Resource > Ensiklopedi Fakta Alkitab - Bible Almanac >  6. Orang Mesir > 
I. Orang Mesir dan Bahasa Mereka. 
 sembunyikan teks

Kita tidak mengetahui asal usul ras yang tepat dari orang Mesir, tetapi patung-patung dan lukisan-lukisan dalam kuil mereka memberikan gambaran yang rinci tentang mereka selama zaman alkitabiah. Jenazah-jenazah yang dibalsem dari para raja Mesir memberikan bukti lebih lanjut tentang rupa mereka.

Kebanyakan orang Mesir agak pendek, berkulit sawo matang, dengan rambut coklat yang kaku, yaitu ciri khas orang-orang di daerah pesisir selatan Laut Tengah. Orang Nubia dari daerah hulu Sungai Nil di selatan tidak berlayar ke hilir sungai dan bergaul dengan orang Mesir sampai sekitar tahun 1500 sM.

Sebaliknya, orang-orang Israel mula-mula berasal dari kehidupan kota yang mapan di Mesopotamia selatan. Jadi, Abraham dan keturunannya barangkali setinggi orang Mesir, tetapi mereka berkulit kuning langsat dengan rambut coklat tua atau hitam.

Orang Mesir mengacu kepada orang-orang dari negeri-negeri lain menurut lokasi geografis mereka: "orang Libia", "orang Nubia," dan seterusnya. Tetapi mereka menyebut, dirinya sendiri hanya sebagai "anak negeri."36

Bahasa mereka berasal dari latar belakang Hamito-Semit. Dengan kata lain, bahasa tersebut mempunyai ciri-ciri bahasa dari Afrika Utara ("Hamit", menurut dugaan dari keluarga Ham - Kej. 10:6-20) dan dari bagian selatan Asia Kecil ("Semit", menurut dugaan dari keluarga Sem - Kej. 10:21-31). Walaupun struktur dasar bahasa Mesir (seperti pembuatan bentuk kata kerja) mirip dengan berbagai bahasa Semit seperti bahasa Ibrani, bahasa Mesir lebih mirip dengan bahasa-bahasa Hamit para tetangga Afrika dari Mesir sepanjang daerah pantai Laut Tengah.

Kapten Bouchard dari bala tentara Napoleon Bonaparte menemukan Batu Rosetta di bagian barat Delta Nil pada tahun 1799. Pada batu itu terdapat sebuah inskripsi dalam tiga bahasa - Yunani dan dua bentuk bahasa Mesir - yang menghormati Ptolemeus V Epifanes, seorang penguasa Helenistis di Mesir yang hidup 200 tahun sebelum Kristus. Seorang pakar ilmu fisika dari Inggris, Thomas Young, dan seorang ahli bahasa dari Perancis, Jean Frangois Champollion, memakai bagian bahasa Yunani dari batu itu untuk mengartikan kedua tulisan bahasa Mesir.

almanac


TIP #22: Untuk membuka tautan pada Boks Temuan di jendela baru, gunakan klik kanan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA