Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  9. Orang Persia >  II. Bangkitnya > 
B. Daniel dan Tulisan di Dinding. 
sembunyikan teks

Perjanjian Lama menceritakan bahwa Daniel mengabdi kepada Belsyazar yang memerintah Babel selama ketidakhadiran ayahnya, Nabonidus. Kitab yang memakai nama Daniel menceritakan bagaimana Belsyazar mengadakan jamuan untuk seribu orang pembesarnya. Di antara ekses-ekses yang terjadi pada jamuan itu terdapat perbuatan mabuk-mabukan dan pencemaran perkakas yang telah direbut dari bait suci di Yerusalem. Ketika muncul tulisan di dinding itu, baik raja maupun orang bijaksananya, tidak dapat membaca tulisan yang aneh itu. Akhirnya, Daniel dipanggil. Mula-mula ia menegur raja karena kesombongannya. Keangkuhan sama yang telah merobohkan Nebukadnezar untuk waktu yang singkat, akan merobohkan Belsyazar juga, sesuai dengan arti yang diberikan Daniel mengenai tulisan itu, "MENE, MENE, TEKEL UFARSIN" (Dan. 5:25). Daniel menafsirkan kata-kata bahasa Aram ini (arti harfiah, "bilangan, bilangan, timbangan, bagian-bagian") sebagai berikut, Masa pemerintahan tuanku telah dihitung oleh Allah dan telah diakhiri; . . . tuanku ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan; ... kerajaan tuanku dipecah dan diberikan kepada orang Media dan Persia" (Dan. 5:26-28).

Setelah mendengar pesan yang menakutkan ini pun, Belsyazar tidak bertobat. Sebaliknya, ia menjadikan Daniel orang yang ketiga dalam kerajaan itu, seakan-akan hendak membatalkan keputusan Allah dengan mengikutsertakan hamba Allah ini dalam pemerintahannya. Dengan nada serius Alkitab menyatakan, "Pada malam itu juga terbunuhlah Belsyazar, raja orang Kasdim itu. Darius, orang Media, menerima pemerintahan ketika ia berumur enam puluh dua tahun" (Dan. 5:30 - 6:1).



TIP #11: Klik ikon untuk membuka halaman ramah cetak. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA