Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  8. Ugarit dan Orang Kanaan >  III. Negeri Kanaan. >  B. Tapal Batas Kanaan. > 
2. Berbagai Rujukan Akadi. 
sembunyikan teks

Janji Allah untuk memberikan sebuah negeri kepada Abraham menjadi lebih berarti bila dibandingkan dengan sebuah naskah Akadi yang ditemukan di Ugarit. Naskah ini merupakan sepucuk surat dari raja bangsa Het. Hattusilis III (abad ke-13 sM) kepada taklukannya. Niqmepa, raja Ugarit. Niqmepa telah mengeluh kepada raja Het itu bahwa para pedagang keliling dari Ur mempersulit kehidupan penduduk Ugarit. Beberapa pakar berpendapat bahwa Abraham adalah seorang pedagang keliling dengan kepentingan-kepentingan perdagangan yang luas sekali. Pasukannya yang terdiri atas 318 orang yang terlatih (Kej. 14:14) mungkin adalah pengawal untuk pedagang-pedagang keliling itu.

Untuk meniadakan situasi di Ugarit ini, raja Het menetapkan beberapa pembatasan pada para pedagang. Satu pembatasan ialah bahwa mereka boleh mengunjungi Ugarit pada masa panen saja. Para pedagang itu juga dilarang untuk membeli tanah atau barang tak bergerak yang bersifat pribadi di Ugarit dengan keuntungan dari usaha dagang mereka. Apabila Abraham adalah seorang pedagang yang dilarang untuk membeli barang tak bergerak, maka janji yang menawarkan "seluruh negeri ini" kepadanya memperoleh makna baru. Manusia berkata: Engkau tidak boleh memiliki negeri ini. Allah berfirman: Aku memberikannya kepadamu.



TIP #28: Arahkan mouse pada tautan catatan yang terdapat pada teks alkitab untuk melihat catatan ayat tersebut dalam popup. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA