Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  6. Orang Mesir >  III. Agama dan Sejarah. > 
G. Akhir Periode Wangsa. 
 sembunyikan teks

Namun, orang Asyur tidak dapat mempertahankan penguasaan mereka atas Mesir dan 7 tahun kemudian Pangeran Psammetikhus dari Sais menghalau mereka kembali ke Semenanjung Sinai. Psammetikhus mempersatukan kembali Mesir Hulu dan Mesir Hilir dan menegakkan wangsa ke-26, membangkitkan kembali kebudayaan Mesir sampai thn. 663 sM. (ketika orang Persia menaklukkan Mesir). Psammetikhus mendirikan kembali pemujaan Amun-Re sebagai dewa nasional Mesir. Akan tetapi, imam-imamnya tidak mampu mempunyai pengaruh yang mengendalikan dan menyatukan yang dahulu dimiliki para imam raja atas rakyat Mesir.

Agama Mesir kini memburuk menjadi bermacam-macam kultus hewan. Para raja dari wangsa ke-26 membangun kuil-kuil untuk menghormati hewan keramat tertentu, seperti buaya dan kucing. "Begitu ekstrem semangat pada masa ini sehingga menjadi kebiasaan untuk membalsem tiap-tiap hewan keramat yang mati dan menguburkannya dengan penuh upacara di kuburan-kuburan khusus yang telah diresmikan untuk maksud tersebut."44

Nekau ("Nekho") menggantikan ayahnya Psammetikhus I sebagai firaun pada tahun 610 sM. Ia menyadari ancaman yang semakin besar dari Babilonia, dan membariskan bala tentaranya melalui Kanaan untuk membantu orang Asyur memerangi musuh bersama mereka ini. Raja Yosia berusaha menghentikan dia di Megido, tetapi Nekau mengalahkan dia dan melanjutkan ekspedisinya (II Raj. 23:29-30). Nebukadnezar menghancurkan tentara Mesir di Karkemis di Sungai Efrat pada tahun 605 sM. Tetapi Nekau luput, menawan raja baru Yehuda, dan menjadikan Yehuda sebagai negara penahan antara Babilonia dan Mesir (II Taw. 36:4). Ketika Nebukadnezar menyerang Yehuda pada tahun 601 sM., Mesir mampu menghentikan dia untuk sementara waktu. Firaun Apries memberi semangat kepada Raja Yoyakhin untuk melawan para pengacau dari Babel. Tetapi Nebukadnezar berhasil merebut Yerusalem pada th. 586 sM. dan membawa penduduknya ke dalam pembuangan. Nebukadnezar melantik Gedalya sebagai gubernur dari propinsi Yehuda yang baru; tetapi rakyat Gedalya membunuh dia dalam waktu beberapa bulan (II Raj. 25:25). Karena takut akan dibantai oleh orang Babel sebagai pembalasan, orang Yahudi yang tersisa di Yerusalem lari ke Mesir. Di antara mereka terdapat Nabi Yeremia (Yer. 43:5-7).

Raja Koresy dari Persia menaklukkan Imperium Babilonia pada thn. 539 sM.; penggantinya, Kambises, merebut Mesir pada thn. 525 sM. Raja-raja Persia menempatkan raja boneka di takhta Mesir selama abad berikutnya, dan masing-masing mereka berpura-pura memuja dewa Amun-Re. Akan tetapi, kekuatan yang sesungguhnya di balik takhta adalah bala tentara Persia, bukan mistik tradisional dari dewa-dewa Mesir.



TIP #35: Beritahu teman untuk menjadi rekan pelayanan dengan gunakan Alkitab SABDA™ di situs Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA