Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac > 
2. Kronologi Alkitab 
sembunyikan teks

Menemukan Tanggal Peristiwa-Peristiwa Alkitab

Alkitab memberi tahu bahwa Allah menyatakan diri-Nya pada saat-saat tertentu dalam kurun waktu. Untuk membantu mengerti hubungan antara penyataan-penyataan ilahi ini dengan peristiwa-peristiwa sejarah lainnya, kita perlu mengetahui tanggal peristiwa-peristiwa alkitabiah itu.

Kata kronologi berasal dari kata Yunani klasik chronos, yang berarti waktu yang dipandang sebagai sungai yang mengalir - sungai yang tidak dapat dihentikan, tetapi dapat diukur. Kronologi hanyalah penentuan tanggal peristiwa-peristiwa sejarah dalam dalam "aliran" waktu. Alkitab menyediakan cukup banyak tempat untuk hal-hal yang berhubungan dengan kronologi.

Sebagai contoh, para nabi memberi tanggal pada tulisan-tulisan mereka untuk menunjukkan latar belakang pesan mereka. Catatan kronologis mereka membantu kita untuk mengerti mengapa Tuhan mengatakan apa yang dikatakan-Nya dan mengapa Ia perbuat apa yang diperbuat-Nya pada setiap saat tertentu.

Bangsa Yahudi mengikuti kalender mereka dengan sangat teliti. Israel di zaman purba mempunyai kalender kamariah yang menetapkan perayaan-perayaan pada musim-musim tertentu dalam setahun. Orang Israel menuai jelai pada musim semi selama bulan Abib, bulan pertama dari tahun agama (Kel. 23:15). Setelah masa Pembuangan, mereka menamakan bulan ini Nisan. Mereka merayakan Hari Raya Tujuh Minggu selama bulan Siwan yang memulai penuaian gandum pada musim panas (Kel. 34:22). Hari Raya Buah Bungaran (atau Hari Raya Pondok Daun) mereka jatuh bertepatan dengan penuaian yang umum dalam musim gugur pada bulan Etanim, kemudian dinamakan Tisyri (Kel. 34:22). Pada umumnya lama bulan mereka itu 30 hari. Akan tetapi, karena tiap bulan dihitung dari hari bulan baru, maka kalender itu kadang-kadang memerlukan bulan yang terdiri atas 29 hari. Kalender kamariah adalah 11 hari lebih pendek dari kalender matahari, namun harus dicocokkan dengan musim sehingga kadang-kadang orang Israel harus menambahkan bulan yang ke-13 pada setahun. Hal ini memberikan mereka beberapa hari tahun kabisat. Pola mereka untuk menyisipkan hari-hari tahun kabisat terulang dalam siklus 19 tahun.

 I. Menentukan Tanggal-Tanggal yang Pasti. 
sembunyikan teks

Alkitab tidak memberikan kronologinya sesuai dengan kalender yang digunakan dewasa ini. Untuk menentukan tanggal-tanggal yang pasti, kita harus menetapkan sistem Alkitab untuk mencatat tanggal-tanggal para raja dan meletakkannya di samping tanggal-tanggal untuk para penguasa Asyur dan Babel. Orang Asyur mendasarkan sejarah mereka pada data astronomi karena itu kita dapat menyelidiki tanggal-tanggal Asyur dengan membandingkannya dengan pergerakan bintang-bintang. Pengetahuan kita yang sekarang memungkinkan kita untuk menggambarinya dengan cermat. Kemudian kita dapat menggunakan informasi itu untuk menunjukkan dengan tepat tanggal-tanggal dari berbagai peristiwa Perjanjian Lama.

 II. Para Penguasa Kerajaan yang Pecah.
sembunyikan teks

Kita sekarang sudah siap untuk merunut mundur sampai ke tanggal yang sangat penting dari kematian Raja Salomo, ketika kerajaan itu pecah. Tabel 4 memakai tanggal-tanggal Alkitab untuk para raja dari kerajaan yang pecah, sambil terus mengingat cara-cara penarikhan yang telah kita bahas.

Karena kita menganggap bahwa Israel mengikuti pola penarikhan yang bukan sistem tahun pelantikan, kita perlu mengurangi satu tahun dari pemerintahan tiap-tiap raja Israel sementara kita merunut kembali dari tanggal-tanggal Asyur yakni 841 sM (permulaan pemerintahan Yehu) dan 853 sM (kematian Ahab). Gunakanlah Tabel 2 untuk membandingkan penarikhan raja-raja Israel dan Yehuda. Agar lebih jelas, nama setiap raja Israel ditunjukkan dengan huruf tebal sedangkan nama setiap raja Yehuda ditulis dengan huruf kapital besar dan kecil.

Yoram - II Raja-Raja 3:1, "12 tahun" (11 tahun). Yoram memulai pemerintahannya pada tahun ke-18 dari pemerintahan Yosafat (lihat di bawah); karena ia memerintah 11 tahun sebelum Yehu, tahun pertama ketika ia memerintah sendiri adalah 852 sM (841 sM ditambah 11 tahun).

Ahazia - II Raja-Raja 8:25; satu tahun. Ahazia memulai pemerintahannya pada tahun ke-11 dari pemerintahan Yoram (II Raj, 9:29). (Alasan mengapa II Raja-Raja 8:25 menyatakan bahwa ia mulai pada tahun ke-12 zaman Yoram ialah karena Yehuda pada waktu itu telah menerima pola penarikhan Israel yang bukan sistem tahun pelantikan.) Baik Yoram dari Israel maupun Ahazia dari Yehuda meninggal pada tahun 841 sM (II Raj. 9:24, 27); jadi barangkali Ahazia memerintah beberapa bulan saja, meskipun catatan Israel mengatakan bahwa ia memerintah "setahun" lamanya. (Ingatlah bahwa metode penarikhan Israel yang bukan sistem tahun pelantikan itu akan menyebut bulan-bulan pertama pemerintahan Ahazia sebagai "tahun pertama"-nya.)

Yoram - II Raja-Raja 8:17; "8 tahun" (7 tahun). Teranglah bahwa Yoram telah mengambil pola penarikhan Israel yang bukan sistem tahun pelantikan karena itu satu tahun harus dikurangi dari pemerintahannya. Rupanya Yoram memerintah bersama ayahnya selama 5 tahun sebelum pemerintahannya yang resmi mulai. Kita mengetahui hal ini sebab, ketika II Raja-Raja 8:16 mengatakan bahwa Yoram mulai memerintah Yehuda, ayat itu juga menyebutkan Yosafat sebagai raja Yehuda. Bandingkan ayat ini dengan II Raja-Raja 3:1 dan II Raja-Raja 1:17 yang menyatakan bahwa Yoram dari Israel menjadi raja pada tahun ke-18 dari pemerintahan tunggal Yosafat dan pada tahun kedua dari pemerintahan Yoram dari Yehuda. (Kita sudah mengetahui bahwa tahun ini adalah 852 sM.) Ini menunjukkan bahwa Yoram memerintah bersama ayahnya Yosafat selama lima tahun sebelum pemerintahannya yang resmi dimulai pada tahun ke-5 pemerintahan Yoram (tahun ke-4 menurut penarikhan bukan sistem tahun pelantikan), atau 848 sM (852 sM dikurangi 4 tahun).

Ahab - I Raja-Raja 16:29; "22 tahun" (21 tahun). Ahab meninggal pada tahun 853, jadi ia sudah mulai pemerintahannya pada tahun 874 (853 sM ditambah 21 tahun).

Yosafat - I Raja-Raja 22:41-42; 25 tahun. Menentukan tanggal Yosafat adalah sulit karena pemerintahannya bertumpang tindih dengan pemerintahan ayahnya dan putranya. Ia mulai pemerintahannya pada tahun ke-4 Ahab yang mulai memerintah pada tahun 874 sM. Tahun ke-4 pemerintahan Ahab (yaitu tahun Yosafat naik takhta Yehuda) adalah 870 sM. Karena Yosafat bergabung dengan Ahab dalam pertempuran melawan orang Siria pada tahun 853 sM., dengan sendirinya ia mengangkat putranya, Yoram, menjadi raja yang memerintah bersama pada waktu itu, jika seandainya ia tidak kembali. Kita telah melihat bahwa Yoram memulai pemerintahan tunggalnya pada tahun ke-5 Yoram dari Israel (tahun ke-4 dalam penarikhan sistem tahun pelantikan). Jadi, jika kita mengambil tahun 852 sM (tahun pertama pemerintahan Yoram) dan mengurangi 4 tahun, kita mendapatkan bahwa Yoram menjadi penguasa tunggal di Yehuda pada tahun 848 sM, dan kita menganggap bahwa itulah tahun kematian Yosafat. Kita tahu bahwa Yosafat memerintah 25 tahun lamanya (I Raj. 22:42), jadi kita dapat mengambil kesimpulan bahwa pemerintahannya mulai pada tahun 873 sM (848 sM ditambah 25 tahun). Seperti yang telah kita lihat, pemerintahan tunggalnya secara resmi mulai pada tahun 870 sM. Ia memerintah bersama ayahnya, Asa, selama kira-kira tiga tahun sebab Asa menderita penyakit yang melemahkan kakinya, yang menimpa dirinya pada tahun ke-39 ia memerintah sebagai raja (II Taw. 16:12).

Ahazia - I Raja-Raja 22:52; "2 tahun" (1 tahun). Ahazia mulai memerintah pada tahun ke-17 dari pemerintahan tunggalnya Yosafat, 853 sM (870 sM dikurangi 17 tahun).

Asa - I Raja-Raja 15: 10; 41 tahun. Karena kita mengetahui bahwa Yosafat naik takhta pada tahun 870 sM, maka pasti pada tahun itulah Asa wafat. Dan ia tentu telah mulai memerintah pada tahun 911 sM (870 sM ditambah 41 tahun).

Omri - I Raja-raja 16:15-16, 23; "12 tahun" (11 tahun). Karena kita mengetahui bahwa Ahab memulai pemerintahannya pada tahun 874 sM, pasti Omri meninggal pada tahun itu. Itu berarti bahwa Omri mulai memerintah pada tahun 885 sM ditambah 11 tahun).

Zimri - I Raja-raja 16:15; tujuh hari Zimri membunuh Ela, putra Baesa. Sebaliknya , Omri menggulingkan Zimri (I Raj. 16:17-18).

Ela - I Raja-Raja 16:8; "2 tahun" (1 tahun). Ela dibunuh dalam kudeta Zimri pada tahun 885, jadi ia mulai pemerintahannya pada tahun 886.

Tibni - I Raja-Raja 16:21-24. Tidak diberitahukan berapa larva saingan Omri ini memerintah. Kami menduga bahwa pemerintahannya mulai pada waktu yang sama dengan Omri pada tahun 885; mereka hanya memerintah di daerah-daerah yang berbeda di Israel. Kita tahu bahwa Omri memerintah di Tirza selama enam tahun (sebenarnya lima), sampai 880. Kemudian ia pindah ke Samaria dan menegakkan pemerintahannya di sana, yang memberi kesan bahwa Tibni sudah wafat.

Baesa - I Raja-Raja 15:33; "24 tahun" (23 tahun), Karena Ela naik takhta pada tahun 886, kita tahu bahwa Baesa meninggal pada tahun itu. Jadi ia mulai pemerintahannya pada tahun 909 sM (886 sM ditambah 23 tahun).

Nadab - I Raja-Raja 15:25-31; "2 tahun" (1 tahun). Baesa merampas kekuasaan atas Israel dengan cara membunuh Nadab, jadi Nadab tentu telah memerintah dari 910 sampai 909 sM.

Yerobeam - I Raja-Raja 14:20; "22 tahun" (21 tahun). Pemerintahan Yerobeam mulai pada tahun 931 (910 sM ditambah 21 tahun).

Abiam - I Raja-Raja 15:2; tiga tahun. Karena Abiam memulai pemerintahannya tiga tahun sebelum penggantinya, Asa, maka ini terjadi pada tahun 914 sM (911 sM ditambah 3 tahun).

Rehabeam - I Raja-Raja 14:21; 17 tahun. Rehabeam memulai pemerintahannya pada tahun 931 sM, 17 tahun sebelum Abiam (914 sM ditambah 17 tahun). Ia mulai memerintah atas Yehuda pada tahun yang sama waktu saingannya Yerobeam merebut Israel ketika kerajaan itu pecah. Tahun ini juga menjadi tahun wafatnya Salomo.

 III. Tiga Raja yang Pertama di Israel. 
sembunyikan teks

Setelah menentukan tanggal kematian Salomo (931 sM), kita dapat menghitung mundur lebih jauh dalam sejarah Israel, dengan menggunakan kronologi Alkitab untuk menentukan tanggal-tanggal khusus. (Lihat Tabel 5.)

almanac

Yerobeam I dan Rehabeam membagi kerajaan itu pada tahun 931 sM dan Salomo wafat pada tahun itu. Alkitab mengatakan bahwa Salomo memerintah atas seluruh Israel selama 40 tahun (I Raj. 11:42). Jadi, di Tabel 5 permulaan pemerintahan Salomo ditetapkan pada tahun 971 sM, yaitu tahun kematian Daud.

Daud menjadi raja selama 40 tahun, yang menempatkan permulaan pemerintahannya pada tahun 1011 sM. Akan tetapi, Daud memerintah atas Yehuda saja sedangkan suku-suku yang lain tetap setia kepada Isyboset, putra Saul. Pertama Raja-Raja 2:11 dan II Samuel 2:11 menyatakan bahwa Daud menjadi raja di Hebron selama tujuh tahun dan enam bulan. Ketika musuh-musuh Isyboset membunuh dia, maka para kepala suku Israel berkumpul di Hebron dan bersumpah setia kepada Daud (II Sam. 5:3). Demikianlah, pemerintahan tunggal Daud mulai pada tahun 1004 sM dan lamanya 33 tahun. Saul, yang wafat pada tahun 1011 sM, juga memerintah untuk waktu yang lama; diberitahukan bahwa pemerintahannya itu 40 tahun lamanya (Kis. 13:21). (Sesuatu telah hilang dari naskah Ibrani di I Samuel 13:1. "Dua tahun" tidak mungkin menjadi angka yang lengkap.) Namun, jumlah 40 tahun ini mungkin mencakup pemerintahan Saul dan pemerintahan Isyboset, putranya. Jika demikian, ini akan meninggalkan sekitar 33 tahun untuk pemerintahan tunggal Saul, yang berarti bahwa ia telah mulai pemerintahannya pada tahun 1043 sM dan bukan tahun 1057 sM.

 IV. Musa dan Para Leluhur.
sembunyikan teks

Ada dua saat yang sangat penting dalam kronologi Perjanjian Lama. Yang pertama adalah tanggal peletakan fundamen bait suci yang pertama. Pertama Raja-Raja 6:1 mengatakan bahwa Salomo mulai mendirikan bait suci pada tahun keempat dari pemerintahannya, pada bulan kedua (Ziv), 480 tahun setelah orang Israel keluar dari Mesir. Kita tahu bahwa Salomo mulai memerintah pada tahun 971 sM, jadi tahun pertama pemerintahannya pada susunan penarikhan Israel akan jatuh pada musim gugur tahun 970 sM. Tahun ke-4 akan jatuh pada 967/66 sM, yang dihitung atas dasar musim gugur ke musim gugur. Karena Ziv adalah bulan kedua pada kalender agama, kita menyimpulkan bahwa Salomo mulai membangun bait suci pada musim semi tahun 966 sM. Atas dasar ini, peristiwa keluarnya Israel dari Mesir akan mulai pada tahun 1446 sM, dan Kanaan ditaklukkan sekitar 1406 sM.

Saat lain yang sangat penting di Perjanjian Lama adalah kepindahan Yakub ke Mesir, yang terjadi 430 tahun sebelum peristiwa Keluaran (Kel. 12:40-41). Ini membawa kita pada tahun 1876 sM (1446 sM ditambah 430 tahun).

Dengan angka-angka ini sebagai permulaan, kita dapat mengisi tanggal-tanggal untuk kejadian-kejadian dari masa Abraham sampai Saul, raja pertama Israel.

 V. Penarikhan Sebelum Abraham. 
sembunyikan teks

Penelitian kita tentang kronologi sebelum Abraham terbagi atas dua bagian: (1) dari Air Bah sampai Abraham dan (2) dari Penciptaan sampai Air Bah. Tiada gunanya mengatakan bahwa jangka waktu ini menimbulkan masalah-masalah yang terbesar karena kita tak dapat lagi membandingkan tarikh-tarikh Alkitab dengan catatan sejarah dari bangsa-bangsa lain di sekitar Israel. Sejarah zaman purba dari bangsa-bangsa ini sangat kurang lengkap dan kurang dimengerti. Bahkan terjemahan yang berbeda-beda dari Perjanjian Lama tak sependapat tentang kejadian-kejadian sejarah sebelum masa para leluhur. Pada umumnya kita akan mengikuti naskah orang Masoret (Ibrani), tetapi pada titik-titik tertentu kita akan membandingkan kisahnya dengan versi-versi purba lainnya.

 VI. Penarikhan untuk Israel dan Yehuda dari 841 
sembunyikan teks

sM. Di Tabel 4 kita menetapkan dua tarikh: 853 sM (pertempuran di Qarqar) dan 841 sM (upeti Salrnaneser dari Raja "Ia-a-u," atau Yehu). Dari tarikh-tarikh ini kita telah merunut mundur dalam sejarah Israel. Sekarang, marilah kita merunut ke depan kepada keruntuhan Israel dan Yehuda. Hal ini lebih sulit daripada yang dapat dibayangkan. Tabel 11 menyusun sejarah kedua kerajaan ini, dengan paruhan bagian bawah mengacu kepada para raja Yehuda dan paruhan bagian atas mengacu kepada para raja Israel. Dalam teks ini nama setiap raja Yehuda akan ditunjukkan dalam huruf kapital yang besar dan kecil, sedangkan nama setiap raja Israel akan ditunjukkan dalam huruf tebal.

Sekali lagi, kita harus ingat bahwa Israel menganut pola penarikhan yang bukan sistem tahun pelantikan sehingga satu tahun harus dikurangi dari pemerintahan tiap raja. Oleh karena Israel mempengaruhi Yehuda dari masa Yoram, maka pada waktu itu Yehuda juga mengikuti pola yang bukan sistem tahun pelantikan. Namun, kedua bangsa itu beralih kepada pola sistem tahun pelantikan selama kurun waktu ini.

Yehu - II Raja-Raja 10:36; "28 tahun" (27 tahun). Raja ini membunuh pendahulunya di Israel, Yoram, dan juga raja Yehuda, Ahazia. Karena kita telah menerima bahwa Yehu memulai pemerintahannya pada tahun 841, maka pemerintahannya berakhir pada tahun 814 sM (841 sM dikurangi 27 tahun).

Atalya - II Raja-Raja 11:4, 21; "tujuh tahun" (6 tahun). Atalya adalah istri Yoram dan putri Izebel dari Israel. Karena ia melihat bahwa Yehu telah membunuh putranya, Ahazia, ia membunuh semua keturunan raja agar ia dapat merebut takhta itu. (Akan tetapi, beberapa pengikut setia Ahazia telah membawa lari Yoas, putra raja, dan menyembunyikannya.) Atalya naik takhta pada tahun 841 sM dan memerintah tujuh tahun menurut pola yang bukan sistem tahun pelantikan atau sebenarnya enam tahun. Pemerintahannya berakhir pada tahun 835 sM (841 sM dikurangi enam tahun).

Yoas - II Raja-Raja 12:1, "40 tahun" (39 tahun). Yoas memulai pemerintahannya sebagai seorang raja yang masih kecil pada tahun 835 sM dan memerintah selama 40 tahun menurut pola yang bukan sistem tahun pelantikan atau sebenarnya 39 tahun. Ini berarti bahwa ia dibunuh pada tahun 796 sM (835 sM dikurangi 39 tahun).

almanac

Pekahya - II Raja-Raja 15:23; dua tahun. Ia menjadi raja pada tahun 742 dan memerintah sampai 740 sM. (II Raj. 15:23 memberi tahu bahwa Pekahya memulai pemerintahannya pada tahun ke-50 dari pemerintahan Uzia, atau 741 sM. Teranglah ini suatu kasus lain di mana raja yang baru naik takhta pada permulaan tahun yang baru).

Pekah - II Raja-Raja 15:27; 20 tahun. Kelihatannya ini suatu masalah yang nyata. Kedua Raja-Raja 15:27 memberi tahu bahwa Pekah menjadi raja pada tahun ke-52 dari pemerintahan Uzia yaitu 739 sM (791 sM dikurangi 52 tahun). Jika kita menerimanya begitu saja, kita akan memulai pemerintahan Pekah pada tahun 739 dan mengakhirinya pada tahun 719 sM. Lalu kita perlu menambahkan 9 tahun pemerintahan Raja Hosea, sehingga akhir pemerintahannya jatuh pada tahun 710 sM. Akan tetapi, hal ini tidak sesuai dengan catatan Asyur tentang kejatuhan Israel.

Sering kali dianjurkan bahwa pemerintahan Yotam dan Ahas sejajar dengan pemerintahan Pekah yang mulai pada tahun 752 sM. Dengan kata lain, Pekah mulai memerintah Israel serentak dengan Menahem. Berdasarkan asumsi ini, Pekah memerintah dari 742 sampai 732 sM. Acuan kepada tahun ke-52 dari pemerintahan Uzia menunjukkan tahun ketika Pekah menjadi penguasa tunggal di Utara dan pernyataan bahwa ia memerintah 20 tahun lamanya itu mengacu pada seluruh pemerintahan Pekah, mulai pada tahun 752 sM.

Yotam - II Raja-Raja 15:32-33; 16 tahun. Yotam mulai memerintah pada tahun ke-2 dari pemerintahan Pekah - 751 atau 750 sM (tergantung pada bulan ketika Pekah mulai memerintah). Kita sudah melihat bahwa Uzia memerintah sampai 739 sM, jadi Yotam dan Uzia tentu sudah memerintah bersama-sama selama beberapa tahun. Alkitab memang mengatakan bahwa Uzia kena penyakit kusta menjelang akhir hidupnya (II Taw. 26:21); dengan demikian diperlukan seorang wali karena orang kusta harus diasingkan. Kedua Raja-Raja 16:1 menyatakan bahwa Ahas menggantikan Yotam pada tahun ke-17 dari pemerintahan Pekah, atau 735 sM (752 sM dikurangi 17 tahun). Jadi Yotam tentunya telah memerintah dari 750 sampai 735 sM. Meskipun Alkitab mengatakan bahwa Yotam memerintah 16 tahun, Alkitab juga menunjukkan bahwa ia hidup sampai saat yang seharusnya merupakan tahun ke-20 dari pemerintahannya, 730 sM. Hosea dari Israel bersekongkol untuk membunuh Pekah pada tahun ke-20 dari pemerintahan Yotam (II Raj. 15:30). Demikianlah, kami menunjukkan akhir hidup Yotam pada sekitar 730 sM di Tabel 11. Alkitab mengatakan bahwa orang Amon membayar upeti kepada Yotam sampai tahun ke-3 dari pemerintahannya yang resmi (II Taw. 27:5). Itu akan terjadi sekitar 736 sM (739 sM dikurangi 3 tahun).

Hosea - II Raja-Raja 17:1; 9 tahun. Hosea memulai pemerintahannya setelah Pekah meninggal pada tahun 732 sM dan ia melihat pemerintahannya berakhir pada tahun 723 sM ketika orang Asyur merebut Kerajaan Utara. Di sini lagi, catatan resmi Asyur membantu memperkuat kronologi Alkitab. Catatan itu memberi tahu bahwa Salmaneser V wafat pada tahun 722 sM, tidak lama setelah ia merebut sebuah kota penting di Palestina (bdg. II Raj. 17:3-6). Pengganti Salmaneser, Sargon II, membanggakan diri karena telah merebut Israel dalam tahun ia naik takhta Asyur; rupanya pemerintahan Asyur berpindah tangan sementara penaklukan Israel.

Ahas - II Raja-Raja 16:1-2; 16 tahun. Kedua Raja-Raja 17:1 memberi tahu bahwa Raja Hosea dari Israel naik takhta pada tahun ke-12 dari pemerintahan Ahas, jadi pemerintahan Ahas mulai pada 744 sM (732 sM ditambah 12 tahun) dan berakhir 728 sM (744 sM dikurangi 16 tahun). Ini berarti bahwa pemerintahan Ahas tumpang tindih dengan pemerintahan ayahnya selama 9 tahun.

almanac
 VII. Penarikhan untuk Yehuda dari 696 sM sampai 587/86 sM. 
sembunyikan teks

Pada saat ini, Kerajaan Utara, Israel, sudah tiada sehingga kita tidak lagi dapat membandingkan tanggal-tanggal untuk raja-raja Israel dan Yehuda. Kita akan mulai pada 696 sM (akhir pemerintahan Hizkia) dan menyusun masa pemerintahan dari raja-raja Yehuda yang lain. Tabel 12 melakukan hal ini.

Manasye - II Raja-Raja 21:1; 55 tahun. Manasye memulai pemerintahannya pada tahun 696 sM dan memerintah selama 55 tahun, sampai 641 sM.

Amon - II Raja-Raja 21:19; 2 tahun. Amon memulai pemerintahannya pada tahun 641 dan memerintah sampai 639 sM.

Yosia - II Raja-Raja 22:1; 31 tahun. Yosia memulai pemerintahannya pada tahun 639 sM dan memerintah sampai, 608 sM, ketika ia gugur di medan pertempuran dalam usahanya untuk menghentikan Firaun Nekho dan tentara Mesir yang hendak bergabung dengan pasukan Asyur dalam perang mereka lawan orang Babel (II Raj. 23:29).

Yoahas - II Raja-Raja 23:31; 3 bulan. Rakyat Yehuda memilih putra sulung Yosia, yaitu Yoahas, untuk menjadi raja baru mereka. Tetapi Firaun Nekho tidak menghendaki dia dan menempatkan seorang putra lain dari Yosia, yaitu Yoyakim, di atas takhta.

Yoyakim - II Raja-Raja 23:36; 11 tahun. Sementara pemerintahan raja ini untuk pertama kalinya Nebukadnezar menyerang Yerusalem dan menaklukkan Yehuda di bawah kekuasaan Babel. Yoyakirn diteguhkan sebagai raja pada tahun 605 sM. Kita dapat menetapkan tanggal ini tanpa ragu-ragu karena dua peristiwa gerhana menetapkan 605 sM sebagai awal pemerintahan Nebukadnezar. Satu gerhana terjadi pada tahun ke-5 pemerintahan Nabopolasar, ayah Nebukadnezar. Kita juga mengetahui bahwa Nebukadnezar naik takhta pada tahun ke-21 dari pemerintahan ayahnya. Gerhana yang lain terjadi pada 4 Juli 568, ketika Nebukadnezar telah memerintah selama 37 tahun. Dengan demikian Nebukadnezar dilantik menjadi raja pada tahun 605 sM. Daniel dibawa ke Babel dan masa pembuangan Yehuda yang 70 tahun lamanya mulai pada 605 sM (bdg. Yer. 25:9-12; Dan. 9:2). Yoyakim memulai pemerintahannya pada tahun 608 sM dan memerintah selama 11 tahun, sampai 597 sM (608 sM dikurangi 11 tahun), ketika ia meninggal dunia.

Yoyakhin - II Raja-Raja 24:8; 3 bulan. Yoyakhin menjadi raja setelah Yoyakim, tetapi Nebukadnezar menyerang Yehuda untuk kedua kalinya dan membuang Yoyakhin ke Babel. Lalu Nebukadnezar menempatkan seorang putra Yosua yang lain lagi, yaitu Zedekia, di atas takhta.

Zedekia - II Raja-Raja 24:18; 11 tahun. Inilah raja yang terakhir dari persemakmuran Yehuda yang pertama. Ia memerintah dari 597 sampai 586 sM, ketika Nebukadnezar menyerang untuk ketiga kalinya, menghancurkan bait suci dan mengakhiri kerajaan Yehuda.

Gedalya - II Raja-Raja 25:22-26; 7 bulan. Gedalya menjadi gubernur pada tahun ke-19 dari pemerintahan Nebukadnezar. Hal ini menegaskan bahwa Gedalya mulai berkuasa pada tahun 586 sM (II Raj. 25:22). Rupanya Nebukadnezar harus menumpas suatu pemberontakan lain di Yehuda, karena sebagian umat tidak menerima kenyataan bahwa persemakmuran yang pertama telah berakhir. Ini terjadi pada tahun ke-23 dari pemerintahan Nebukadnezar, atau 582 sM (bdg. Yer. 52:30).

 VIII. Penarikhan Masa Pembuangan dan Pasca-Pembuangan. 
sembunyikan teks

Alkitab memberi beberapa tanggal untuk masa Pembuangan. Yoyakhin dilepaskan pada tahun ke-37 dari pembuangannya (II Raj. 25:27). Dengan demikian ini terjadi kira-kira 560 sM (597 sM dikurangi 37 tahun). Yehezkiel juga memberikan tanggal-tanggal tertentu untuk kejadian-kejadian dalam pelayanannya, dari saat Yoyakhin ditawan (Yeh. 1:1-2; 29:17). Yehezkiel mendengar bahwa Yerusalem telah jatuh pada tahun ke-12 dari pembuangannya yang menempatkannya pada sekitar 586 sM (Yeh. 33:21).

Babel jatuh ke tangan Koresy dan orang Persia pada 539 sM dan Koresy segera menitahkan agar semua orang buangan pulang ke tanah air mereka (II Taw. 36:22; Ezr. 1:1). Sekali lagi kita melihat Allah bekerja dalam sejarah untuk melaksanakan maksud-Nya untuk umat-Nya, Israel. Orang Yahudi memerlukan waktu sekitar satu tahun untuk kembali ke tanah air mereka dan menetap untuk memulai persemakmuran yang kedua. Sistem kalender Persia berbeda dari kalender Yahudi, tetapi kita dapat menghitung bahwa orang Yahudi mulai meletakkan landasan untuk bait suci kedua pada tahun 536 sM. Menarik sekali untuk memperhatikan bahwa Pembuangan itu betul-betul berakhir 70 tahun sesudah orang Babel merebut Yehuda pada tahun 606 sM, seperti yang dinubuatkan oleh Tuhan (Yer. 25:11). Pembangunan bait suci itu terhenti tidak lama setelah mereka mulai membangunnya. Usaha ini dimulai kembali pada tahun ke-2 dari pemerintahan Darius I, 520 sM, di bawah pelayanan Hagai dan Zakharia (Ez. 4:24; 5:1-2; Hag. 1:1-15; 2:1-9). Bait suci diselesaikan pada tahun ke-6 dari pemerintahan Darius (Ez. 6:15), yang jatuh kira-kira pada 516 sM. Ini suatu cara lain untuk menandai selingan 70 tahun dari masa Pembuangan - dari penghancuran bait suci yang pertama pada tahun 586 sM sampai selesainya bait suci yang kedua pada tahun 516 sM.

Ester hidup pada masa Ahasyweros atau Xerxes (486-464 sM); dan ia ditarikhkan pada sekitar 483 dan 479 sM (Est. 1:3: 2:16).

Kejadian-kejadian sejarah yang mengakhiri masa Perjanjian Lama terjadi selama pemerintahan Artahsasta I (464-423 sM). Ezra membawa suatu rombongan orang Yahudi ke Yerusalem pada tahun ke-7 dari pemerintahan Artahsasta (Ez. 7:7-9), sekitar 458 sM. Untuk membantu Ezra dan masyarakat Yahudi, Nehemia mengatur pengangkatan dirinya sebagai gubernur atas negeri itu. la diizinkan kembali pada tahun ke-20 dari pemerintahan Artahsasta (Neh. 1: 1), yang jatuh kira-kira pada tahun 444 sM. Rupanya ada jarak waktu antara perjalanan pertama ini ke Yerusalem (Neh. 2:1-11) dan perjalanan yang kedua pada tahun ke-32 dari pemerintahan Artahsasta (Neh. 13:6), yang terjadi sekitar 432 sM.

almanac
 IX. Kehidupan Yesus.
sembunyikan teks

Perjanjian Baru memberikan beberapa indikasi kronologis yang penting. Akan tetapi, Perjanjian Baru tidak berbicara dari segi pandang kalender kita, jadi kita harus membandingkannya dengan sumber-sumber sejarah yang lain untuk menemukan tanggal berbagai peristiwa dalam kehidupan Yesus.



TIP #03: Coba gunakan operator (AND, OR, NOT, ALL, ANY) untuk menyaring pencarian Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA