamaan.

Kebijaksanaan baru ini disambut oleh komunitas-komunitas Yahudi. Orang Yahudi telah dibuang dari Israel sejak tahun 723 sM dan dari Yehuda sejak tahun 586 sM. Mereka memandang meningkatnya kekuasaan Persia sebagai suatu tanda yang dikirim oleh Tuhan yang bertalian dengan berakhirnya pembuangan mereka. Mereka menghibur diri mereka dengan nubuat-nubuat tentang keruntuhan Babel seperti Yeremia 25; 50; 51. Yesaya meyakinkan mereka bahwa Koresy telah diurapi oleh Allah untuk suatu tugas khusus sekalipun ia tidak mengenal Allah (Yes. 45:1, 4).

Ezra ps. 1 mencatat dekrit Koresy untuk mengembalikan orang-orang buangan ke tanah air mereka seperti yang diterima dan dipahami oleh orang Yahudi. Di samping membebaskan mereka, dekrit itu mengizinkan orang Yahudi membangun kembali bait suci dan memulai penyembahan yang teratur kepada Allah Israel. Menurut Ezra, dekrit ini memberi instruksi kepada para tetangga orang Yahudi untuk memberangkatkan mereka dengan hadiah perjalanan pribadi dan juga sumbangan sukarela untuk pembangunan kembali bait suci. Koresy bahkan mengembalikan perkakas-perkakas berharga yang telah diambil dari bait Salomo oleh Nebukadnezar pada tahun 586 sM. Perkakas itu meliputi 30 bokor emas, seribu bokor perak, dua puluh sembilan pisau, tiga puluh piala emas, empat ratus sepuluh piala perak, dan seribu buah "barang-barang lain" (Ezr. 1:9-10). Koresy juga menyumbang dari perbendaharaan raja untuk pembangunan kembali itu. Sumbangan ini kemudian dibuktikan selama pemerintahan Darius ketika sebuah piagam dalam bahasa Aram ditemukan di benteng di Ekbatana. Piagam itu dicatat dalam Ezra 6:3-4.



TIP #17: Gunakan Pencarian Universal untuk mencari pasal, ayat, referensi, kata atau nomor strong. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA